MANTAN SINGO: Dedik Setiawan saat turun mengalahkan Persela Lamongan. Mantan striker Arema FC ini, tetap bakal menjadi andalan RANS Nusantara FC, kala dijamu Persis Solo. (Foto: RANS Official)
MALANG POST – RANS Nusantara FC memboyong kekuatan penuh 23 pemain, guna melakoni duel sengit Pekan ke-7 Pegadaian Championship 2026/2027, menantang tuan rumah Persis Solo di Stadion Manahan, Surakarta, Sabtu (24/10/2026) malam.
Panggung persaingan kasta kedua sepak bola nasional Grup B Pegadaian Championship 2026/2027, kembali menghadirkan duel panas di Kota Solo.
RANS Nusantara FC yang kini bertengger kokoh di peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 13 poin, bertekad melanjutkan tren positif.
Dari enam laga yang telah dilakoni, skuad berjuluk The Phoenix ini, berhasil mencatatkan empat kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Pelatih Kepala RANS Nusantara FC, Kas Hartadi, merasa sangat familiar dengan atmosfer Stadion Manahan.
Pelatih kawakan tersebut mengonfirmasi, pasukannya dalam kondisi siap tempur usai menjalani pemusatan latihan intensif di Malang.
Meski begitu, Kas Hartadi enggan memandang sebelah mata kekuatan Laskar Sambernyawa, yang kini menghuni peringkat ke-7 dengan koleksi enam poin.
“Kami membawa 23 pemain ke Solo. Persiapan sudah kami matangkan di Malang. Pertandingan besok tentu sangat berat karena Persis tim kuat yang dihuni pemain berbintang dan berpengalaman. Tapi RANS sudah bersiap mencuri poin di Solo,” ujar Kas Hartadi, Jumat (23/10/2026).
Pemain RANS Nusantara FC, Bayu Aji, menegaskan, kemenangan 1-0 atas Persela Lamongan pada laga sebelumnya, yang berbuah clean sheet menjadi suntikan motivasi besar bagi seluruh anggota tim.
“Alhamdulillah seluruh pemain dalam kondisi sangat baik dan siap memberikan penampilan maksimal di Manahan,” tegas Bayu Aji.
Menanggapi ketajaman lini serang Persis Solo yang dihuni penyerang haus gol Henri Nambetiso Doumbia dengan torehan 7 gol, Kas Hartadi memastikan tidak akan menerapkan skema penjagaan khusus (man marking).
Seluruh pilar Persis dinilai memiliki potensi bahaya yang sama meratanya.
Bongkar Kolektivitas dan Spirit Sambernyawa
Di kubu tuan rumah, Persis Solo menatap laga kandang ini dengan nakhoda baru.
Caretaker pelatih Persis Solo, Dedy Gusmawan, memimpin langsung sesi persiapan usai mengawal tim mencuri satu poin berharga, lewat hasil imbang 3-3 di markas Deltras FC.
Dedy menegaskan, evaluasi mendalam atas kelonggaran pertahanan pada laga sebelumnya telah dituntaskan.
Mantan bek timnas itu meminta anak asuhnya tampil disiplin dan menjalankan instruksi taktis sejak peluit awal dibunyikan.
“Persiapan kami dari laga terakhir sudah maksimal. Saya berharap pemain bisa mengaplikasikannya di lapangan. Semua tim di Liga 2 ini kekuatannya setara,” kata Dedy Gusmawan.
Mengenai ancaman penjagaan ketat lawan terhadap Ezechiel Ndouassel, yang memborong tiga gol pekan lalu, Dedy menekankan bahwa Persis tidak mengandalkan satu individu belaka.
Prinsip permainan kolektif menjadi kunci utama Laskar Sambernyawa untuk membongkar benteng pertahanan RANS FC.
“Kami bermain kolektif. Siapa pun pemain depan atau bek yang memanfaatkan peluang set piece, saya berharap semua bisa memanfaatkannya menjadi gol,” tambahnya.
Bek Persis Solo, Kadek Raditya, mengajak ribuan suporter Pasoepati untuk memenuhi tribun Stadion Manahan guna memberikan tekanan mental bagi tim tamu sekaligus melecut semangat juang pilar tuan rumah.
“Dukungan suporter memberikan semangat berlipat dan pressure bagi lawan. Kami siap berjuang bersama untuk merebut tiga poin,” pangkas Kadek Raditya. (Ra Indrata)




