Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

Mahasiswa UM Edukasi Wali Murid, Gunakan Medsos di Era Revolusi 4.0

ANTUSIAS: Wali murid SDN 02 Majangtengah Dampit, saat mengikuti materi dari Irene Maya Simon S.Pd M.Pd. Dosen Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. (Foto: istimewa)

Malang Post – Perkembangan teknologi saat ini sangat pesat. Masyarakat dapat berkomunikasi dan bisa mengakses berbagai informasi dari seluruh penjuru dunia dengan mudah.

Salah satu media yang digunakan dalam mengakses informasi dan berkomunikasi adalah media sosial. Hampir semua orang tidak bisa terlepas dari penggunaan media sosial.

Baca Juga ----------------------------

Bahkan di dalam dunia pendidikan, media social menjadi salah satu media yang sering digunakan untuk mencari sumber literasi. Namun, kemudahan akses yang diberikan media sosial tidak luput dari penyalahgunaannya.

Disinilah peran orang tua untuk mengawasi anak dalam penggunaan media sosial sangatlah diperlukan. Sehingga anak-anak dapat memanfaatkan media sosial dengan baik.

Maka dari itu, perlu untuk mengedukasi orang tua siswa. Mengenai penggunaan media sosial yang baik. Khususnya untuk kebutuhan pendidikan.

Tim KKN Universitas Negeri Malang Desa Majangtengah pun melakukan penyuluhan penggunaan media sosial yang baik.

Ketua KKN Desa MajangTengah, Josef Ardin mengatakan. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada wali murid. Pentingnya penggunaan media sosial yang baik, untuk pendidikan,” ujarnya Minggu (25/7/2021).

Kegiatan diselenggarakan 16 Juli 2021. Bertempat di SDN 2 Majangtengah, Kecamatan Dampit Kabupaten Malang. Mulai pukul 08.00 – 10.30 dengan metode hybrid. Gabungan daring dan luring terbatas, melalui Google Meet.

Tim KKN Universitas Negeri Malang menghadirkan pemateri Irene Maya Simon S.Pd M.Pd. Dosen dari Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang.

Audiens yang hadir ialah wali murid SDN 2 Majang Tengah. Mereka begitu antusias mengikuti kegiatan penyuluhan tersebut.

“Gadget sangat penting. Tetapi harus dibatasi ketika anak anak bermain gadget. Kegiatan KKN ini sangat bermanfaat. Tidak hanya wali murid. Guru yang mengajar di SDN 2 Majang Tengah juga ikut dalam kegiatan tersebut. Kegiatan juga dihadiri beberapa perangkat desa. Seperti Kepala Dusun, Ketua BPD dan juga Ketua RW,” ujar Kepala Desa Majang Tengah. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Sebagai upaya untuk mencegah penularan Covid-19 serta sejalan dengan program pemerintah pusat yang mulai melaksanakan vaksinasi bagi pelajar.  Ketua Yayasan Kartika...

headline

Malang Post — Beredarnya video jajaran Pemkot Malang bersepeda dan diduga memaksa memasuki Pantai Kondang Merak yang tutup, viral di media sosial. Kejadian berlangsung Minggu...

Pendidikan

Malang Post — Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang memperpanjang waktu penerimaan mahasiswa baru hingga 30 September 2021 mendatang. Kabar perpanjangan waktu penerimaan mahasiswa baru ITN Malang...

Pendidikan

Malang Post — Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menyampaikan kebijakan di sektor pertanian harus memiliki sudut pandang agribisnis policy. Dinilai sangat penting, utamanya...

Malang Raya

Malang Post – Dalam upaya mendukung Pemerintah memutus mata rantai penuebaran Covid 19, Kodim 0833/Kota Malang menggelar serbuan Vaksinasi Dosis 2, bertempat di gedung...

Pendidikan

Malang Post – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, terus menggeber kerjasama di berbagai bidang. Kali ini UIN Malang melebarkan sayapnya melalui...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang terus berupaya agar produk lokal go Internasional. Hal ini dilakukan untuk menggenjot penjualan produk lokal. Bupati Malang Drs HM...

Kriminal

Malang Post – Pelaku curanmor terus beraksi mencari sasaran di Kota Malang. Kali ini Jumat  (17/9/2021)  pelaku beraksi di depan warung Soto Cak Son Jl ...