MALANG POST – Tim futsal putri Srikandi Mbatu SAE FC mengukir rekor sejarah dengan menyabet gelar juara Liga Futsal Nusantara Jawa Timur 2026 tanpa terkalahkan di Surabaya, sebelum menerima apresiasi resmi dari Wali Kota Batu Nurochman di Rumah Dinas Wali Kota Batu, Kamis (8/10/2026).
Tim futsal putri Srikandi Mbatu SAE FC mencatatkan tinta emas sejarah baru dalam peta olahraga futsal Jawa Timur. Klub perwakilan Kota Batu tersebut sukses mengunci gelar juara pada ajang Liga Futsal Nusantara Jawa Timur (Nusantara Futsal League of East Java/LINUS Jatim) 2026 setelah merampungkan empat pertandingan tanpa tersentuh kekalahan sekalipun.
Capaian membanggakan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Batu, Nurochman. Penghormatan dan jamuan makan malam (gala dinner) digelar bersama para pemain, jajaran pelatih, serta ofisial Mbatu SAE FC di Rumah Dinas Wali Kota Batu, Kamis (8/10/2026).
Cak Nur, sapaan akrab Nurochman, mengaku sangat bangga atas prestasi memukau yang ditorehkan para srikandi muda Kota Batu tersebut. Menurutnya, trofi juara ini merupakan buah manis dari kedisiplinan, kekompakan tim, dan daya juang tinggi sepanjang kompetisi.

“Ini merupakan prestasi luar biasa yang mengharumkan nama Kota Batu di tingkat regional. Saya berharap Mbatu SAE FC terus berkembang dan mampu menembus level nasional, sehingga kian banyak trofi prestasi yang dipersembahkan untuk Kota Batu,” tutur Nurochman, Kamis (8/10/2026).
Ia menambahkan, keberhasilan ini hendaknya tidak berhenti sebagai capaian satu gelaran semata. Kejayaan Mbatu SAE FC diharapkan memicu motivasi para atlet untuk terus mengasah teknik, sekaligus menginspirasi generasi muda Kota Batu untuk menekuni dunia olahraga sesuai minat dan bakat masing-masing.
Rekam jejak perjuangan Mbatu SAE FC menuju tangga juara terbilang sangat impresif. Pada laga pembuka, tim sempat ditahan imbang 2-2 oleh wakil Surabaya, Air Women FC.
Namun, hasil imbang tersebut justru menjadi titik balik kebangkitan skuad. Pada laga kedua, Mbatu SAE FC tampil sangat dominan dengan menggilas tuan rumah NPS Surabaya lewat keunggulan telak 8-0.
Tren positif berlanjut pada dua pertandingan penentu berikutnya. Mbatu SAE FC kembali menundukkan NPS Surabaya dengan skor 6-1. Pada laga pamungkas, mereka mengunci gelar juara secara dramatis usai menuntaskan perlawanan Air Women FC dengan skor ketat 2-1.
Sapu bersih poin pada laga-laga krusial tersebut mengokohkan posisi Mbatu SAE FC di puncak klasemen akhir, sekaligus memaktubkan rekor unbeaten (tak terkalahkan) dalam empat laga penuh.

GALA DINER: Wali Kota Batu Nurochman saat mengajak gala diner punggawa Mbatu SAE FC usai berhasil menjuarai futsal Linus Jatim 2026. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Ketua Asosiasi Futsal Kota (AFK) Batu, Fahresa Maulana, menegaskan bahwa pencapaian ini menjadi catatan sejarah baru bagi pembinaan futsal putri di Kota Batu.
“Ini merupakan kebanggaan besar dan tonggak sejarah baru bagi Srikandi Mbatu SAE FC yang sukses menyabet gelar juara LINUS Jatim 2026 tanpa tersentuh kekalahan,” puji Fahresa.
Dominasi Mbatu SAE FC kian sempurna dengan diborongnya penghargaan individu. Chelsea dinobatkan sebagai Best Player (Pemain Terbaik), sedangkan Almira menyabet gelar Top Scorer (Pencetak Gol Terbanyak) usai mengemas tujuh gol sepanjang turnamen.
Manajer Mbatu SAE FC, Achmad Yusuf, menilai bahwa ketenangan dan konsistensi skema permainan menjadi kunci utama kemenangan tim dalam format kompetisi penuh (full competition) tersebut.
“Kerja keras pantang menyerah dari seluruh pemain terbukti membuahkan hasil optimal dan sukses merealisasikan target utama kami untuk membanggakan warga Kota Batu,” pungkasnya. (Ananto Wibowo)




