Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Profesi Terdampak PPKM Darurat Terima BLT dari Pemkot

Penyaluran BLT kepada profesi dan masyarakat terdampak PPKM Darurat di Kota Batu.

Malang Post – Profesi dan masyarakat di kelurahan terdampak PPKM Darurat mulai mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemkot Batu. Masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp 300 ribu. Total, Pemkot Batu mengalokasikan BLT kepada 2566 pekerja dan 759 masyarakat di kelurahan. 

Penyaluran BLT itu dilakukan di sejumlah tempat berbeda. Mulai dari Jatim Park 3, Balai Kota Among Tani, Kantor Dinas Sosial, Terminal Kota Batu dan sejumlah tempat lainnya. 

Baca Juga ----------------------------

Kepala Dinas Sosial Kota Batu, Ririk Mashuri menerangkan.Data-data penerima BLT tersebut diperoleh dari masing-masing dinas OPD Pemkot Batu. Terdiri dari Dinas Pariwisata, Diskumdag, Dishub dan sejumlah OPD lain.

“Untuk rincian pekerja yang mendapatkan BLT. Berdasarkan data, dari DPMPTSPTK ada 486 orang penerima, Dinas Pendidikan ada 45 orang guru, Dinas Pariwisata 925 orang, Dinas Sosial 124 orang, Dinas Perhubungan 445 orang, Diskoperindag 510 orang dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan 51 orang,” beber Ririk, Senin (19/7/2021). 

Dengan disalurkannya bantuan tersebut, pihaknya berharap bisa meringankan beban ekonomi masyarakat. Terutama masyarakat yang ekonominya terdampak PPKM Darurat. Sehingga selama tidak melaksanakan kegiatan di luar rumah bisa menggunakan uang tersebut untuk memenuhi kebutuhan pangan. 

Total anggaran yang disiapkan Pemkot Batu untuk memenuhi BLT Profesi dan Masyarakat Rentan sebanyak 2.566 orang menelan anggaran sebesar Rp 769.800.000.

Sedangkan untuk BLT kepada masyarakat yang ada di kelurahan sebanyak 759 orang. Dengan nilai anggaran sebesar Rp 227.700.000. Jika di totalkan, Pemkot Batu telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 997.500.000 untuk 3.325 orang penerima BLT. 

“Untuk BLT kepada masyarakat kelurahan kami salurkan di setiap kantor kelurahan yang ada di Kota Batu. Di Kelurahan Songgokerto, Temas, Sisir, Ngaglik dan Dadaprejo,” tandas Ririk. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post — Kota Batu bakal menjadi sentra pembibitan jeruk purut di Indonesia. Hal ini menyusul permintaan ekspor jeruk purut yang sangat tinggi. Saat ini...

Malang Raya

Malang Post – Tim tracer Covid-19 Kota Malang menggelar tracing kasus di Jalan Kolonel Sugiono IV, Kelurahan Ciptomulyo, Sukun Kota Malang. Rabu, 20 Oktober...

headline

Malang Post — Kota Malang sudah masuk PPKM Level II, sesuai Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021. Beberapa kampus mulai mengajukan Perkuliahan/Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Meski...

headline

Malang Post — Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Advokat Republik Indonesia (DPP PARI) menggelar silaturahmi antar advokat, Rabu (20/10/2021). Bertempat di RM Javanine, Jl Pahlawan Trip...

Pendidikan

Malang Post — Sejarah baru kembali ditorehkan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kali ini Program studi (Prodi) Agribisnis, Fakultas Pertanian dan Peternakan UMM yang mencatatkan tinta...

Pendidikan

Malang Post — Dharma Wanita Persatuan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (DWP UIN Maliki) makin giat membina sekaligus menjalin keharmonisan antar anggotanya. Meski masih dalam...

News

Malang Post — Kepanikan terjadi, Selasa (19/10/2021) malam di sebuah rumah milik Semiati warga RT 03/RW 01 Desa/Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Sebuah tabung LPG 3...

News

Malang Post — Sehari sudah, tim gabungan SAR Malang Raya mencari keberadaan Paino (56) pemancing yang terhanyut saat sungai Brantas mendadak berarus deras. Selasa (19/10/2021)...