DROPPING: Penyaluran air bersih ditampung di tandon terpal darurat yang telah disiapkan warga, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (Foto: Diky Prasetyo/Malang Post)
MALANG POST – Kemarau panjang membuat warga Dusun Banduarjo, Desa Sumberpetung, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut direspons Polsek Kalipare bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang dengan menyalurkan 5.000 liter air bersih, Senin (29/9/2026).
Satu armada tangki air dikerahkan untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan. Penyaluran dimulai sekitar pukul 13.15 WIB dan difokuskan ke wilayah RT 37 hingga RT 45.
Kapolsek Kalipare AKP Fariz Kautsar Ramadhani, S.Tr.K., S.I.K., M.A., turun langsung memimpin proses distribusi bersama dua personelnya. Sejumlah unsur lain juga ikut mendukung kegiatan tersebut.
Di antaranya Aiptu Suryanto dari Baglog Polres Malang, Bhabinkamtibmas Desa Sumberpetung Aiptu Mawan Sukariono, tim BPBD Kabupaten Malang, Kepala Dusun Pondok Kobong Mustakim, serta anggota Banser Desa Sumberpetung.
Respons Kekeringan
AKP Fariz mengatakan, penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian bersama pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata dari Polri dan pemerintah daerah terhadap masyarakat yang sedang kesulitan. Kami berharap pasokan air bersih ini dapat meringankan beban harian warga untuk keperluan esensial,” ujar AKP Fariz di sela-sela penyaluran bantuan.
Bagi warga Banduarjo, bantuan tersebut menjadi penopang kebutuhan sehari-hari di tengah semakin terbatasnya sumber air.
Warga mengaku telah mengalami krisis air bersih selama beberapa minggu terakhir. Sumber mata air utama yang selama ini menjadi tumpuan warga disebut mengering akibat kemarau berkepanjangan.
Air yang disalurkan selanjutnya dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari memasak, minum, mencuci hingga mandi.
Warga Sambut Bantuan
Kedatangan armada tangki air mendapat sambutan antusias dari warga. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih sembari menunggu kondisi sumber air kembali normal.
Distribusi dilakukan secara langsung kepada warga di wilayah yang telah ditentukan. Petugas bersama unsur pemerintah dan masyarakat memastikan proses pembagian berjalan tertib.
Hingga seluruh air selesai disalurkan, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Penyaluran tersebut menjadi bagian dari respons terhadap dampak kemarau yang masih dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Malang, khususnya daerah yang sumber airnya mulai mengalami penurunan atau mengering. (Diky Prasetyo/Ra Indrata)




