MALANG POST – Di tengah semakin berkembangnya pilihan layanan medis dan kemudahan akses informasi, kepercayaan pasien menjadi fondasi utama dalam industri kesehatan. Menjawab tantangan tersebut, JEC Eye Hospitals and Clinics kembali mengukuhkan posisinya dengan meraih Top Brand Award 2026 untuk kategori Rumah Sakit Mata berdasarkan survei independen konsumen di 15 kota besar Indonesia, Kamis (30/7/2026).
Dalam dunia layanan kesehatan, sekadar dikenal oleh masyarakat saja tidak cukup. Kesadaran atau awareness harus berjalan beriringan dengan kepercayaan, terutama saat pasien harus mengambil keputusan yang berkaitan langsung dengan penglihatan, rasa aman, dan kualitas hidup.
Di tengah semakin banyaknya pilihan layanan medis dan kemudahan akses informasi kesehatan, masyarakat membutuhkan institusi yang tidak hanya dikenal, tetapi juga memiliki rekam jejak, standar klinis, teknologi, dan pengalaman layanan yang terpercaya.
Berdasarkan konteks tersebut, JEC Eye Hospitals and Clinics kembali meraih Top Brand Award 2026 untuk kategori Rumah Sakit Mata. Penghargaan ini menjadi refleksi atas kepercayaan masyarakat terhadap JEC Eye Hospitals and Clinics yang selama 42 tahun terus mengembangkan layanan kesehatan mata berbasis keahlian medis, keselamatan pasien, inovasi teknologi, dan edukasi.
Pencapaian ini hadir pada momentum penting setelah JEC Eye Hospitals and Clinics resmi memasuki babak baru sebagai perusahaan terbuka melalui PT Nitrasanata Dharma Tbk dengan kode saham JECX.
Status perusahaan terbuka membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga tata kelola (corporate governance), transparansi, dan pertumbuhan berkelanjutan, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan mata yang terpercaya.
Top Brand Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada merek-merek terbaik berdasarkan pilihan konsumen melalui survei independen terhadap 12.000 responden di 15 kota besar Indonesia melalui wawancara langsung.
Penilaian didasarkan pada tiga aspek utama, yaitu kekuatan merek dalam benak konsumen, kinerja merek di pasar, serta komitmen konsumen untuk menggunakan kembali merek tersebut di masa mendatang.
Kepercayaan Lahir dari Konsistensi dan Kompetensi Medis
Senior Director Pengembangan dan Pendidikan JEC Eye Hospitals and Clinics, Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiarjo, Sp.M(K), Ph.D., menjelaskan bahwa dalam layanan kesehatan, kesadaran dan kepercayaan sama-sama penting. Dikenal luas oleh masyarakat harus berjalan bersama kemampuan menjaga kepercayaan melalui layanan yang aman, tepat, dan berkualitas.
”Top Brand Award 2026 memiliki makna penting bagi JEC Eye Hospitals and Clinics karena mencerminkan bagaimana masyarakat melihat konsistensi yang telah kami bangun selama 42 tahun,” ujar Prof. Tjahjono.
Menurutnya, kepercayaan dalam layanan kesehatan mata tidak terbentuk secara instan. Kepercayaan dibangun dari pengalaman pasien, kompetensi tenaga medis, ketepatan diagnosis, pemanfaatan teknologi yang relevan, serta komunikasi yang membantu pasien memahami kondisi dan pilihan penanganannya.
”Pasien datang bukan hanya untuk mendapatkan pemeriksaan atau tindakan, melainkan juga untuk memperoleh rasa aman dan keyakinan bahwa keputusan medis yang diambil sesuai dengan kebutuhannya. Inilah DNA yang terus dijaga JEC Eye Hospitals and Clinics, yaitu menghadirkan layanan kesehatan mata yang unggul secara teknologi dan dekat dengan kebutuhan pasien,” tambahnya.
Rekam Jejak 42 Tahun dan Jaringan Layanan Komprehensif
Selama 42 tahun, JEC Eye Hospitals and Clinics telah berkembang menjadi salah satu pusat rujukan layanan kesehatan mata utama di Indonesia. Hingga kini, JEC telah menjalankan lebih dari 250.000 tindakan operasi katarak serta lebih dari 150.000 tindakan penanganan kelainan refraksi berbasis LASIK dan SMILE.
Rekam jejak ini diperkuat dengan pengembangan teknologi oftalmologi dan layanan subspesialis yang terus diperbarui sesuai perkembangan ilmu kedokteran mata. Dari sisi layanan, JEC Eye Hospitals and Clinics menghadirkan penanganan komprehensif.
Layanan tersebut mencakup penanganan katarak, kelainan refraksi, retina, glaukoma, trauma mata, okuloplasti, mata anak dan strabismus, kontrol miopia, dry eye, infeksi dan imunologi mata, neuro-oftalmologi, contact lens, hingga layanan untuk kondisi tiroid pada mata. Kelengkapan layanan ini memungkinkan pasien memperoleh penanganan yang lebih menyeluruh sesuai kebutuhan klinis masing-masing.
Saat ini, JEC Eye Hospitals and Clinics memiliki 16 cabang yang terdiri dari rumah sakit mata dan klinik utama mata di berbagai kota di Indonesia, meliputi Jakarta, Depok, Bekasi, Semarang, Purwokerto, Surabaya, Pasuruan, Bali, Makassar, dan Kendari.
Kehadiran jaringan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan mata berstandar internasional, dengan dukungan dokter spesialis mata, tenaga medis berpengalaman, serta teknologi diagnostik dan tindakan terkini.
Perluasan akses layanan juga diperkuat melalui integrasi layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan di sejumlah rumah sakit dan klinik dalam jaringan JEC Eye Hospitals and Clinics.
Prof. Tjahjono menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Top Brand Award 2026 menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik harus terus dirawat secara konsisten. JEC Eye Hospitals and Clinics berkomitmen untuk terus memperkuat layanan, edukasi, inovasi, dan aksesibilitas agar semakin banyak masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan mata yang tepat, aman, dan terpercaya.
Informasi selengkapnya mengenai jaringan dan layanan JEC dapat diakses melalui situs resmi www.jec.co.id. (M. Abd. Rachman Rozzi/Januar Triwahyudi/Malang Post)




