DROPPING: Pembagian bantuan air bersih 5.000 liter di Dusun Banduarjo, Desa Sumberpetung, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Jumat (25/9/2026). (Foto: Diky Prasetyo/Malang Post)
MALANG POST – Kekeringan membuat air bersih menjadi kebutuhan yang semakin sulit diperoleh warga di sejumlah wilayah selatan Kabupaten Malang. Di tengah kondisi tersebut, bantuan satu tangki air bersih akhirnya tiba di Dusun Banduarjo, Desa Sumberpetung, Kecamatan Kalipare, Jumat (25/9/2026).
Bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang itu, berisi 5.000 liter air bersih. Distribusi dimulai sekitar pukul 06.30 WIB dan ditujukan bagi warga yang terdampak kekeringan di RT 37, RT 38, RT 39, dan RT 41.
Penyaluran bantuan mendapat pengawalan dan pemantauan dari sejumlah unsur, untuk memastikan proses distribusi berjalan tertib dan air diterima warga yang membutuhkan.
Tim BPBD Kabupaten Malang berada di lokasi bersama Kepala Dusun Banduarjo Zainul, perwakilan Banser Roni, serta warga dari empat RT penerima bantuan.
Polsek Pastikan Distribusi Kondusif
Kapolsek Kalipare AKP Fariz membenarkan adanya penyaluran bantuan air bersih tersebut. Personel Polsek Kalipare diterjunkan untuk memonitor proses pembagian di lapangan.
Menurut Fariz, kehadiran kepolisian merupakan bagian dari upaya memastikan distribusi bantuan berlangsung aman, tertib, dan tepat sasaran.
“Benar, hari ini ada penyaluran air bersih dari BPBD Kabupaten Malang, sebanyak 5.000 liter untuk warga Banduarjo Sumberpetung. Kami dari Polsek Kalipare turut memonitor agar penyaluran tepat sasaran dan berjalan kondusif,” ujar AKP Fariz.
Pemantauan dilakukan sejak proses penyaluran dimulai, hingga bantuan selesai didistribusikan kepada warga.
Air Bersih Jadi Kebutuhan Mendesak
Bagi warga Banduarjo, kedatangan bantuan tersebut menjadi penopang di tengah kondisi kemarau, yang membuat ketersediaan air bersih semakin terbatas.
Warga dari RT 37, RT 38, RT 39, dan RT 41 menyambut penyaluran tersebut dengan antusias. Air bersih yang didistribusikan, dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kekeringan.
Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan kebutuhan distribusi air bersih di wilayah terdampak, masih cukup tinggi selama musim kemarau.
Penyaluran bantuan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga seluruh air bersih selesai didistribusikan kepada warga. (Diky Prasetyo/Ra Indrata)




