PRESTASI: Kepala SMK PGRI 2 Malang, Titik Apriana Dewi, S.Pd bersama siswa berprestasi, Ferdhithyo Hendra Ramdhan, juara Liga Olimpiade Luminary Academic Competition bidang Bahasa Indonesia 2026, Senin (12/10/2026). (Foto: Iwan Kaconk/Malang Post)
MALANG POST – Siswa-siswi SMK PGRI 2 Kota Malang, memborong deretan gelar juara bergengsi tingkat kota, nasional, hingga kejuaraan pencak silat tingkat internasional, yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI di GOR Ken Arok, Senin (12/10/2026).
Nama SMK PGRI 2 Kota Malang, menggema di panggung olahraga beladiri internasional.
Dua pesilat muda dari sekolah kejuruan ini, sukses menyabet podium tertinggi dalam Kejuaraan International Referee Jury (IRJ) ’24 Championship 2026.
Ajang bergengsi garapan Kemenpora RI bersama Pemkot Malang dan KONI tersebut, digelar di GOR Ken Arok, Kedungkandang, pada 25-26 September 2026 lalu.
Muhammad Nur Fahri Alamsyah, siswa kelas X MP 1, tampil perkasa merebut Juara 1 Kategori Tanding Kelas A Putra Tingkat Remaja.
Prestasi tersebut disempurnakan oleh Nanda Putri Aulia, siswi kelas X MP 1, yang sukses mengamankan Juara 2 Kategori Tanding Kelas E Putri Tingkat Remaja.
Keduanya membuktikan bahwa status siswa sekolah vokasi tidak menghalangi mereka untuk menguasai panggung beladiri dunia.
Moncer di Panggung Akademik dan Seni

PENARI: Tiga siswi kelas X/MP2, Agista, Resi dan Alicia, saat menjuarai seni tari 2026, memanerkan piagam penghargaan Bupati Malang pada September 2026 kemarin. (Foto: Istimewa).
Daftar emas prestasi SMK PGRI 2 Malang, ternyata tidak berhenti di gelanggang silat semata.
Kepala SMK PGRI 2 Malang, Titik Apriana Dewi, S.Pd, membeberkan deretan piala yang berhasil diboyong anak didiknya sepanjang tahun 2026.
Di ranah literasi nasional, Rachel Jovita sukses merebut Juara 1 Lomba Cipta Puisi (LCP 45) 2026 lewat karya bertajuk Reda Tanpa Usai.
Sementara di bidang sains akademik, Ferdhithyo Hendra Ramdhan meraih medali perak (Juara 2) Liga Olimpiade Luminary Academic Competition Bidang Bahasa Indonesia tingkat SMA/SMK se-Indonesia.
“Prestasi anak-anak sangat beragam dari rentang 2024 hingga 2026 ini,” terang Titik Apriana Dewi, Senin (12/10/2026).
Di tingkat regional, Naysila dari kelas XII AK berhasil mengamankan Juara 3 Lomba Kompetensi Siswa (LKS) 2026 Bidang Accounting.
Tak ketinggalan, piala Seni Tari Penghargaan Bupati Malang 2026 di Wagir sukses disabet oleh tim gabungan siswa kelas X MP 2 dan X DKV 1: Agista Novalia, Resi Aurel P, dan Alicia Narda.
Mencetak Vokasi Unggul dan Berkarakter

TRADISIONAL: Pesilat muda asal SMK PGRI 2 Malang, siswa kelas X/MP1, Muhammad Nur Fahri Alamsyah dan Putri Aulia bersama sang pelatih, sukses menjuarai internasional di ajang IRJ ’24 Championship 2026, sebagai juara 1 dan 2. (Foto: Iwan Kaconk/Malang Post)
Titik menegaskan, pimpinan dan jajaran guru SMK PGRI 2 Malang berkomitmen penuh menghadirkan layanan pendidikan vokasi yang utuh.
Anak didik tidak hanya digembleng untuk jago dalam praktik kejuruan non-akademik, tetapi juga wajib cerdas (smart) secara akademik harian.
Keseimbangan tersebut diperkuat dengan fondasi spiritual serta moral akhlakul karimah yang kokoh.
Jurusan unggulan seperti Manajemen Perkantoran (MP), Desain Komunikasi Visual (DKV), Akuntansi, Bisnis Digital, hingga Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) terus dirancang adaptif dengan kebutuhan industri.
“Kami tidak sekadar membekali siswa dengan keahlian praktik kejuruan. Kami berikan keseimbangan antara non-akademik, akademik, dan kekuatan agama,” jelas Titik.
Sistem pengajaran seimbang ini disiapkan agar para lulusan siap bersaing secara profesional di dunia kerja maupun tangguh saat membuka lapangan usaha mandiri (wirausaha).
SMK PGRI 2 Malang bertekad terus melahirkan generasi muda yang inovatif, kreatif, serta mampu membanggakan orang tua dan masyarakat luas. (Iwan Kaconk/Ra Indrata)




