Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

UMM Gelar UTBK FK-Farmasi dengan Prokes dan Keamanan Ketat

Malang Post –  Setelah diundur beberapa kali karena PPKM, Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) akhirnya digelar. Ujian yang dilaksanakan untuk menyeleksi calon mahasiswa baru Fakultas Kedokteran dan Farmasi ini memiliki dua format. Daring dan luring. 

Gelaran dilangsungkan 10-15 Agustus 2021, diikuti 997 peserta Kedokteran dan 220 untuk Farmasi. Dr Ir Suwarsono MT selaku ketua pelaksana UTBK mengatakan.

Baca Juga ----------------------------

Ujian gelombang dua ini dilakukan dengan protokol kesehatan yang lebih ketat dari sebelumnya. Hal ini tidak lepas dari pelaksanaannya yang masih berada di dalam PPKM. 

“Seharusnya ujian ini dilangsungkan pada akhir Juli lalu. Namun diundur karena ada PPKM. Kemudian diundur kembali karena ada perpanjangan pembatasan tersebut. Hingga akhirnya kami selenggarakan pada beberapa hari ini,” tegasnya.

Dijelaskan Suwarsono, beberapa hal yang dilakukan yakni dengan menyediakan masker, pengecekan suhu, handsanitizer, sarung tangan medis dan lainnya. Jumlah peserta dalam satu ruangan juga dikurangi yakni tidak lebih dari sepuluh orang.

“Kami juga menyiapkan metal detector untuk meminimalisir kecurangan. Pun bekerja sama dengan kepolisian untuk memeriksa ruangan maupun peserta,” tuturnya.

Terkait format ujian yang disediakan, ia menjelaskan ada dua yakni luring dan daring. Adapun kebijakan ujian daring ini diambil dan diperuntukkan bagi mereka yang berada di rayon merah Covid-19. Mereka diwajibkan untuk menggunakan satu laptop atau komputer dan dua kamera. 

“Satu kamera untuk merekam gambar peserta dan satu lagi utuk merekam keadaan sekitar. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kemungkinan adanya joki. Porsi peserta yang diterima dari kedua format ini juga dibedakan nantinya,” tambahnya.

Terakhir, Suwarsono berharap ujian gelombang dua Fakultas Kedokteran dan Farmasi UMM ini bisa menyeleksi dan mendapatkan mahasiswa baru yang berkualitas. Hingga nantinya bisa melahirkan lulusan-lulusan yang menebar manfaat bagi masyarakat luas.

Sementara itu, salah satu peserta UTBK Sintia Rahmawati mengatakan bahwa sebelum masuk ruangan, ia harus melewati deretan protokol kesehatan. Di samping itu juga harus melewati pengecekan keamanan dengan metal detector. 

“Protokol kesehatan dan keamanannya cukup ketat. Hanya ada segelintir peserta ujian saja di ruangan saya,” tuturnya.

Calon mahasiswa asal Kabupaten Bintuni, Papua Barat ini mengaku bahwa perjuangannya untuk bisa mengikuti tes luring ini cukup panjang. Dari kediamannya, ia harus menempuh waktu selama tujuh jam. 

Kemudian terbang menuju pulau Jawa dan sampai di Malang. “Kebetulan saya ditemani oleh ayah saya. Semoga perjuangan saya berbuah manis dan diterima sebagai mahasiswa baru Fakultas Kedokteran UMM,” pungkasnya. (yan) 

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post — Beredar video penghadangan anggota Polri yang menjaga jalur masuk pantai di Malang Selatan. Video berdurasi 23 detik dengan penampakan rombongan diduga dari...

headline

Malang Post — Terkait viralnya video rombongan gowes yang diduga pejabat Pemkot Malang di berbagai medsos, karena masuk lokasi wisata pantai Malang Selatan, sebenarnya...

News

Malang Post – Kakek Samin (70) yang hilang di hutan Cungkup, tercatat pernah hilang dan pulang dalam kondisi sehat tahun 2020. Kali ini harapan besar...

Kesehatan

Malang Post – Kehadiran tikus rumah jelas sangat mengganggu. Tidak hanya bisa merusak barang-barang dan mengotori rumah, hama ini juga berpotensi menjadi agen penyebar...

headline

Malang Post – Dalam rangka percepatan Herd Immunity, Universitas Negeri Malang (UM) kembali sukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac dosis pertama dan kedua yang ditujukan...

Pendidikan

Malang Post — SMAN 1 Sumberpucung berkomitmen mendukung pemerintah menangani pandemi Covid-19 yang belum mereda. Salah satunya melalui program vaksinasi remaja. Menggandeng Puskesmas Sumberpucung, vaksinasi dosis...

Ekobis

Malangpost – Kegiatan transfer uang antar bank merupakan salah satu jenis transaksi yang sering dilakukan oleh nasabah bank. Dalam kegiatan perbankan yang satu ini,...

Malang Raya

Malang Post – Hutan Kota Malabar menjadi pusat kegiatan aksi bersih-bersih yang diinisiasi jajaran Kodim 0833 dalam hal ini Koramil Klojen pemangku wilayah. Tidak...