RESMIKAN: Sebelum membuka Kegiatan Kanjuruhan Adiluhung 2026, Bupati Malang H. Sanusi, menyerahkan piagam penghargaan yang diraih Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang, tentang kreativitas hingga meraih berbagai penghargaan. (Foto: Nino Wiwantara/Malang Post)
MALANG POST – Perayaan Hari Jadi ke-1266 Kabupaten Malang mulai memasuki rangkaian kegiatan publik. Kanjuruhan Adiluhung 2026 menjadi salah satu agenda pembuka yang digelar di area parkir Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Jumat (6/11/2026) malam.
Festival yang berlangsung pada 6–15 November 2026 itu menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari lomba memasak, pertunjukan seni tradisional, permainan rakyat, hingga layanan kesehatan gratis. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Malang yang tahun ini memasuki usia ke-1266.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Firmando H. Matondang, mengatakan Kanjuruhan Adiluhung dirancang berlangsung selama 10 hari. Pembukaan resmi kegiatan dijadwalkan dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Malang.
Sejumlah agenda yang disiapkan di antaranya lomba memasak yang melibatkan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), lomba tari kreasi, pertunjukan wayang topeng, pemeriksaan kesehatan gratis, serta permainan tradisional egrang.
“Diadakannya acara ini untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1266. Harapannya, penyelenggaraan tahun ini bisa menjadi lebih baik dibandingkan sebelumnya, sehingga tahun depan dapat digelar lebih meriah lagi,” kata Firmando.
Selain Kanjuruhan Adiluhung, peringatan hari jadi tahun ini juga menghadirkan Singhasari Jayanti Festival (SJF) 2026. Festival tersebut mengangkat kekayaan sejarah dan budaya masa Kerajaan Singhasari melalui pertunjukan seni bertema khusus.
Salah satu agenda utamanya adalah sendratari bertajuk Cakrawala Mandala Nusantara. Pertunjukan ini mengangkat kisah Ekspedisi Pamalayu pada era Kerajaan Singhasari.
Firmando menyampaikan, sendratari tersebut dijadwalkan berlangsung di pelataran Candi Singosari, Kabupaten Malang, pada 21 November 2026.
“Untuk saat ini, event SJF mempersembahkan pagelaran sendratari bertema Cakrawala Mandala Nusantara, yang mengangkat cerita Ekspedisi Pamalayu era Singhasari. Pagelaran ini akan dilangsungkan di Pelataran Candi Singosari Kabupaten Malang pada 21 November 2026,” ujarnya.
Rangkaian perayaan juga akan berlanjut hingga malam resepsi puncak Hari Jadi ke-1266 Kabupaten Malang. Pada kesempatan tersebut, panitia menyiapkan Festival Jajanan Tradisional di kawasan Stadion Kanjuruhan.
Ketua Panitia Hari Jadi ke-1266 Kabupaten Malang, Yetty Nurhayati, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan diharapkan menjadi ruang perayaan bersama bagi masyarakat. Berbagai agenda disiapkan agar warga tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga memiliki kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan seni, budaya, dan kreativitas.
“Adanya berbagai acara yang turut meramaikan Hari Jadi Kabupaten Malang harus bisa memberi ruang kreativitas dan apresiasi. Sekaligus menghadirkan kemeriahan yang bisa dirasakan dan dinikmati masyarakat secara umum,” terang Yetty.
Melalui Kanjuruhan Adiluhung, Singhasari Jayanti Festival, dan Festival Jajanan Tradisional, peringatan hari jadi tahun ini menggabungkan kegiatan hiburan rakyat dengan pengenalan seni serta sejarah lokal. (Nino Wiwantara/Ra Indrata)




