MALANG POST – Kodim 0818/Kabupaten Malang-Batu bersama Forkopimda Kabupaten Malang mengikuti Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 secara konferensi video di Command Center Kodim 0818, Kepanjen, Kamis (17/9/2026), guna menyelaraskan percepatan pembangunan desa.
Kodim 0818/Kabupaten Malang-Batu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang mengikuti Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 secara konferensi video (video conference/vidcon), Kamis (17/9/2026).
Kegiatan Rakornis tersebut berlangsung di Command Center Kodim 0818/Kabupaten Malang-Batu, Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, dan diikuti oleh jajaran Komando Utama (Kotama) TNI dari seluruh Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0818/Kabupaten Malang-Batu, Mayor Czi Sulthoni, hadir mewakili Dandim 0818/Kabupaten Malang-Batu bersama Forkopimda Kabupaten Malang. Turut hadir Komandan Korem (Danrem) 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, beserta rombongan, serta Bupati Malang, H. M. Sanusi, bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang.

Rakornis TMMD ke-130 Tahun 2026 menjadi bagian penting dalam menyamakan persepsi sekaligus memastikan kesiapan seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan program TMMD. Melalui koordinasi tersebut, berbagai program pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat di wilayah sasaran diharapkan dapat berjalan secara terpadu dan tepat sasaran.
Dalam sambutannya melalui konferensi video, Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Waaster Kasad) Bidang Pembinaan Teritorial (Binter), Brigjen TNI Boemi Ario Bimo, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral dalam mendukung pelaksanaan TMMD.
“Kolaborasi akan terus terjalin dengan baik guna membantu masyarakat. TMMD merupakan bentuk pengabdian kolektif lintas sektoral dan segenap elemen bangsa dalam akselerasi pembangunan,” tegasnya dalam sambutan.
Ia juga menegaskan bahwa Rakornis TMMD merupakan bentuk komitmen dan kesungguhan untuk memastikan kesiapan serta keberhasilan pelaksanaan TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026.
Melalui Rakornis tersebut, seluruh pihak didorong untuk memiliki satu visi dan satu langkah, sekaligus menyelaraskan berbagai program kementerian/lembaga dan mitra TNI agar pelaksanaan TMMD memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mendorong percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Semangat tersebut sejalan dengan motto yang disampaikan dalam Rakornis TMMD: “Kokohnya Desa, Kokohnya Bangsa. Kuat Desanya, Kuat Negerinya. (Diky/Sugeng Irawan)




