MALANG POST – Semangat kemerdekaan tak hanya dirayakan dengan selebrasi kemeriahan semata. Di Kota Batu, momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, dijadikan ruang strategis untuk mempererat kebersamaan sekaligus merawat kerukunan antarumat beragama.
Pesan toleransi tersebut tercermin kuat dalam kegiatan Semarak Kemerdekaan HUT ke-81 RI sekaligus HUT ke-31 Badan Kerja Sama Gereja (BKSG) Kota Batu yang dipusatkan di Kompleks Sekolah Imanuel Batu, Sabtu (29/8/2026).
Wali Kota Batu, Nurochman, bersama Ketua TP PKK Kota Batu, Siti Faujiyah Nurochman, hadir dan membaur langsung mengikuti rangkaian acara yang melibatkan ratusan siswa, perwakilan jemaat gereja se-Kota Batu, serta elemen masyarakat umum.
Beragam agenda menarik dikemas apik dalam perhelatan tersebut, mulai dari senam kesegaran jasmani bersama, Jalan Sehat Merdeka, pertunjukan gelar talenta, bazar kuliner dan produk kreatif, berbagai kompetisi perlombaan rakyat, hingga pembagian doorprize.

JALAN SEHAT: Wali Kota Batu Nurochman saat memberangkatkan jalan sehat yang digelar BKSG dalam rangka Kemerdekaan RI sekalgus mempererat kurukunan antar umat beragama. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Wali Kota Batu yang akrab disapa Cak Nur mengapresiasi tinggi konsistensi BKSG yang selama ini aktif menjaga harmonisasi sosial di Kota Batu. Menurutnya, peran aktif para tokoh agama dan pendeta sangat vital dalam menciptakan suasana daerah yang aman, damai, dan kondusif.
“Ini adalah wujud nyata kebersamaan kita untuk menjalin dan menjaga harmonisasi yang ada di wilayah Kota Batu. Terima kasih kepada para pendeta dan tokoh agama yang telah berkontribusi besar terhadap keharmonisan, kenyamanan, dan keamanan di Kota Batu,” ujar Cak Nur.
Cak Nur juga mendorong jajaran pengurus BKSG untuk terus memperluas komunikasi serta kolaborasi sinergis dengan Pemkot Batu. Inovasi pada berbagai kegiatan keorganisasian dinilai penting agar keberadaan lembaga keagamaan mampu memberikan dampak kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat umum.
Dorong Ekonomi UMKM dan Kepedulian Lingkungan
Tak hanya berfokus pada penguatan aspek spiritual dan kerukunan, perhelatan ini juga membawa dampak positif bagi penggerak ekonomi lokal. Kehadiran bazar makanan dan produk olahan kreatif membuka ruang promosi yang efektif bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya kepada ribuan peserta.

“Harapannya kegiatan seperti ini tidak hanya memperkuat kebersamaan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi UMKM,” tutur Cak Nur.
Di samping itu, pesan edukasi pelestarian lingkungan turut digemakan. Para peserta diimbau untuk tidak menyisakan sampah plastik maupun limbah makanan selama kegiatan berlangsung. Menurut Cak Nur, nilai-nilai perayaan kemerdekaan harus dibarengi dengan kepedulian menjaga kebersihan dan kelestarian Kota Batu.
Rangkaian acara semakin lengkap dan bermakna dengan digelarnya aksi donor darah. Bakti sosial ini menjadi wujud kepedulian nyata para jemaah dan warga untuk membantu sesama yang membutuhkan, sekaligus melengkapi esensi nilai berbagi di momen HUT RI.
Melalui sinergi ini, perayaan kemerdekaan diharapkan tidak berhenti sebagai seremonial tahunan belaka. Kebersamaan, solidaritas sosial, pemberdayaan UMKM, serta komitmen menjaga lingkungan hidup dipadu menjadi fondasi bersama dalam merawat toleransi dan keharmonisan di Kota Batu. (Ananto Wibowo)




