Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

Mahasiswa Polinema Ciptakan Detektor Makanan Mengandung Babi

PENCIPTA: TimPolinema Nita Uswatun Chasanah Fauziah, Putra Muara Siregar, Pranda Prasetyo dan Adian Ilham Ramadhan

Malang Post – Mahasiswa Polinema (Politeknik Negeri Malang) bersemangat melahirkan inovasi bagi masyarakat. Kali ini diwujudkan melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Karsa Cipta.

Tim mahasiswa Polinema melakukan inovasi dengan menciptakan detektor pintar yang diberi nama Bortiks. Alat ini mampu mendeteksi kandungan boraks, formalin dan pewarna tekstil pada makanan. Juga mampu mendeteksi kandungan daging babi. Sehingga bisa menunjang pengembangan halal tourism.

Baca Juga ----------------------------

Tim mahasiswa kreatif ini adalah: Nita Uswatun Chasanah Fauziah (Prodi D-III Teknik Kimia), Putra Muara Siregar (prodi D-III Teknik Kimia), Pranda Prasetyo (Prodi D-IV Teknik Elektronika) dan Adian Ilham Ramadhan (Prodi D3 Teknik Telekomunikasi). Mereka dibimbing oleh Christyfani Sindhuwati ST MT.

Ketua tim Nita Uswatun Chasanah Fauziah, Minggu (25/7/2021) mengatakan. Inovasi tersebut dilatarbelakangi oleh pandemi Covid-19. Perbaikan ekonomi di masa pendemi menyebabkan persaingan pasar meningkat.

“Penjual makanan tidak ingin dirugikan oleh kerusakan produk. Memicu potensi kecurangan dalam penjualan makanan dengan menggunakan pengawet berbahaya seperti boraks dan formalin,” jelas Nita.

Selain itu, Indonesia memiliki potensi halal tourism yang besar dengan mayoritas penduduknya beragama Islam. Salah satunya, Pulau Bali yang memiliki alam indah dengan lebih dari 38 destinasi wisata.

“Bertempat di ruang laboratorium kimia dasar dan analisa instrumental, Gedung AQ. Kami melakukan desain dan pembuatan alat dengan menerapkan prokes. Kami juga berdiskusi secara daring,” imbuhnya.

Sementara itu, dosen pembimbing Christyfani Sindhuwati mengatakan. PKM termasuk program tahunan yang ditunggu para mahasiswa. Karena mereka bisa menghadirkan karya yang mengaplikasikan hardskill dan softskill yang dimiliki. Mahasiswa berlomba-lomba menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Saya berharap tim ini dapat memberikan performa terbaik dalam melakukan inovasi Bortiks yang dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tutur dia. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post — Beredarnya video jajaran Pemkot Malang bersepeda dan diduga memaksa memasuki Pantai Kondang Merak yang tutup, viral di media sosial. Kejadian berlangsung Minggu...

Pendidikan

Malang Post — Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang memperpanjang waktu penerimaan mahasiswa baru hingga 30 September 2021 mendatang. Kabar perpanjangan waktu penerimaan mahasiswa baru ITN Malang...

Pendidikan

Malang Post — Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menyampaikan kebijakan di sektor pertanian harus memiliki sudut pandang agribisnis policy. Dinilai sangat penting, utamanya...

Malang Raya

Malang Post – Dalam upaya mendukung Pemerintah memutus mata rantai penuebaran Covid 19, Kodim 0833/Kota Malang menggelar serbuan Vaksinasi Dosis 2, bertempat di gedung...

Pendidikan

Malang Post – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, terus menggeber kerjasama di berbagai bidang. Kali ini UIN Malang melebarkan sayapnya melalui...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang terus berupaya agar produk lokal go Internasional. Hal ini dilakukan untuk menggenjot penjualan produk lokal. Bupati Malang Drs HM...

Kriminal

Malang Post – Pelaku curanmor terus beraksi mencari sasaran di Kota Malang. Kali ini Jumat  (17/9/2021)  pelaku beraksi di depan warung Soto Cak Son Jl ...

headline

Malang Post – Satuan Reskrim Polresta Malang Kota, Senin (20/9/2021) siang, merilis hasil penyelidikan persoalan fetis mukena yang sempat viral beberapa saat lalu.  Didatangkan...