GAGAH: Inilah tongkrongan satu dari dua unit bus baru untuk operasional Arema FC, dalam mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027. (Foto: Arema Official)
MALANG POST – Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 pada Selasa (11/8/2026), CEO Arema FC Iwan Budianto, memberikan kado istimewa berupa dua unit bus operasional baru, guna menunjang mobilitas dan kenyamanan skuad Singo Edan, dalam mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027.
Perjalanan jauh menembus antarkota dalam laga tandang (away), membutuhkan tingkat kenyamanan ekstra. Otot-otot para pemain, tidak boleh kaku atau kelelahan di jalan, sebelum bertarung di atas rumput hijau. Evaluasi mendalam atas kendala teknis armada lama itulah, yang memicu manajemen Arema FC mengambil keputusan besar.
Tepat pada perayaan HUT ke-39 yang jatuh pada Selasa (11/8/2026), armada operasional Singo Edan resmi diremajakan. Tak tanggung-tanggung, CEO Arema FC Iwan Budianto, menyuntikkan kado dua unit bus sekaligus, untuk memperlancar mobilitas tim.
Pengadaan bus anyar ini, lahir dari laporan teknis manajemen. Armada lama yang dimakan usia, beberapa kali bikin masalah di jalan saat tim melakoni laga tandang. Opsi menyewa bus luar sempat diambil, sebagai jalan keluar sementara. Namun, skema sewa, terbukti kurang fleksibel dan gagal memenuhi standar kenyamanan spesifik yang dibutuhkan Johan Alfarizi dan kawan-kawan.
“Sewa itu pasti tidak bisa senyaman punya sendiri. Karena itu manajemen meminta kepada direksi untuk membeli bus baru, yang bisa dimodifikasi di dalamnya sesuai keinginan tim. Jadi interiornya dibuat kustom. Kita menunjuk Karoseri Morodadi Prima untuk menggarapnya,” jelas pria yang akrab disapa IB tersebut.
Secara spesifikasi teknis, bus utama ini tampil mentereng dibalut kelir biru, khas Singo Edan. Kendaraan ini dibangun di atas sasis gres Mercedes-Benz OH 1626 rakitan 2025, yang dipadu dengan bodi garapan karoseri legendaris Malang, Morodadi Prima. Fitur air suspension atau suspensi udara disematkan, untuk menjamin kelembutan banting karoseri saat melibas jalur antarprovinsi.

MEMANTAU: Iwan Budianto didampingi General Manager Arema FC dan Sekretaris Tim, saat mendampingi tim di Piala Presiden 2026 di Bandung, beberapa waktu lalu. (Foto: Instagram @aremafc)
Satu hal yang menarik perhatian adalah pelat nomor polisi yang menempel di bagian depan dan belakang: N 7887 IB. Manajer Operasional Arema FC, Sudarmaji, menyebut deretan angka dan huruf itu bukan sekadar pamer kombinasi cantik.
“Nopol ini memiliki filosofi luar biasa. Kode ‘IB’ tentu bukan rahasia lagi, itu adalah inisial Pak Iwan Budianto, karena ini memang kado luar biasa buat kita semua. Ini memberikan motivasi, inspirasi, dan yang paling penting memberi sugesti keberuntungan, keselamatan, serta kekompakan,” seloroh Sudarmaji.
Dua armada yang disiapkan memiliki pembagian tugas yang jelas. Bus utama rakitan 2025 ber-Nopol N 7887 IB, bakal menjadi “rumah berjalan” khusus tim utama saat melakoni laga kandang maupun tandang serta menuju lapangan latihan.
Sementara bus kedua, yang merupakan keluaran Mercedes-Benz tahun 2023, dialokasikan sebagai kendaraan pendukung operasional klub.
Tak berhenti di dua bus bongsor tersebut, manajemen Arema FC juga tengah menggarap peremajaan armada pendukung berukuran lebih kecil. Kendaraan-kendaraan operasional harian itu kini masuk bengkel renovasi untuk disiapkan melayani kebutuhan logistik serta mobilitas harian tim selama musim kompetisi berjalan.
Lewat peremajaan infrastruktur ini, IB berharap semangat bertanding para pemain ikut terdongkrak.
“Semoga dengan hadiah inventaris bus baru ini bisa semakin meningkatkan prestasi Arema FC. Membuat pemain lebih bersemangat dan termotivasi untuk memberikan prestasi yang lebih baik di musim kompetisi tahun ini dan selanjutnya,” tegas IB. (Ra Indrata)




