MALANG POST – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Batu, resmi membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat, melalui program unggulan “Hari Fraksi” yang digelar rutin setiap Jumat di Kantor DPC PKB Kota Batu.
Inisiatif ini diluncurkan untuk memangkas jarak antara rakyat dan wakilnya. Sekaligus menjadi ruang komunikasi langsung, guna menyerap keluhan lingkungan, usulan pembangunan, hingga kritik kebijakan daerah demi mewujudkan visi pembangunan “mBatu SAE” (Sejahtera, Adil, dan Ekologis).
Bendahara DPC PKB Kota Batu sekaligus Ketua DPRD Kota Batu, M. Didik Subianto, mengajak seluruh elemen warga, untuk tidak segan memanfaatkan terobosan ini. Menurutnya, aksesibilitas wakil rakyat harus ditingkatkan, agar aspirasi masyarakat tidak tersumbat oleh prosedur birokrasi yang kaku.
“Masyarakat Kota Batu kalau punya aspirasi jangan segan. Datang saja ke Kantor DPC PKB Kota Batu setiap Jumat. Kami siapkan waktu khusus, untuk mendengar keluh kesah maupun masukan yang membangun,” ujar M. Didik Subianto kepada Malang Post, Jumat (1/5/2026).
Respons Cepat dan Penanganan Tepat
Didik menekankan, “Hari Fraksi” adalah upaya konkret untuk mendekatkan pelayanan kepada konstituen. Dengan pola komunikasi yang lebih terbuka dan informal, berbagai persoalan di tingkat akar rumput, diharapkan dapat terdeteksi lebih cepat. Sehingga penanganannya pun bisa dilakukan secara instan oleh jajaran legislatif.

DARI PKB: Ketua DPRD Kota Batu, M Didik Subianto. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
“Kami tidak ingin respons terhadap keluhan masyarakat menjadi lambat. Kehadiran kami di sini untuk memastikan kepentingan rakyat, menjadi prioritas utama dalam setiap agenda pembangunan daerah,” tegasnya.
Program ini menjadwalkan seluruh anggota Fraksi PKB DPRD Kota Batu, untuk berkantor di Kantor DPC PKB setiap hari Jumat. Mulai selepas salat Asar hingga menjelang Magrib. Durasi ini dianggap sebagai waktu yang fleksibel bagi warga, untuk berdiskusi secara santai namun substansial.
Integrasi Aspirasi Digital dan Lapangan
Meski telah menetapkan hari khusus di kantor partai, Didik menegaskan, Fraksi PKB tidak menutup mata terhadap saluran aspirasi lainnya. Para anggota dewan dipastikan tetap aktif turun ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing, melalui agenda sambang warga.
Selain itu, PKB Kota Batu juga mengoptimalkan platform digital, untuk menjaring suara milenial dan Gen Z. “Serap aspirasi tetap berjalan melalui media sosial resmi kami di Instagram, Twitter, hingga TikTok. Jadi, warga punya banyak pilihan, mau wadul langsung atau lewat gadget,” imbuhnya.
Didik berharap, keterlibatan aktif warga melalui program ini dapat menciptakan arah pembangunan Kota Batu yang lebih transparan dan tepat sasaran. Ia meyakini, arah kebijakan yang baik adalah kebijakan yang lahir dari kebutuhan nyata masyarakat di lapangan.
“Tujuannya mempermudah proses serap aspirasi. Kami ingin masyarakat merasa memiliki akses langsung terhadap arah pembangunan Kota Batu ke depan,” pungkas pria yang dikenal akrab dengan berbagai komunitas warga ini. (Ananto Wibowo/Ra Indrata)




