KALAH LAGI: Dua pemain PSBS Biak hanya bisa tertunduk, saat Gustavo Franca melakukan selebrasi atas gol yang dicetak menit ke-17. (Foto: Arema Official)
MALANG POST – PSBS Biak harus mengakui keunggulan Arema FC dengan skor telak 2-5, dalam laga pekan ke-33 Super League musim 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat malam.
Meski memendam rasa kecewa akibat kebobolan lima gol, pelatih kepala PSBS Biak, Marian Mihail, memilih fokus mengambil sisi positif dengan memberikan jam terbang kepada para pemain muda akademi, demi mematangkan proyeksi skuad di masa depan.
Dalam pertandingan sengit tersebut, dua gol hiburan bagi tim Badai Pasifik dicetak oleh Hassan Nader pada menit ke-30 dan Claudio Ferreira pada masa injury time babak pertama (45+3′).
Sementara itu, lima gol kemenangan Arema FC bersarang melalui aksi Gustavo Franca (17′), brace Joel Vinicius (41′, 45′), serta dua gol Dalberto Luan Belo (43′, 90+2′).
Evaluasi Pemain Muda dan Rencana Jangka Panjang
Usai pertandingan, Coach Mihail tidak memungkiri adanya rasa kecewa yang mendalam di ruang ganti, akibat hasil minor ini.
Kendati demikian, juru taktik asal Rumania tersebut menegaskan, jalannya pertandingan memberikan pelajaran berharga, terutama bagi para pemain muda yang diturunkan.
“Ketika Anda kebobolan lima gol, pasti ada rasa kecewa. Namun, di dalam pertandingan ini kami juga memiliki momen-momen yang baik.”
“Kami berhasil mencetak dua gol dan memberikan kesempatan bermain kepada para pemain muda seperti Beckam serta dua pemain lain dari akademi,” ujar Coach Mihail dalam konferensi pers pascapertandingan.
Mihail, yang mengungkapkan dirinya masih terikat kontrak jangka panjang di PSBS Biak, optimistis bahwa fondasi tim yang sehat dan berkarakter kuat sedang terbentuk.
“Untuk masa depan, kehadiran para pemain akademi ini penting agar kami tahu siapa saja yang siap untuk musim depan.”
“Saya sangat optimistis fondasi ini memungkinkan kami membangun tim dengan semangat yang baik dan dasar yang sangat sehat,” imbuhnya.
Secara terbuka, Coach Mihail juga menyampaikan ucapan selamat kepada tim lawan atas performa impresif mereka.
“Saya mengucapkan selamat untuk Arema dan pelatihnya yang telah bekerja dengan sangat baik.”
“Terima kasih atas atmosfer yang luar biasa dan semoga sukses untuk perjalanan mereka,” tuturnya.
Debut Kompetitif Claudio Beckam
Pertandingan ini juga menjadi momen emosional bagi gelandang muda PSBS Biak, Claudio Beckam, yang dipercaya tampil sejak menit awal.
Beckam mengaku sempat didera ketegangan pada awal laga, tetapi perlahan mampu beradaptasi dengan ritme permainan di kasta tertinggi.
”Ya, ini adalah debut pertama saya di liga, jadi mungkin pada awal pertandingan saya sedikit merasa grogi.”
“Namun, perlahan-lahan setelah itu saya bisa menyesuaikan diri dengan instruksi dari Coach,” ungkap Beckam jujur mengenai penampilannya.
Kekalahan di Bantul ini menjadi bahan evaluasi total bagi staf kepelatihan PSBS Biak untuk berbenah dan mematangkan komposisi pemain, sebelum menyongsong ketatnya persaingan kompetisi Championship musim mendatang. (Ra Indrata)




