START: Bupati Sanusi saat memberangkatkan Gerak Jalan Sehat peringatan HUT ke-81 RI yang digagas Pemdes Panggungrejo dan Karang Taruna Kusuma Bangsa. (Foto: Prokopim Sekda Kab Malang)
MALANG POST – Bupati Malang HM. Sanusi bersama jajaran OPD, melepas ratusan warga dalam kegiatan Gerak Jalan Sehat peringatan HUT ke-81 RI yang digagas Pemdes Panggungrejo dan Karang Taruna Kusuma Bangsa, di Halaman Koperasi Desa Merah Putih, Minggu (30/8/2026) pagi.
Semangat merayakan hari kemerdekaan tidak harus selalu diisi dengan seremoni kaku di dalam ruangan. Menjaga kebugaran fisik sambil merajut silaturahmi di jalanan desa menjadi pilihan yang jauh lebih berdampak.
Lautan manusia menyelimuti Halaman Koperasi Desa Merah Putih, Desa Panggungrejo, Kecamatan Gondanglegi, Minggu (30/8/2026) pagi.
Ratusan warga tumpah ruah mengikuti Gerak Jalan Sehat yang diinisiasi oleh Pemerintah Desa Panggungrejo bersama Karang Taruna Kusuma Bangsa.
Perhelatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini terasa semakin istimewa.
Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., hadir memimpin langsung pemberangkatan rombongan.
Ia didampingi jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Malang, Forkopimcam Gondanglegi, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta tokoh lingkungan setempat.
Ajang jalan sehat ini disisipi pesan strategis. Pemkab Malang memanfaatkan momen ini untuk mengampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) serta program Smart Health.
Bupati Sanusi menegaskan pentingnya peran aktif warga membangun kesehatan diri sebagai fondasi menuju Indonesia Emas.
Sanusi membeberkan tiga resep utama yang wajib menjadi kebiasaan harian: menjaga pola makan seimbang, rutin memeriksakan kesehatan, serta rajin berolahraga.

PIDATO: Di hadapan ratusan peserta gerak jalan sehat, Bupati meminta semua warga Kabupaten Malang, melakukan deteksi dini terhadap penyakit jantung. (Foto: Prokopim Sekda Kab Malang)
“Jika tubuh tidak ada kelainan, orang itu tidak akan sakit. Maka dari itu, penting untuk melakukan deteksi dini melalui pengecekan rutin agar setiap potensi penyakit bisa tertangani sejak awal,” ujar Sanusi, Minggu (30/8/2026).
Sanusi mengapresiasi keaktifan Desa Panggungrejo yang konsisten menggerakkan posyandu.
Masyarakat diimbau melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, minimal setiap enam bulan sekali.
Penyakit tidak menular seperti jantung dan stroke tidak boleh dipandang sebelah mata.
Berdasarkan data Pemkab Malang, dari sekitar tiga juta penduduk Kabupaten Malang, terdapat kurang lebih 3.000 warga yang terindikasi mengalami gangguan penyakit jantung.
Angka penderita didominasi kaum adam, yakni mencapai 2.000 orang laki-laki. Sementara penderita perempuan tercatat sebanyak 1.000 orang.
Sanusi menyebut olahraga sederhana seperti jalan sehat dan senam rutin menjadi tameng paling ampuh menjaga stamina jantung.
“Dengan mengucap syukur, kegiatan jalan sehat ini resmi saya berangkatkan. Semoga masyarakat Panggungrejo lebih sehat, bugar, dan peduli terhadap deteksi dini kesehatan,” kata Sanusi.
Pada kesempatan itu, Sanusi membawa kabar gembira mengenai lompatan fasilitas medis daerah.
Rumah Sakit Jantung Kepanjen kini telah dilengkapi fasilitas modern Cath Lab untuk tindakan medis lanjutan penyakit jantung.
Bagi peserta aktif BPJS Kesehatan yang memenuhi indikasi medis, tindakan krusial seperti pemasangan ring jantung dijamin penuh oleh program JKN.
Fasilitas ini mempermudah warga Kabupaten Malang mendapatkan penanganan darurat tanpa harus dirujuk jauh atau terbeban biaya mahal.
Keseruan jalan sehat ditutup dengan pengundian aneka doorprize menarik, mulai dari mesin cuci hingga kulkas. Sanusi secara pribadi menambah hadiah uang tunai sebesar Rp3 juta bagi peserta.
Perwakilan Pemdes Panggungrejo menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian dan kehadiran langsung Bupati Malang beserta jajaran di tengah warga.
Kemeriahan di Panggungrejo membuktikan bahwa semangat kemerdekaan telah bertransformasi menjadi energi positif untuk membangun warga yang sehat, sejahtera, dan tangguh. (PKP/Ra Indrata)




