PATROLI: Bhabinkamtibmas Desa Gondanglegi Wetan Aiptu Dwi Sulistyohadi, S.H, saat mendatangi keluarga korban KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Bhabinkamtibmas Desa Gondanglegi Wetan, Aiptu Dwi Sulistyohadi menelusuri kebenaran informasi keberadaan Muh. Ali Imron, warga binaannya yang dikabarkan menjadi penumpang musibah KMP Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, guna memberikan pendampingan serta kepastian informasi bagi keluarga, Senin (14/9/2026).
Bhabinkamtibmas Desa Gondanglegi Wetan, Aiptu Dwi Sulistyohadi, S.H., menelusuri informasi mengenai warga binaannya yang dikabarkan terkait dengan musibah KMP Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, Senin (14/9/2026) malam.
Penelusuran tersebut dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat sekaligus mengetahui perkembangan kondisi keluarga korban.
Kapal KMP Virgo Transport 8 yang melayani rute Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Banjarmasin dilaporkan mengalami kecelakaan hingga terbalik dan tenggelam di perairan Masalembo pada Minggu (13/9/2026) dini hari.
Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh Bhabinkamtibmas melalui tetangga dan rekan seprofesinya, terdapat warga Desa Gondanglegi Wetan bernama Muh. Ali Imron yang berdomisili di Dusun Karangasem RT 31 RW 07, Desa Gondanglegi Wetan, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Yang bersangkutan diketahui bekerja sebagai sopir armada pada sebuah perusahaan jasa pengiriman barang.
Namun, status Muh. Ali Imron sebagai korban resmi belum dapat dipastikan dalam penelusuran tingkat desa. Saat mendatangi kediamannya, Aiptu Dwi Sulistyohadi memperoleh informasi bahwa pihak keluarga telah berangkat menuju Surabaya untuk mendatangi kantor perusahaan tempat korban bekerja sambil menunggu perkembangan informasi resmi mengenai penanganan musibah tersebut.
Bhabinkamtibmas selanjutnya terus menjalin komunikasi dengan warga dan pihak keluarga sambil mengikuti perkembangan informasi dari pihak terkait. Langkah tersebut dilakukan agar setiap informasi yang diterima dapat diverifikasi secara presisi sebelum disampaikan lebih lanjut kepada pihak keluarga maupun masyarakat.
Kapolsek Gondanglegi, AKP Lukman Hudin, S.H., M.H., menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut sekaligus menegaskan pentingnya memastikan keakuratan setiap informasi.
“Kami jajaran Polsek Gondanglegi menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah KMP Virgo Transport 8. Bhabinkamtibmas telah kami minta untuk melakukan penelusuran dan pendataan di lapangan, sekaligus menjalin komunikasi aktif dengan pihak keluarga. Kami terus mengikuti perkembangan informasi resmi terkait dengan status warga kami dan siap memberikan pendampingan sesuai kebutuhan,” ujar AKP Lukman Hudin.
Polsek Gondanglegi juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperoleh informasi resmi mengenai perkembangan penanganan musibah tersebut. Kepastian mengenai status Muh. Ali Imron akan mengikuti hasil verifikasi data dan informasi resmi dari pihak berwenang.
Penelusuran dan kegiatan sambang empati tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap warga binaan dan keluarganya di tengah musibah yang terjadi. (Diky/Sugeng Irawan)




