Pintu Timur Stasiun Kota Malang Jl Panglima Sudirman. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mengimbau para pengguna jasa kereta api di Stasiun Malang, Selasa (20/10/2026), untuk memanfaatkan akses pintu masuk sisi timur guna mengurai penumpukan antrean saat proses pemeriksaan tiket (boarding).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengimbau para pelanggan Kereta Api (KA) Jarak Jauh maupun KA Lokal keberangkatan Stasiun Malang agar turut mengoptimalkan akses pintu masuk stasiun sisi timur.
Imbauan strategis ini disampaikan guna memitigasi risiko penumpukan dan antrean panjang calon penumpang pada area pemeriksaan tiket (boarding), khususnya pada jam-jam padat keberangkatan kereta api yang saling berdekatan.
KAI Daop 8 Surabaya turut mengingatkan pelanggan agar mengalokasikan waktu yang cukup dan tidak datang tergesa-gesa menjelang jam keberangkatan. Dengan tiba lebih awal, calon penumpang memiliki waktu memadai untuk melakukan verifikasi berkas, pemeriksaan identitas, hingga proses boarding secara aman dan nyaman.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menegaskan bahwa fasilitas pintu masuk di kedua sisi—baik pintu barat maupun timur—memiliki kapabilitas teknis yang setara untuk melayani pemindaian tiket seluruh jadwal keberangkatan KA.

Pintu Barat Stasiun Kota Malang Jl Trunojoyo. (Foto: Istimewa)
“Kami mengimbau pelanggan KA Jarak Jauh maupun KA Lokal di Stasiun Malang agar memanfaatkan kedua sisi pintu masuk boarding, serta hadir lebih awal dan tidak mendadak. Hal ini krusial agar alur boarding berlangsung tertib, efisien, sekaligus mencegah terjadinya penumpukan di hall stasiun,” terang Mahendro, Selasa (20/10/2026).
Di samping mengedukasi pelanggan, KAI Daop 8 Surabaya secara bertahap terus mematangkan rencana penataan dan pengembangan fasilitas fisik Stasiun Malang. Langkah penataan kawasan ini merupakan wujud komitmen korporasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan konsumen secara berkelanjutan.
Upaya pengembangan infrastruktur tersebut diproyeksikan untuk memperlancar sirkulasi pergerakan penumpang di dalam area stasiun, menambah ruang kenyamanan ruang tunggu, serta menciptakan alur keberangkatan dan kedatangan yang terstruktur.
“KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen mengeskalasi standar mutu Layanan, termasuk melakukan penataan kawasan Stasiun Malang secara komprehensif. Kami berharap langkah perbaikan ini diimbangi kesadaran para penumpang untuk mematuhi regulasi perjalanan,” tambah Mahendro.
KAI Daop 8 Surabaya mengajak seluruh pengguna jasa transportasi kereta api untuk mempersiapkan dokumen perjalanan secara teliti, memastikan kecocokan identitas diri pada tiket, serta mematuhi instruksi petugas operasional di lapangan demi mewujudkan ekosistem perjalanan yang selamat, aman, lancar, dan tepat waktu. (M. Abd. Rachman Rozzi-Januar Triwahyudi)




