Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Selama Pandemi 305 Civitas UM Terpapar, Kini Rektor Sekeluarga Isolasi

UM Berdzikir dan Berdoa, demi keselamatan serta kesehatan keluarga dan bangsa

Malang Post — Belakangan, trend pandemi Covid-19 kembali merebak. Bak gelombang kedua. Banyak masyarakat terpapar. Berdampak pula pada civitas akademika Universitas Negeri Malang (UM).

Untuk itu, keluarga besar UM pun menggelar doa bersama. Bertajuk, UM Berdzikir dan Berdoa. Dilakukan daring, akhir pekan lalu.

Baca Juga ----------------------------

Rangkaian kegiatan dibuka Rektor UM, Prof Dr AH Rofi’uddin MPd. Dilanjut istighosah. Dipandu Dr Munjin Masih SAg MAg. Tahlil oleh Prof Dr Dawud MPd. Doa penutup dipandu Dr Drs H Moh Khaisairi MPd.

Rofi’uddin memberikan apresiasi positif. Terhadap kegiatan yang diikuti lebih dari 400 peserta itu. Menurutnya, saat ini kondisi Indonesia sedang tidak baik-baik saja. 
Bahkan lebih mencekam. Sebab, kasus pasien positif covid masih tinggi. Angka kematian terus berusaha ditekan pemerintah.

“Tentu selain fisik, kita juga harus berdoa. Saat ini kita melakukan doa bersama. Bergabung 472 peserta. Satu saja doa yang diterima Allah karena keikhlasannya, insyaAllah kita semua memperoleh manfaat dari itu,” katanya.

Sampai saat ini, berdasarkan data seluruh keluarga besar UM, ada sekitar 305 orang yang terpapar covid. Tiga orang sedang dirawat di Rumah Sakit (RS) dan 10 orang meninggal dunia.

“Saat ini yang sedang melakukan isolasi mandiri ada 80 orang termasuk saya,” jelasnya.

Dia bercerita, gejala awal yang dialaminya bersama keluarga adalah rasa lelah berlebihan. Kemudian meriang hingga batuk kecil yang tak kunjung sembuh. 

“Di situ, saya langsung tes PCR dan hasilnya ternyata bukan hanya saya. Tapi sekeluarga saya ini. Lima orang positif semua. Maka kalau bapak ibu ada gejala seperti itu, cepatlah mengambil langkah untuk tes. Satgas Covid UM siap membantu kita semua,” ujarnya.

Ke depan, dia berharap kegiatan serupa dapat terus digalakkan dengan rutin. Selain menguatkan iman juga saling menguatkan solidaritas dan kebersamaan. 
Lebih jauh, dia berpesan. Agar seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar UM kian disiplin, menerapkan protokol kesehatan.

“Kita semua terus berupaya menjaga protokol kesehatan termasuk lembaga juga demikian dan secara pribadi kita juga harus terus seperti itu,” tegasnya.

“Makanya apa yang kita lakukan baiknya tidak dilakukan sekali. Melihat kondisi seperti ini ada baiknya UM melakukannya berulang kali,” tutup Rofi’uddin. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post—Tax Center Universitas Negeri Malang (UM) baru saja menggelar event tahunannya, bertajuk FESPA atau Festival Perpajakan. Festival pajak yang diselenggarakan pada tahun ini...

Pendidikan

Malang Post – Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) agenda tahunan yang diselenggarakan Kemendikbudristek.Untuk mewadahi ide-ide kreatif dari mahasiswa Indonesia. Tidak heran jika program ini, memiliki...

Pendidikan

Malang Post – Universitas Negeri Malang (UM) menghadiri kegiatan seremonial penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Ini menandai dimulainya kerjasama...

Pendidikan

Malang Post – Pandemi Covid terjadi di Indonesia sejak akhir tahun 2019. Menjadi fenomena mengerikan bagi seluruh masyarakat. Termasuk bagi UKM yang selama ini menjadi pondasi...

Pendidikan

Malang Post – Perkembangan IPTEK sekarang ini makin menjamur. Ditambah dengan penggunaan media sosial yang semakin hari semakin meningkat.  Dilansir dari laporan Digital 2021:...

Pendidikan

Malang Post – Berawal dari limbah yang tak digunakan. Ide muncul dari beberapa mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM). Mereka membuat body scrub. Berbahan dasar campuran...

Pendidikan

Malang Post –  Dies natalis ke 67 Universitas Negeri Malang (UM) dimeriahkan dengan beda. Kali ini menggelar vaksinasi Covid di Graha Cakrawala, Kamis (12/8/2021)....

Pendidikan

Malang Post – Ada sebuah media pembelajaran interaktif Al-Quran dan natural science. Berbasis Augmented Reality bagi siswa SMA yang bisa dibuka lewat smartphone. Media Qurraci...