Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

PGSD UMM Kuatkan Tiga Skema Utama Pendidikan di Era Digital

PGSD UMM gelar Lectures & Student Exchange melalui platform daring. (istimewa)

Malang Post – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar Lectures & Student Exchange. Bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Membahas tiga skema utama: perkembangan peserta didik, pendidikan inklusi dan pembelajaran tematik.

Humas UMM, Selasa (6/7/2021) menyatakan agenda ini dilangsungkan daring Jumat (2/7/2021). Pesertanya mahasiswa angkatan dua tahun terakhir. Mengawali gelaran, Arina Restian MPd, Ketua Prodi PGSD UMM mengungkapkan. Tiga skema itu sengaja dipilih, karena sesuai misi prodi. Mengantarkan mahasiswanya menjadi pakar di tiga bidang terkait. Ia berharap seluruh mahasiswa menyambut positif dan baik agenda tersebut.

Baca Juga ----------------------------

“Kami ingin para peserta bisa menjadi lulusan yang profesional, unggul, praktisi dan siap menjadi akademisi yang juga terampil di tengah-tengah masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Nur Amalia, MTeach yang didapuk menjadi pemateri utama menerangkan terkait: Merancang a well-designed Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Menurutnya, implementasi LKPD yang berorientasi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) sangat diperlukan mahasiswa dalam menyusun inovasi.

“Apalagi dalam pembelajaran daring seperti saat ini. Mang membutuhkan inovasi agar peserta didik mampu belajar dengan nyaman. Semoga setelah kegiatan ini, para mahasiswa dapat menyusun LKPD yang sistematis sesuai dengan karakteristik peserta didik. Hingga akhirnya mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan,” tandas Ketua Prodi PGSD UMS itu.

Tak hanya menyuguhkan materi. Kegiatan ini juga dikemas dengan interaktif dan inovatif. Beberapa kali diselingi tanya jawab dan kuis sederhana sebagai pemantik awal. Terkait paparan yang akan disampaikan. Para peserta juga diberi waktu menyusun LKPD melalui live worksheet. Kemudian diberi kesempatan mempresentasikan apa yang berhasil dirampungkan dan disusun. 

Pada kesempatan sama, Dr Minsih, pemateri kedua memaparkan terkait pendidikan inklusi. Ia menjelaskan, pendidikan jenis ini sudah diterapkan sejak tahun 2010. Sistem pendidikan inklusi pada dasarnya memiliki perbedaan dengan sekolah inklusi. “Beberapa aspek yang membedakan adalah tujuan, materi, proses hingga evalusi,” terangnya.

Sebelum tahun 2010, wadah anak berkebutuhan khusus hanya ada di sekolah khusus dengan nama Sekolah Luar Biasa (SLB). Setelah ada sekolah inklusi, anak berkebutuhan khusus bisa sekolah dengan anak reguler lainnya. Minsih membagikan tips, trik hingga solusi mengahadapi problematika pelaksanaan pendidikan inklusi.

Pemaparan terakhir, terkait perkembangan peserta didik disampaikan Dr Murfiah Dewi Wulandari M.Pd. Digarisbawahi, kecerdasan majemuk dapat dikembangkan melalui kegiatan ektrakurikuler yang sesuai. Proses pembelajaran dapat dirancang sesuai karakteristik siswa yang bersangkutan.

Sebagai penutup, Murfiah juga memberi tips kepada mahasiswa. Mengenai cara menghadapi perbedaan individu peserta didik. “Menghadapi problem perbedaan karakteristik individu peserta didik, perlu adanya pembiasaan diri. Para mahasiswa bisa mengikuti kegiatan-kegiatan seperti program kampus mengajar, KKN, magang dan lainnya,” pungkasnya.

Lecturer & Students Exchange ini, bagian dari hibah Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi (KSKI) program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Kemendikbud RI yang diperoleh Prodi PGSD UMM. Dalam hibah ini, Prodi PGSD mengusung pengembangan kurikulum berbasis Local Wisdom melalui Niche Market.

Program dielaborasi menjadi lima kegiatan. Mulai dari pertukaran mahasiswa, asistensi mengajar, penelitian dan pengabdian, workshop media digital assessment serta workshop enterpreneurship berorientasi niche market(yan) 

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post – Program Studi Doktor (S3) Ekonomi Syariah Univesitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang II pada 1 Juli...

Malang Raya

Malang Post – Zahidhan Syahrul Syofiudin (18) salah satu anak dari buruh tani serabutan. Berhasil lolos seleksi Bintara Polri tahun 2021, Kamis (22/7/2021) malam. Ini membuat bangga sekaligus mengangkat nama...

Pendidikan

Malang Post – Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) terinspirasi membuat body lotion yang mampu mencegah Covid-19. Indri Dwi...

Ekobis

Malang Post – PT Sekar Bumi Tbk, membukukan penjualan Rp 3,1 triliun tahun 2020. Naik 50 persen dari tahun sebelumnya. Keberhasilan emiten dengan kode perdagangan SKBM...

Dahlan Iskan

IA ada di dalam, tapi tidak sampai menjadi orang dalam. Itulah Sarwono Kusumaatmadja. Yang 24 Juli besok berulang tahun Ke-77. Saya baru selesai membaca...

Arema

Malang Post – Publik sepak bola nasional belum lama dikejutkan dengan dipecatnya dua pemain, yang belasan tahun menjadi ikon Persipura Jayapura. Striker Boaz Theofilius Erwin...

Arema

Malang Post – Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, masih belum bisa bernafas lega. Jelang sebulan ke depan kick off kompetisi Liga 1 2021/2022 bakal digulirkan. Lantaran...

Malang Raya

Malang Post – Tren kasus Covid klaster keluarga di Kota Malang, masih menunjukkan kenaikan setiap harinya. Bahkan hingga meninggal dunia, saat dijemput ambulans menuju ke rumah...