Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Dipicu Pandemi, Garapan Sepi, Montir Lumajang Tanam Ganja

BARANG BUKTI: Sebanyak 56 tanaman daun ganja kering ditunjukkan Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono dan Plt Kasat Resnarkoba Polres Malang, AKP Soleh Masudi. (Santoso FN)

Malang Post — Pandemi Covid-19 membuat pekerja bengkel atau montir asal Lumajang ini, nekat menanam bibit Cannabis Sativa alias ganja. Sat Reskoba Polres Malang pun meringkusnya.

Namanya Timbul B atau berinisial TB (30) warga yang ngekos di Sumberpasir Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Ia dibekuk Rabu (1/9/2021) pagi, saat hendak mengantarkan poketan daun ganja kering.

Baca Juga ----------------------------

Saat diinterogasi, diketahuilah jika tersangka juga menanam bibit ganja. Bukan di Malang, melainkan di sebuah ladang masuk area wilayah Tempursari Kecamatan/Kabupaten Lumajang.

“Saat dikembangkan dia mengaku memiliki tumbuhan ganja di Kabupaten Lumajang. Opsnal ke lokasi dan ditemukan 56 batang baru tumbuh dan siap panen,” ungkap Kapolres Malang, AKBP Bagoes Wibisono kepada media.

Dalam rilis, Jumat (3/9/2021) siang, Bagoes dan PLT Kasat Resnarkoba Polres Malang, AKP Soleh Mashudi kemudian menunjukkan barang bukti. Diantaranya 56 batang tanaman, 2 poket ganja kering, tas slempang hitam dan ponsel Vivo.

“Tanaman ini (besar) kurang lebih 3 bulanan. Tanamnya di Pegunungan, di desa tempursari Lumajang. Usia tanaman ini 2 mingguan – 3 bulanan,” sebut Bagoes yang kemudian mewawancarai tersangka.

Hasil wawancara Bagoes tersangka sudah panen beberapa kali dan menjual paketan daun ganja kering senilai Rp 700 ribu. Saat ditangkap, tersangka mau menjual poketan hasil panenannya.

Akibat menanam bibit ganja, tersangka diduga melanggar Pasal 114 ayat 1 sub pasal 111 ayat (2 dan 1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.


Kapolres Malang, AKBP Bagoes Wibisono mewawancarai sebentar tersangka TB. Tersangka baru pertama kali ditangkap. Ia bukan asli Malang melainkan warga Lumajang. Kesehariannya seorang montir.

Beberapa waktu lalu, tersangka bekerja di Bali. Ia mengenal seseorang berinisial JW. Dari JW, ia membeli poketan ganja kering. Bibit ganja lalu dibawa ke Lumajang. Ia mencoba menanamnya.

“Saya nanam sejak bulan Juni habis lebaran. Saya aslinya montir Pak. Karena corona, sepi pulang ke Jawa, di rumah buka sendiri. Saya tanam sambil bertani,” aku tersangka.

Diakui tersangka, membeli poketan ganja kering termasuk mahal. “Beli mahal. Sepaket Rp 100 ribu, cuman jadi 5 paket. Saya tanam karena selain pake sendiri. Karena gak ada kerjaan. Saya tanam dan pakai pupuk kandang,” aku tersangka.

Lahan ganja tersangka ini terbilang cukup jauh dari pemukiman warga. Seperti diceritakan Bagoes. Lahan tanaman ganja berada di perbukitan Tempursari Lumajang. Dari desa atau kampung terjauh, berjarak 1 jam perjalanan.

Itupun perjalanan hanya bisa dilalui dengan jalan kaki. Lokasinya tersembunyi dekat hutan. Tanaman ganja, ditanam tersangka diantara semak belukar sehingga tidak sembarang orang melihatnya.

Terkait penanaman tanaman ganja ini, Bagoes menghimbau kepada masyarakat jika memiliki informasi terkait narkoba atau narkotika, warga tidak perlu ragu untuk melapor ke pihak kepolisian. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post — Beredar video penghadangan anggota Polri yang menjaga jalur masuk pantai di Malang Selatan. Video berdurasi 23 detik dengan penampakan rombongan diduga dari...

headline

Malang Post — Terkait viralnya video rombongan gowes yang diduga pejabat Pemkot Malang di berbagai medsos, karena masuk lokasi wisata pantai Malang Selatan, sebenarnya...

News

Malang Post – Kakek Samin (70) yang hilang di hutan Cungkup, tercatat pernah hilang dan pulang dalam kondisi sehat tahun 2020. Kali ini harapan besar...

Kesehatan

Malang Post – Kehadiran tikus rumah jelas sangat mengganggu. Tidak hanya bisa merusak barang-barang dan mengotori rumah, hama ini juga berpotensi menjadi agen penyebar...

headline

Malang Post – Dalam rangka percepatan Herd Immunity, Universitas Negeri Malang (UM) kembali sukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac dosis pertama dan kedua yang ditujukan...

Pendidikan

Malang Post — SMAN 1 Sumberpucung berkomitmen mendukung pemerintah menangani pandemi Covid-19 yang belum mereda. Salah satunya melalui program vaksinasi remaja. Menggandeng Puskesmas Sumberpucung, vaksinasi dosis...

Ekobis

Malangpost – Kegiatan transfer uang antar bank merupakan salah satu jenis transaksi yang sering dilakukan oleh nasabah bank. Dalam kegiatan perbankan yang satu ini,...

Malang Raya

Malang Post – Hutan Kota Malabar menjadi pusat kegiatan aksi bersih-bersih yang diinisiasi jajaran Kodim 0833 dalam hal ini Koramil Klojen pemangku wilayah. Tidak...