MALANG POST – Sebanyak 53 pemuda Malang Raya mengikuti Seleksi I Pemilihan Duta Wisata Kangmas Nimas Kota Batu 2026 di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Sabtu (10/10/2026), guna menguji wawasan pariwisata, kepribadian, serta kecakapan promosi digital daerah menjelang babak penganugerahan.
Sebanyak 53 peserta bersaing ketat dalam Seleksi I Pemilihan Duta Wisata Kangmas Nimas Kota Batu 2026.
Tahapan seleksi dipusatkan di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Sabtu (10/10/2026).
Para peserta diuji melalui serangkaian tes tulis dan wawancara mendalam guna mengukur wawasan kebudayaan, integritas kepribadian, serta kecakapan dalam mempromosikan potensi pariwisata daerah.

Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, Onny Ardianto, memaparkan bahwa jajaran peserta terdiri atas 25 calon Kangmas dan 28 calon Nimas.
Dalam ajang seleksi ini, mereka wajib melewati pengujian ketat di tujuh pos penilaian, mencakup wawasan keagamaan dan pariwisata, karakter kepribadian, sejarah dan kebudayaan, kemahiran bahasa Inggris, rekam jejak keorganisasian, retorika publik (public speaking), hingga jiwa kewirausahaan (entrepreneurship).
“Seleksi Tahap I ini menjadi tolok ukur krusial untuk memetakan kesiapan dan kualifikasi para peserta, baik dari segi kedalaman wawasan maupun keterampilan komunikasi yang dipersyaratkan sebagai ikon duta pariwisata,” tutur Onny, Minggu (11/10/2026).
Seleksi awal ini merupakan alur kegiatan kedelapan dari total 19 rangkaian tahapan menuju malam puncak penganugerahan (grand final).
Usai melewati tahapan ini, peserta yang dinyatakan lolos verifikasi nilai akan melaju ke Seleksi Tahap II yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober 2026.
Dari penyaringan lanjutan tersebut, panitia akan menetapkan 15 pasang atau 30 orang semifinalis resmi.
Menurut Onny, perhelatan Kangmas Nimas kini tidak lagi sebatas ajang kontestasi kecantikan atau keanggunan figur (beauty pageant).
Perannya telah bertransformasi menjadi representasi pemuda terpelajar yang sanggup mengusung potensi ekonomi kreatif Kota Batu melalui pendekatan komunikasi modern, khususnya di era ekosistem digital.

BERSAING: Sebanyak 53 anak muda Kota Batu bersaing menjadi duta wisata Kangmas Nimas Kota Batu 2026. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
“Kangmas Nimas tidak hanya dituntut memiliki penampilan menarik (grooming), melainkan wajib menguasai wawasan komprehensif seputar kepariwisataan, seni budaya, dan ekonomi kreatif lokal.”
“Kemampuan komunikasi publik serta kreativitas merancang konten digital menjadi modal vital untuk menjangkau segmentasi pasar wisatawan yang lebih luas,” terangnya.
Oleh karena itu, para finalis diharapkan memiliki kapasitas diri mumpuni untuk bertindak sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mempromosikan destinasi wisata.
Bukan sekadar tampil dalam seremonial keprotokoleran, melainkan juga aktif memproduksi konten kreatif berbasis narasi lokal yang relevan dengan tren masa kini.
Ajang Pemilihan Kangmas Nimas Kota Batu 2026 terbuka bagi para pelajar jenjang SMA/SMK/MA sederajat hingga mahasiswa berusia 16–24 tahun di kawasan Malang Raya, dengan prioritas bagi pemuda yang berdomisili hukum di Kota Batu.
Nantinya, pasangan Kangmas Nimas terpilih akan mengemban amanat sebagai Duta Pariwisata Kota Batu selama dua tahun masa bakti.
Mereka bakal menjadi garda terdepan dalam pengawalan promosi pariwisata dan pelestarian kebudayaan Kota Batu di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami berharap para duta pariwisata terpilih mampu membawa nama Kota Batu kian bereputasi hebat di masa depan,” pungkas Onny. (Ananto Wibowo)




