MALANG POST – Wali Kota Batu, Nurochman, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Batu, agar tidak terjebak dalam rutinitas administratif semata. Ia menegaskan bahwa setiap program yang dijalankan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), wajib menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus mempercepat terwujudnya visi pembangunan mBatu Sae, Senin (27/7/2026).
Wali Kota Batu, Nurochman, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak terjebak pada rutinitas administratif semata. Setiap program yang dijalankan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus mempercepat terwujudnya visi pembangunan mBatu Sae.
Pesan tegas tersebut disampaikan Nurochman saat memberikan arahan kepada jajaran ASN Pemerintah Kota Batu di Balai Kota Among Tani, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, ukuran keberhasilan birokrasi bukan sekadar banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, melainkan besarnya manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Seluruh ASN harus bekerja berdasarkan target dan program prioritas yang sudah kita tetapkan. Jangan hanya menyelesaikan pekerjaan, tetapi pastikan hasilnya memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Cak Nur, sapaan akrab Nurochman, menilai setiap perangkat daerah memiliki tanggung jawab yang sama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Karena itu, ia meminta seluruh OPD terus memperkuat inovasi agar pelayanan pemerintah semakin cepat, mudah, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

APEL PAGI: Wali Kota Batu Nurochman saat memimpin apel pagi, ia mengajak para ASN untuk memperkuat kinerja mewujudkan mBatu Sae. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Apresiasi Penghargaan dari Ombudsman RI
Dalam kesempatan itu, ia memberikan apresiasi khusus kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu yang berhasil meraih penghargaan penyelenggaraan pelayanan publik dari Ombudsman Republik Indonesia.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa peningkatan kualitas pelayanan dapat diwujudkan apabila seluruh jajaran memiliki komitmen dan integritas yang sama.
“Prestasi ini patut kita syukuri. Tetapi jangan berhenti di satu perangkat daerah saja. Saya ingin semua OPD berlomba menghadirkan inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Percepat Perencanaan APBD 2027
Selain menyoroti pelayanan publik, Cak Nur juga meminta seluruh perangkat daerah mulai bergerak cepat menyusun agenda pembangunan tahun depan. Persiapan Perubahan APBD 2026 maupun penyusunan APBD 2027 diminta dilakukan lebih awal agar setiap program dapat dieksekusi tepat waktu dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, perencanaan yang matang akan menentukan efektivitas pembangunan. Karena itu, sinkronisasi program antar-OPD harus diperkuat sehingga tidak ada kegiatan yang berjalan sendiri-sendiri.
“Perencanaan harus matang. Program yang disusun harus selaras dengan prioritas pembangunan daerah sehingga anggaran yang kita keluarkan benar-benar memberikan hasil yang optimal,” katanya.
Di akhir arahannya, Cak Nur mengajak seluruh ASN untuk menjaga semangat kolaborasi dan budaya kerja yang produktif. Ia berharap birokrasi di Kota Batu semakin adaptif terhadap perubahan serta mampu menghadirkan pelayanan yang profesional, cepat, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Bekerjalah dengan semangat kebersamaan dan sepenuh hati. Kalau semua bergerak dalam irama yang sama, saya yakin visi mBatu Sae bisa kita wujudkan lebih cepat,” pungkasnya. (Ananto Wibowo/Ra Indrata/Malang Post)




