MALANG POST – Melepas 49 anggota kontingen Jamnas XII Tahun 2026 ke Cibubur, Wali Kota Batu Nurochman berpesan agar para Penggalang menjaga nama baik daerah serta mengukir prestasi nasional.
Puluhan Pramuka muda Kota Batu, bersiap membawa nama daerah ke panggung nasional. Sebanyak 49 anggota kontingen Kota Batu, resmi dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, pada 10–22 Agustus 2026.
Pelepasan dilakukan oleh Wali Kota Batu, Nurochman, bertepatan dengan apel pagi Pemkot Batu di Halaman Balai Kota Among Tani, Senin (10/8/2026). Momen tersebut sekaligus menjadi pesan pembuka, sebelum para peserta berangkat mengikuti agenda besar Pramuka tingkat nasional tersebut.
Kontingen Kota Batu terdiri atas 16 Penggalang Putra dan 16 Penggalang Putri. Mereka didampingi oleh pembina serta tim pendamping hingga total rombongan mencapai 49 orang.
Di hadapan para peserta, Cak Nur—sapaan akrab Nurochman—tidak sekadar meminta mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ada pesan utama yang ditekankan, yakni menjaga nama baik Kota Batu.

PELEPASAN: Wali Kota Batu, Nurochman saat melepas kontingen Kota Batu menuju Jambore Nasional (Jamnas) Xll Tahun 2026 menuju bumi perkemahan Cibubur, Jakarta. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
“Silakan di sana berprestasi, tunjukkan inovasinya, melainkan jangan pernah lupa bahwa anak-anak sekalian membawa nama Kota Batu. Kibarkan setinggi mungkin prestasi di Jambore Nasional,” tutur Cak Nur.
Menurutnya, Jamnas menjadi ruang bagi para Pramuka muda, untuk belajar sekaligus memperluas jejaring. Mereka akan bertemu dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kesempatan tersebut dinilai penting untuk membangun persaudaraan dan mengasah kemampuan beradaptasi.
Oleh karena itu, Cak Nur meminta seluruh peserta menjaga kesehatan dan kedisiplinan selama mengikuti kegiatan. Tidak kalah penting, mereka diminta aktif mengambil pengalaman dari setiap agenda yang diikuti.
“Jaga kesehatan, jaga kedisiplinan, dan tunjukkan karakter anak-anak Kota Batu yang tangguh, mandiri, serta berkarakter,” pesannya.
Cak Nur menambahkan, pengalaman selama berada di Cibubur tidak boleh berhenti ketika Jamnas berakhir. Berbagai pengalaman, pertemanan, serta pembelajaran yang diperoleh, diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk tumbuh menjadi generasi muda yang percaya diri.

Ia juga mendorong para peserta tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan Jamnas, melainkan turut menunjukkan prestasi dan inovasi. Kesempatan bertemu dengan Pramuka dari berbagai daerah, merupakan ruang ideal untuk saling bertukar gagasan dan pengalaman.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Batu, Punjul Santoso, menambahkan, keberangkatan kontingen tersebut, merupakan upaya memberikan pengalaman langsung kepada generasi muda, melalui kegiatan kepramukaan tingkat nasional.
Para peserta diharapkan mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, sekaligus membawa pulang pengalaman yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing.
“Jamnas ini bukan hanya soal berkemah dan berkegiatan bersama, melainkan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar mandiri, membangun persaudaraan, dan mengenal potensi diri. Kami berharap mereka bisa membawa pulang pengalaman berharga untuk diterapkan di Kota Batu,” ujar Punjul.
Ia juga berpesan agar seluruh anggota kontingen tetap menjaga kekompakan. “Jaga nama baik Kota Batu, ikuti kegiatan dengan disiplin, dan jangan takut mencoba hal-hal baru. Jadikan Jamnas ini sebagai pengalaman yang akan terus diingat dan menjadi bekal melangkah ke depan,” pungkasnya. (*/Ananto Wibowo/Ra Indrata)




