Cipta Cendikia FA (Kabupaten Bogor) memastikan satu tempat di partai puncak HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 kategori U-15 putri setelah menundukkan Arema FC Women U-15. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Langkah Arema FC Women U-18 di Putaran Nasional HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 terhenti di semifinal, setelah kalah tipis 0-1 dari Putri Garut, Sabtu (11/7/2026). Kekalahan itu terjadi akibat gol bunuh diri pada awal babak kedua, meski Ongis Licek lebih dominan dalam penguasaan bola.
Sepak bola kadang tidak selalu berpihak kepada tim yang lebih banyak menguasai pertandingan.
Itulah yang dialami Arema FC Women U-18 pada semifinal HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Sabtu (11/7/2026).
Ongis Licek mengendalikan permainan hampir sepanjang laga. Penguasaan bola mencapai sekitar 70 persen. Peluang pun lebih banyak tercipta.
Namun, tiket menuju final justru melayang.
Petaka datang pada awal babak kedua. Sebuah kesalahan di area pertahanan berujung gol bunuh diri yang mengubah kedudukan menjadi 0-1 untuk Putri Garut.
Gol itu menjadi satu-satunya yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan.
Kekalahan tersebut mengakhiri langkah Arema di babak empat besar sekaligus mengantar Putri Garut melaju ke partai final.

DEWI FORTUNA : Pelatih Putri Garut -18 Depi Kuspriansyah, S.h. setelah laga usai lawan Arema women U-18, siap melawan Akademi Bandung di laga Final. (Foto: M. Abd. Rachman Rozzi / Malang Post)
Pelatih Kepala Arema Women U-18, Dindin Wahyudin, mengaku kecewa, tetapi menerima hasil pertandingan sebagai bagian dari sepak bola.
“Inilah sepak bola. Rezeki tidak selalu berpihak kepada kita. Semua bisa melihat bagaimana penguasaan bola kami dan cara bermain tim, tetapi hasil akhirnya memang tidak sesuai harapan. Kami akan melakukan evaluasi untuk pertandingan ke depan. Anak-anak sudah tampil maksimal, namun hasil belum berpihak kepada kami. Terima kasih untuk Arema Women U-18,” ujarnya.
Di kubu lawan, pelatih Putri Garut, Depi Kuspriansyah, bersyukur timnya mampu melampaui target awal.
“Alhamdulillah, akhirnya kami bisa melampaui target yang awalnya hanya sampai semifinal. Setelah unggul 1-0, kami fokus memperkuat pertahanan. Dengan semangat dan keyakinan, kami percaya bisa lolos ke final,” katanya.
Menurut Depi, pendekatan permainan timnya selalu disesuaikan dengan kebutuhan pertandingan.
“Strategi selalu kami kembangkan di setiap pertandingan. Menurut saya, tidak harus bermain indah, yang terpenting adalah meraih kemenangan,” tambahnya.
Di partai puncak, Putri Garut akan menghadapi Akademi Persib Bandung.

Brace Auliah Arifah antar Akademi Persib Bandung U-18 ke Final HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026. (Foto: Istimewa)
Akademi Persib memastikan tiket final setelah mengalahkan Putri JP Jakarta dengan skor 2-1 pada semifinal lainnya.
Meski gagal melangkah ke laga puncak, penyerang Putri JP Jakarta, Kikka Putri Ramadani, tetap memberikan apresiasi kepada perjuangan rekan-rekannya.
“Kita sudah berjuang menghabiskan energi kita untuk memberikan permainan yang terbaik pada pertandingan ini,” ujarnya.
Sementara itu, persaingan kategori U-15 Putri juga menyuguhkan duel ketat.
Goal Aksis Cimahi memastikan tempat di final setelah mengalahkan Mojang Priangan Ciamis melalui adu penalti 3-2. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 1-1 selama waktu normal.
Di semifinal lainnya, Cipta Cendikia Football Academy (CCFA) Bogor menyingkirkan Arema FC Women Malang dengan kemenangan 2-1.
Hasil tersebut membuat partai final U-15 Putri mempertemukan Goal Aksis Cimahi melawan Cipta Cendikia FA.
Laga final kategori U-15 dijadwalkan berlangsung pada Minggu (12/7/2026) pukul 09.00 WIB, sedangkan final U-18 mempertemukan Akademi Persib Bandung menghadapi Putri Garut untuk memperebutkan gelar juara HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026. (M. Abd. Rachman/Rozzi)




