THE BEST: Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd, menyerahkan piala kepada salah satu wisudawati berprestasi kelas XII, angkatan 34 di 2026. (Foto : Iwan Kaconk/Malang Post)
MALANG POST – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang, sukses menggelar prosesi wisuda ke-34 terhadap 481 siswa kelas XII dari jalur IPA, IPS, Bahasa, dan Agama Tahun Ajaran 2025-2026 di Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM), Rabu (20/5/2026). Momentum kelulusan ini sekaligus menjadi panggung pembuktian internasional madrasah tersebut. Setelah 17 wisudawannya resmi mengantongi Letter of Acceptance (LoA) beasiswa penuh di berbagai universitas ternama dunia, termasuk Universitas Al-Azhar di Mesir.
Hebat. Luar biasa. Kalimat itu rasanya tidak berlebihan untuk menggambarkan MAN 2 Kota Malang.
Madrasah di Jalan Bandung ini bukan lagi sekadar sekolah agama. Ia sudah menjelma menjadi pabrik pencetak talenta global. Kurikulumnya madrasah, tapi prestasinya mendunia.
Tengok saja panggung Graha Cakrawala Rabu siang itu. Ada 481 pasang mata remaja yang bersinar optimistis.
Di antara mereka, 17 anak sudah bersiap mengemas koper. Mereka akan terbang ke berbagai belahan dunia. Menuntut ilmu lintas benua.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Ag., tidak bisa menyembunyikan binar bangganya. Usai memindahkan kuncir toga, mantan Kepala MAN 1 Kota Malang ini langsung membeberkan data yang bikin dahi berkerut kagum.
Sepanjang kurun waktu 2023 hingga 2026, angkatan ke-34 ini tidak main-main. Mereka sukses menorehkan total 2.791 prestasi. Baik di level nasional maupun internasional. Baik di jalur akademik maupun non-akademik. Konsistensinya luar biasa.

KEBANGGAAN: Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd foto bersama siswa-siswi kelas XII berprestasi di acara prosesi wisuda angkatan 34 di 2026, di gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, Rabu (20/05/2026). (Foto: Iwan Kaconk/Malang Post)
“Tentu ini patut diapresiasi oleh banyak pihak, terutama orang tua dan dewan guru. Dedikasi siswa bersama guru pembimbing sangat luar biasa. Ini potret nyata hasil kerja keras mereka,” ujar Samsudin, Rabu (20/5/2026).
Hampir 100 Persen Lolos PTN dan Jalur Dunia
Matematika serapan lulusan MAN 2 Kota Malang, juga mengerikan bagi sekolah kompetitor. Bayangkan: 98,6 persen lulusannya langsung terserap di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) top dalam negeri dan universitas luar negeri.
Sisanya? Masuk ke jalur kedinasan dan pilihan karir strategis lainnya sesuai minat.
Untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) saja, 81 siswa sudah mengunci tiket kuliah sejak awal.
Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) serta jalur mandiri kini sedang berjalan. Angkanya diprediksi akan terus meroket.
“Dari tahun ke tahun, trennya kian meningkat. Publik sudah mengakui bahwa kesuksesan MAN 2 Kota Malang mencetak siswa telah go internasional,” imbuh Samsudin.
Salah satu mutiara di angkatan ini adalah Talita Alya Nabilah. Siswa kelas XII MIPA 7 ini, baru saja mengharumkan nama bangsa di panggung dunia.
Ia sukses menyabet gelar juara di ajang International Biology Olympiad 2026 (IBO 2026) yang digelar di Lithuania, Eropa Utara.
Putri dari pasangan Ali Mahdi dan Murtini Rahayu ini, mewakili potret Gen Z yang punya visi benderang. Baginya, medali dari Eropa Utara itu barulah langkah awal.
“Kami ingin bersumbangsih untuk madrasah dan Kementerian Agama. Di kancah internasional, kami ingin mengharumkan nama Indonesia. Sebagai Gen Z, kami ingin bernilai manfaat untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” tutur Talita, penuh determinasi.

MENDUNIA: Performance siswa-siswi kelas XII jurusan IPA, IPS, Bahasa dan Agama, yang sukses kantongi prestasi ikuti prosesi wisuda. (Foto: Iwan Kaconk/Malang Post)
Apresiasi dari Ibu Kota dan Predikat WBK
Keberhasilan massal ini tentu tidak lahir dari ruang hampa. Ada sistem yang sehat di belakangnya. Ada kolaborasi intim antara guru, komite, dan orang tua.
Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Dr. H. Adib, M.Ag., yang hari itu hadir sebagai perwakilan wali murid angkatan ke-34, menyampaikan rasa terima kasihnya yang tak terhingga.
Menitipkan anak di MAN 2, menurutnya, bukan hanya soal mengejar nilai rapor atau genggaman dunia.
“Kami bangga. Bekal ilmu, pendidikan akhlakul karimah, serta kewajiban menjaga nama baik almamater wajib dipegang erat oleh anak-anak dalam hidupnya,” kata Adib dalam sambutannya.
Sebelum prosesi sakral wisuda dimulai, MAN 2 Kota Malang juga mengumumkan pencapaian internal birokrasinya. Madrasah ini resmi menyandang piagam penghargaan berpredikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK).
Dan kini, mereka sedang melangkah mantap menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Bersih administrasinya, mentereng prestasinya.
Sesuai dengan tema wisuda tahun ini: Rooted in Values, Growing for The World (Berakar pada nilai-nilai, berkembang untuk dunia).
MAN 2 Kota Malang tampaknya telah sukses menjalankan program inovasi unggulannya yang diberi nama puitis: MADU MANJA (MAN 2 Kota Malang Menjelajah Dunia).
Sebuah program yang membuktikan bahwa iman, takwa, dan ilmu pengetahuan jika dikawinkan dengan kerja keras, akan melahirkan generasi yang kakinya tetap kokoh mengakar di bumi pertiwi, namun kepalanya sudah tegak berpikir di level dunia. Selamat untuk Angkatan 34. (Iwan Kaconk/Ra Indrata)




