Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

Dosen UM Ajari Emak-emak Desa Lang-lang Belajar Bikin Jamu

ANTUSIAS: Foto bersama antara peserta dan Tim-Pengabdian Dosen UM (Foto: istimewa)

Malang Post – Pemberdayaan perempuan. Menjadi parameter meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang ekonomi. Mengajarkan pentingnya perempuan untuk memiliki jiwa kemandirian dalam berwirausaha.

Tidak bisa dipungkiri. Perempuan memiliki peran mengurangi tingkat kemiskinan. Melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat dan kelompok ibu-ibu. Salah satunya di Desa Langlang Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.

Baca Juga ----------------------------

Tim dosen dari Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang (FE UM) berkiprah. Mengadakan kegiatan edukasi dan pelatihan pembuatan jamu.

Kegiatan ini dipilih berdasarkan fakta. Bahan dasar utama pembuatan jamu, banyak ditemui di lingkungan warga. Bahkan di setiap rumah. banyak ditemui tanaman empon-empon seperti serai, jahe, kunyit dan temulawak.

Ibu-ibu Desa Langlang sebagai peserta kegiatan. Selama ini belum terlalu menyadari manfaat yang dihasilkan dari banyaknya tanaman empon-empon. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan dan keterampilan. Dalam hal pembuatan jamu, yang memiliki nilai ekonomis.

Berdasarkan fakta tersebut. Dilaksanakan pengabdian masyarakat bertajuk: Pemberdayaan Perempuan untuk Meningkatkan Kemandirian Berwirausaha Pembuatan Jamu di Desa Langlang Kabupaten Malang.

Bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan. Agar dijadikan bekal merintis usaha guna meningkatkan kemandirian berwirausaha ibu-ibu di Desa Langlang. Pengemasan jamu yang menarik agar siap dijual di pasaran juga dilakukan.


Pelaksanaan kegiatan bertempat di salah satu rumah warga di Dusun Langlang 1. Dihadiri sekitar 20 orang. Selama acara berlangsung, peserta dan panitia menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kegiatan ini diketuai oleh Raisa Fitri SAB MM dan beranggotakan Della Ayu Zonna Lia, SAB MAB serta melibatkan dua mahasiswa Jurusan Manajemen FE UM.

Kegiatan dilakukan 9 Juli 2021 dilakukan melalui metode ceramah, diskusi dan praktik langsung. Kemudian dilakukan pembinaan dan pendampingan secara virtual atau jarak jauh sampai akhir Juli 2021 selama dua pekan.

Peserta yang datang dari kalangan ibu-ibu dengan mayoritas berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Mereka sangat antusias mengikuti kegiatan. Mereka antusias dalam menyimak materi.

Serta melakukan praktik langsung terkait proses produksi jamu. Pengemasan produk hingga pemasaran secara offline dan online produk yang telah dibuat. (yan) 

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post — Beredar video penghadangan anggota Polri yang menjaga jalur masuk pantai di Malang Selatan. Video berdurasi 23 detik dengan penampakan rombongan diduga dari...

headline

Malang Post — Terkait viralnya video rombongan gowes yang diduga pejabat Pemkot Malang di berbagai medsos, karena masuk lokasi wisata pantai Malang Selatan, sebenarnya...

News

Malang Post – Kakek Samin (70) yang hilang di hutan Cungkup, tercatat pernah hilang dan pulang dalam kondisi sehat tahun 2020. Kali ini harapan besar...

Kesehatan

Malang Post – Kehadiran tikus rumah jelas sangat mengganggu. Tidak hanya bisa merusak barang-barang dan mengotori rumah, hama ini juga berpotensi menjadi agen penyebar...

headline

Malang Post – Dalam rangka percepatan Herd Immunity, Universitas Negeri Malang (UM) kembali sukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac dosis pertama dan kedua yang ditujukan...

Pendidikan

Malang Post — SMAN 1 Sumberpucung berkomitmen mendukung pemerintah menangani pandemi Covid-19 yang belum mereda. Salah satunya melalui program vaksinasi remaja. Menggandeng Puskesmas Sumberpucung, vaksinasi dosis...

Ekobis

Malangpost – Kegiatan transfer uang antar bank merupakan salah satu jenis transaksi yang sering dilakukan oleh nasabah bank. Dalam kegiatan perbankan yang satu ini,...

Malang Raya

Malang Post – Hutan Kota Malabar menjadi pusat kegiatan aksi bersih-bersih yang diinisiasi jajaran Kodim 0833 dalam hal ini Koramil Klojen pemangku wilayah. Tidak...