PINDAH KE TIMUR?: Robi Darwis saat memperkuat Persib Bandung. Dikhabarkan pemain 22 tahun ini bakal hijrah ke Arema di musim 2026/2027 mendatang. (Foto: Instagram @robi_darwis24)
MALANG POST – Teka-teki itu akhirnya terjawab. Robi Darwis, mutiara muda milik Persib Bandung, resmi berganti baju. Musim depan, dia tidak lagi memakai jersi pangeran biru di Kota Kembang. Pemuda 22 tahun itu resmi merapat ke Malang. Menjadi bagian dari skuad Singo Edan untuk mengarungi kompetisi kasta tertinggi musim 2026/2027.
Bagi Aremania, ini kabar gembira. Bagi Persib? Mungkin ini kehilangan yang disengaja.
Kenapa Robi harus pergi?
Jawabannya ada pada regulasi. Tepatnya, dihapusnya regulasi wajib memainkan pemain U-23 di Liga 1. Kebijakan ini membawa korban. Banyak pemain muda potensial mendadak kehilangan panggung. Termasuk Robi.
“Dihapusnya regulasi U-23 membuat peluang dimainkannya Robi Darwis di Persib semakin mengecil,” tulis akun Instagram pengamat transfer @liga_dagelann.
Musim lalu, menit bermain Robi memang seret. Dia hanya tampil dalam 18 pertandingan. Itu pun mayoritas dari bangku cadangan. Di kompetisi Asia, ACL 2, nasibnya sama: hanya mencicipi dua kali bermain sebagai pengganti dengan total durasi 48 menit.
Robi kalah bersaing. Di sektor bek kanan dan fullback kiri, Persib punya tumpukan pemain bintang. Ada Kakang Rudianto, ada pula Alfeandra Dewangga. Robi tersisih secara perlahan. Kontraknya di Bandung kebetulan habis Mei 2026 kemarin. Manajemen Persib tak kunjung menyodorkan kertas baru.
Arema FC melihat celah itu. Mereka bergerak cepat.
Robi bukan pemain sembarangan. Dia anak asuh legenda Persib, Atep Rizal, sejak masih usia sekolah dasar di SSB Atep Seven. Bakatnya sudah terendus sejak dini.
Dia juga tipe pemain kesukaan pelatih modern: bisa bermain di banyak posisi. Bisa gelandang bertahan, bek kanan, bek kiri, hingga sayap. Shin Tae-yong saja kepincut memasukkannya ke skuad Timnas U-20 dan Timnas Senior di Piala AFF 2024 lalu.
Di Malang, Robi akan berada di bawah asuhan Marcos Santos. Pelatih yang baru saja menyatakan kesetiaannya bertahan di Singo Edan setelah berhasil membawa Arema finis di posisi kesembilan musim lalu. Santos tipikal pelatih yang pandai memaksimalkan potensi pemain muda yang haus pembuktian.
Kejutan Samba dari Terengganu
Robi Darwis ternyata bukan satu-satunya nama yang siap meledak di Malang.
Selain Robi, ada satu nama asing yang santer dikabarkan ikut menyusul. Namanya: Careca. Dia gelandang serang asal Brasil.
Musim lalu, Careca merumput di Liga Malaysia bersama Terengganu FC. Kenapa dilepas? Bukan karena permainannya buruk. “Dia tidak dipertahankan oleh Terengganu karena masalah budget,” lanjut unggahan @liga_dagelann.
Arema yang punya kantong lebih tebal langsung memanfaatkan situasi ekonomi klub tetangga itu.
Manajemen Arema FC sendiri masih menutup rapat-rapat nama-nama ini. Mereka emoh terburu-buru merilis pengumuman resmi sebelum tanda tangan di atas meterai benar-benar basah.
Namun, General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, tidak menampik bahwa gerilya transfer mereka sudah membuahkan hasil.
“Saat ini kami sudah mengantongi pemain yang akan didatangkan. Beberapa di antaranya bahkan sudah sepakat untuk bergabung musim depan,” tandas Inal, demikian General Manager ini sering disapa.
Bursa transfer musim 2026/2027 ini memang sedang panas-panasnya. Arema FC tampaknya enggan mengulangi kesalahan musim lalu yang telat panas.
Robi Darwis sudah mengemasi kopernya dari Cianjur menuju Malang. Careca mungkin sedang berburu tiket penerbangan dari Malaysia. Kita tunggu saja, kapan manajemen Singo Edan akan meneriakkan kata resmi: Welcome to Malang! (Ra Indrata)




