MALANG POST – Kapolres Batu AKBP Panji Gedhe Prabawa menggelar silaturahmi dengan pengurus Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Batu di Hotel Purnama. Pertemuan ini membahas persoalan ketenagakerjaan, pemenuhan hak pekerja, dan pembayaran upah guna menjaga iklim usaha serta kondusivitas daerah.
Persoalan ketenagakerjaan, termasuk pemenuhan hak dan pembayaran upah pekerja, menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam pertemuan Kapolres Batu, AKBP Panji Gedhe Prabawa, dengan pengurus Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Batu.
Melalui dialog santai, kepolisian berupaya membuka ruang komunikasi agar berbagai persoalan hubungan industrial bisa diselesaikan tanpa mengganggu kondusivitas daerah.
Pertemuan yang dikemas dalam kegiatan silaturahmi dan ngopi bareng tersebut berlangsung di Hotel Purnama, Kota Batu, kemarin. Kegiatan ini menjadi sarana bagi kepolisian untuk mendengar langsung aspirasi sekaligus mengetahui dinamika ketenagakerjaan di Kota Batu.
Kapolres Batu, AKBP Panji Gedhe Prabawa, menegaskan bahwa kepolisian terbuka untuk menjalin komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pekerja dan serikat buruh. Menurutnya, kedekatan tersebut penting agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Sebagaimana program Bapak Kapolri, Polisi Bersama Masyarakat, serta program Bapak Kapolda Jawa Timur, Jogo Omah, kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami tidak memiliki kepentingan lain selain menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kota Batu,” ujar Panji.
Ia menilai, persoalan dalam hubungan industrial merupakan hal yang bisa terjadi di lingkungan kerja. Namun, setiap perbedaan kepentingan perlu disikapi melalui komunikasi terbuka dan penyelesaian sesuai dengan ketentuan hukum.

DISKUSI: Kapolres Batu AKBP Panji Gedhe Prabawa saat berdiskusi bersama pengurus SPSI Kota Batu. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Panji juga menegaskan bahwa kepolisian menghormati hak pekerja untuk menyampaikan aspirasi, termasuk melalui aksi di muka umum. Hanya saja, penyampaian pendapat tetap harus memperhatikan aturan yang berlaku.
“Permasalahan itu pasti ada, tetapi kuncinya adalah komunikasi yang baik. Kami menghormati hak masyarakat, termasuk hak pekerja untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Harapan kami, setiap persoalan dapat diselesaikan dengan dialog dan komunikasi yang baik sehingga tidak berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar,” tegasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua SPSI Kota Batu, Imam Syofi’i, turut menyampaikan sejumlah kondisi dan tantangan yang dihadapi pekerja. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pemenuhan hak-hak pekerja, termasuk pembayaran upah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Aspirasi tersebut mendapat respons positif dari Kapolres. Ia menyambut baik masukan yang disampaikan dan menilai pertemuan semacam ini penting untuk mengetahui persoalan masyarakat secara langsung.
Terlebih, Kota Batu memiliki karakteristik ekonomi yang cukup kuat pada sektor pariwisata. Aktivitas usaha hotel, restoran, hingga berbagai destinasi wisata membutuhkan dukungan hubungan kerja yang sehat antara pengusaha dan pekerja.
Karena itu, sinergi antara kepolisian, serikat pekerja, pengusaha, dan pemerintah dinilai penting untuk menjaga iklim usaha sekaligus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Direktur Hotel Purnama, Willy Suhartanto, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa hubungan harmonis antara manajemen dan karyawan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha.
Menurutnya, komunikasi dan pendekatan kekeluargaan menjadi kunci untuk mencegah persoalan di lingkungan kerja berkembang lebih jauh.
“Bagi kami, karyawan bukan sekadar bawahan, melainkan bagian dari keluarga. Dengan komunikasi dan saling menghargai, berbagai persoalan dapat diselesaikan dengan baik. Kami juga terus menjalin koordinasi dengan SPSI agar hubungan kerja tetap harmonis,” ungkap Willy.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakapolres Batu, Kompol Anton Widodo, serta jajaran pejabat utama (PJU) Polres Batu.
Melalui pertemuan tersebut, Polres Batu berharap komunikasi dengan kalangan pekerja semakin intensif. Dengan begitu, persoalan ketenagakerjaan dapat disikapi lebih awal melalui dialog dan koordinasi, sekaligus menjaga Kota Batu tetap aman dan kondusif. (Ananto Wibowo)




