MALANG POST – Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB), memberangkatkan ratusan mahasiswa peserta Program Kerja Nyata Mahasiswa (PKNM) 2026, di pelataran kampus setempat pada Jumat (17/7/2026). Para mahasiswa lintas prodi tersebut, diterjunkan untuk menjalankan pengabdian masyarakat berbasis data kesehatan di empat desa Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Momentum pelepasan ini, dirangkaikan dengan peluncuran program akbar Smart Green Campus (SGC) 2026 sebagai komitmen nyata FK UB, dalam membangun budaya akademik yang sehat, minim sampah (low waste), dan berkelanjutan.
Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) secara resmi memberangkatkan mahasiswa peserta Program Kerja Nyata Mahasiswa (PKNM) 2026 pada Jumat (17/7/2026). Para mahasiswa diterjunkan untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di empat desa di wilayah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, yakni Desa Ngabab, Desa Madiredo, Desa Pujon Kidul, dan Desa Tawangsari.
Pada kesempatan yang sama, FK UB juga meluncurkan program Smart Green Campus (SGC) 2026 sebagai bagian dari komitmen menciptakan lingkungan kampus yang sehat, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc.; Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Wiyanto Wijoyo, M.M.Kes.; Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malang, Aniswaty Aziz, S.E., M.Si.; serta Camat Pujon, Sujarwo Ady Wijayanto, S.STP., M.M.
Turut hadir Ketua Smart Green Campus Universitas Brawijaya, Prof. Sri Suhartini, S.TP., M.Env.Mgt., Ph.D.; Wakil Ketua SGC UB, Gabryna Auliya Nugroho, S.P., M.P., M.Sc.; Wakil Dekan Bidang Akademik FK UB, Prof. dr. Mohammad Saifur Rohman, Sp.JP(K), Ph.D., FIHA, FAsCC, FSCAI; Wakil Dekan Bidang Umum, Keuangan, dan Sumber Daya, Dr. Husnul Khotimah, S.Si., M.Kes.; serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan FK UB, Dr. dr. Shahdevi Nandar Kurniawan, Sp.S(K). Rangkaian acara juga diikuti oleh jajaran dosen pembimbing lapangan (DPL) serta seluruh mahasiswa peserta PKNM.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Himne Universitas Brawijaya. Selanjutnya, disampaikan laporan kesiapan kegiatan oleh Prof. dr. Mohammad Saifur Rohman, Sp.JP(K), Ph.D., yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Wiyanto Wijoyo, M.M.Kes.

Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc. (Foto: Istimewa)
Dalam laporannya, Prof. Saifur Rohman menjelaskan bahwa pelaksanaan PKNM tahun ini tidak hanya berfokus pada kegiatan pengabdian masyarakat konvensional, tetapi juga mendukung penguatan baseline data kesehatan di desa sasaran.
Mahasiswa akan melakukan pengumpulan data berkala yang diharapkan menjadi dasar penyusunan evidence-based intervention. Dengan demikian, rekomendasi maupun tindak lanjut program kesehatan desa dapat dirancang secara lebih objektif, presisi, dan akurat berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.
Sementara itu, Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, menegaskan bahwa PKNM menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata universitas dalam mendukung percepatan pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Malang. Mengusung tema “Peningkatan Kesehatan Keluarga dan Komunitas”, program tahun ini melibatkan kolaborasi mahasiswa dari Program Studi Sarjana Kedokteran, Sarjana Kebidanan, dan Sarjana Farmasi.
Ketiga prodi tersebut bekerja secara terintegrasi melalui pendekatan Interprofessional Education (IPE). Melalui metode ini, mahasiswa memperoleh pengalaman bekerja lintas profesi sejak masa pendidikan sebagai bekal penting menjadi tenaga kesehatan profesional di masa depan.
Prosesi pelepasan PKNM 2026 ditandai dengan pemukulan kentongan secara simbolis oleh Rektor UB bersama jajaran Wakil Dekan FK UB dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Malang. Momen penanda dimulainya PKNM 2026 ini semakin semarak dengan penampilan teatrikal dari Maharesigana FK UB sebelum ditutup dengan sesi foto bersama.
Setelah seremoni pelepasan, seluruh peserta mengikuti senam massal yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Kegiatan olahraga ini sekaligus menjadi pembuka Launching Smart Green Campus 2026 yang mengusung tagline “Smart Green Campus FKUB, Dimulai dari Kita, untuk Masa Depan yang Lebih Baik!”
Pada sesi peluncuran tersebut, Ketua Smart Green Campus FK UB, Bd. Herdhika Ayu Retno Kusumasari, S.Keb., M.Keb., menyampaikan edukasi mengenai konsep kampus hijau sekaligus memperkenalkan Gerakan Tumbler. Sosialisasi ini mengulas strategi penekanan limbah plastik serta berbagai kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan oleh seluruh sivitas akademika.
Sebagai simbol pemantik gerakan, seluruh peserta menerima tumbler dan secara serentak mengangkatnya ke udara. Aksi ini menjadi komitmen bersama untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai sekaligus mendorong penerapan gaya hidup minim sampah (low waste lifestyle) di lingkungan kampus.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh dr. Hikmawan Wahyu Sulistomo, Ph.D., kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah antartamu undangan. Melalui dua program besar ini, FK UB berharap mahasiswa mampu memberikan dampak nyata di Kecamatan Pujon sekaligus mengukuhkan budaya kampus yang peduli pada kelestarian lingkungan hidup. (*/M. Abd. Rachman Rozzi / Januar Triwahyudi)




