MALANG POST – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Malang Raya pada Selasa (4/8/2026), didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Meski masih berada pada puncak musim kemarau, dinamika atmosfer lokal berpotensi memicu hujan ringan di sejumlah wilayah pada sore hari, terutama Kota Malang, Kota Batu, serta kawasan utara dan timur Kabupaten Malang.
Cuaca di Malang Raya pada Selasa (4/8/2026) diprakirakan cukup dinamis. BMKG mencatat sebagian besar wilayah masih menikmati cuaca cerah berawan, namun masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi hujan lokal, kabut di kawasan pegunungan, angin kencang, hingga gelombang tinggi di pesisir selatan.
Fenomena udara kabur diperkirakan muncul sejak pagi di sejumlah wilayah, terutama Kota Malang, kawasan pegunungan Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Memasuki sore hingga malam, kondisi cuaca berubah dengan meningkatnya tutupan awan yang berpotensi memicu hujan ringan di beberapa daerah.
Kota Malang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
Di Kota Malang, pagi hari diawali langit berawan disertai udara kabur atau kabut tipis. Suhu udara berkisar antara 19 hingga 23 derajat Celsius dengan kelembapan yang masih cukup tinggi.
Memasuki siang, cuaca diprakirakan berubah menjadi cerah berawan dengan suhu maksimum mencapai 28–29 derajat Celsius.
Namun mulai sore hari, pertumbuhan awan diperkirakan meningkat. BMKG memprakirakan hujan ringan berpotensi turun di sejumlah wilayah, meliputi Kecamatan Klojen, Lowokwaru, Blimbing, Sukun, dan Kedungkandang. Hujan diperkirakan mereda pada malam hari dan berganti kondisi berawan dengan suhu udara sekitar 20–22 derajat Celsius.
Kabupaten Malang Berbeda di Setiap Wilayah
Karakter cuaca di Kabupaten Malang dipengaruhi bentang alam yang beragam sehingga prakiraannya berbeda di setiap kawasan.
Di wilayah utara seperti Lawang, Singosari, Karangploso, dan Dau, pagi hari diperkirakan diselimuti udara kabur dengan suhu antara 17–20 derajat Celsius. Siang hari berubah menjadi cerah berawan, kemudian berpotensi turun hujan ringan berdurasi singkat pada sore sebelum langit kembali berawan tebal pada malam hari.
Wilayah timur yang meliputi Tumpang, Poncokusumo, Jabung, Wajak, dan Dampit diprakirakan mengalami kabut cukup pekat pada pagi hari, terutama di kawasan lereng gunung. Suhu udara berkisar 14–18 derajat Celsius sebelum meningkat menjadi 24–26 derajat Celsius pada siang hari. Gerimis hingga hujan ringan diperkirakan terjadi pada sore hari sebelum udara kembali diselimuti kabut pada malam.
Di kawasan barat, seperti Pujon, Ngantang, dan Kasembon, cuaca relatif cerah berawan pada siang hari. Meski demikian, kabut tebal diperkirakan kembali muncul pada malam hari, terutama di wilayah Pujon, sehingga pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan karena jarak pandang dapat menurun.
Sementara itu, wilayah selatan Kabupaten Malang yang meliputi Kepanjen, Gondanglegi, Turen, Bantur, Donomulyo, hingga Sumbermanjing Wetan diprakirakan menjadi kawasan dengan suhu paling hangat. Siang hari suhu mencapai 28–30 derajat Celsius dengan cuaca cerah berawan. Pada sore hingga malam, angin dari arah pesisir bertiup cukup kencang disertai kondisi berawan dan udara kabur.
Kota Batu Diguyur Hujan pada Sore Hari
Kota Batu masih menjadi wilayah dengan suhu udara paling rendah di Malang Raya. Pagi hari diprakirakan cerah hingga cerah berawan dengan suhu berkisar antara 15–18 derajat Celsius.
Tutupan awan mulai meningkat menjelang siang, sementara suhu udara mencapai puncaknya di kisaran 25–26 derajat Celsius.
Mulai sekitar pukul 16.00 WIB, hujan ringan diperkirakan mengguyur sebagian wilayah Kota Batu hingga menjelang malam. Setelah hujan reda, kabut tebal diprakirakan menyelimuti Kecamatan Bumiaji, Batu, dan Junrejo hingga tengah malam.
BMKG mengimbau pengendara yang melintasi jalur menuju Batu maupun Pujon agar mengurangi kecepatan kendaraan dan menyalakan lampu utama saat kabut mulai turun.
Gelombang Selatan Masih Tinggi
BMKG Maritim juga mengingatkan nelayan dan wisatawan yang beraktivitas di pesisir selatan Kabupaten Malang untuk meningkatkan kewaspadaan.
Cuaca di perairan selatan diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan yang bersifat sporadis. Angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 15–25 knot atau setara 28–46 kilometer per jam.
Sementara itu, tinggi gelombang di Samudra Hindia selatan Jawa Timur diperkirakan mencapai 2,0–3,5 meter atau masuk kategori sedang hingga tinggi. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran perahu nelayan maupun wisata bahari.
Pegunungan Tetap Diliputi Bediding
Di kawasan pegunungan Malang Raya, seperti Gunung Arjuno-Welirang, Gunung Kawi, hingga kawasan Bromo-Tengger-Semeru, cuaca diprakirakan cerah berawan pada pagi hingga siang hari.
Namun suhu udara masih sangat dingin akibat fenomena bediding, berkisar antara 10–14 derajat Celsius. Memasuki sore hingga malam, kabut tebal diperkirakan muncul secara tiba-tiba dan dapat menurunkan jarak pandang hingga kurang dari 10 meter, disertai embusan angin dingin yang cukup kencang.
Pendaki maupun wisatawan diminta menyiapkan perlengkapan hangat dan selalu memperhatikan perkembangan cuaca sebelum memulai aktivitas.
BMKG Keluarkan Peringatan Dini
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini bagi wilayah Jawa Timur terkait potensi angin kencang dan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi secara lokal disertai kilat atau petir.
Masyarakat diimbau mewaspadai potensi pohon tumbang maupun papan reklame roboh akibat angin kencang, penurunan jarak pandang di kawasan pegunungan karena kabut pekat, serta gelombang tinggi di pesisir selatan Jawa Timur.
BMKG meminta masyarakat terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi sebelum melakukan perjalanan maupun aktivitas di luar ruangan. (Ra Indrata)




