Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

Jangan Remehkan Gangguan Belajar pada Anak, Ini Sebabnya

Kanan atas : Dosen Psikologi UB Ika Fitria S.Psi., M.Psi. (istimewa)

Malang-Post – Kesulitan membaca, menulis atau perilaku mogok sekolah pada anak seringkali dianggap remeh. Bahkan mereka kerap dilabeli sebagai anak yang malas, tidak bisa atau bodoh. Padahal hal tersebut bisa saja merupakan tanda awal dari gangguan belajar.

Gangguan belajar spesifik terjadi pada individu yang memiliki potensi kecerdasan yang bagus, bahkan di atas rata-rata, namun performa belajarnya berlawanan dengan kapasitas kecerdasan yang dimilikinya. 

Baca Juga ----------------------------

Misalnya saat menulis ada huruf yang terbalik, atau ada huruf yang hilang, mudah lupa. Tidak urut dalam melakukan aktivitas. Sehingga berdampak pada nilai prestasi akademik yang tertinggal dari teman-teman lainnya.

“Untuk itu penting bagi orang tua atau guru untuk mengenali tanda-tanda gangguan belajar pada anak sejak dini. Supaya dapat dilakukan tata laksana yang tepat untuk mengatasinya,” ujar Pakar Disleksia Dr Sri Susanti Tjahja Dini, M.Pd.

Dijelaskan dalam acara Webinar Learning Disability Awareness. Diselenggarakan Jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP-UB).

Namun tidak semua ciri-ciri tersebut mengarah pada kesulitan belajar spesifik. Untuk itu perlu penegakan diagnosa oleh profesional. 

“Perlu kerja sama antara guru, orang tua, dan profesional, yaitu psikolog, untuk mengatasi gangguan belajar agar masalah tidak semakin kompleks,” kata wanita yang akrab dipanggil Santi ini.

Adapun jenis-jenis gangguan belajar spesifik yaitu disleksia (gangguan kesulitan membaca atau mengeja), (gangguan menulis, tata bahasa) dan diskalkulia (gangguan berhitung, pemahaman angka).

Sebelum penegakan diagnosa, akan dilakukan serangkaian proses atau fase belajar yang teratur dan terstruktur sehingga bisa diukur keberhasilannya. 

Strategi belajar yang harus dilakukan berbentuk remedial, dengan pendekatan multisensor. Disesuaikan dengan individu karena tiap individu berbeda kebutuhannya. Serta mengoptimalkan bakat dan minat untuk meningkatkan kepercayaan diri.

“Remedial bukan berarti mengulang, tetapi melakukan check list dari kemampuan dasar pre akademik seperti kemampuan memahami bentuk, mengelompokkan benda, huruf vokal dan konsonan. Karena kalau tidak memahami arti pengelompokan akan kesulitan belajar menghitung.”

“Untuk itu perlunya deteksi dini untuk mempercepat penegakan diagnosa gangguan belajar. Jangan sampai datang di usia terlambat karena seiring bertambahnya usia, akan semakin kompleks penanganannya,” papar Dr Sri Susanti, Minggu (6/6/2021).

Senada dengan yang dikatakan Santi, Dosen Psikologi UB Ika Fitria S.Psi., M.Psi menyampaikan. Jika tidak terdeteksi sejak dini maka dapat mempengaruhi kualitas hidup individu tersebut.

“Ketika individu mengalami gangguan belajar spesifik, penilaian individu tersebut terhadap dirinya sendiri rendah. Karena merasa berbeda dengan lingkungannya. Mereka dapat menarik diri dari lingkungan, kehilangan motivasi belajar, bekerja atau berelasi sosial,” jelasnya.

Menurut Ika, gangguan belajar spesifik ada kaitannya dengan neurodevelopmental disorder. Atau gangguan perkembangan syaraf di otak yang berkaitan dengan pemahaman bahasa, fungsi pemahaman dan penalaran logika. Berhubungan dengan tanda-tanda perilaku individu mengalami kesulitan membaca, mengeja atau berhitung. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Pendidikan

Malang-Post – Komitmen Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki Malang) yang sering dikatakan Rektor dan akademisi, menyongsong Smart and Green Islamic University...

Malang Raya

Malang-Post – Warga Kota Malang khususnya yang berlokasi di sekitar Jembatan Kedungkandang akan di manjakan dengan berbagai fasilitas baru. Dimana, Pemerintah Kota Malang melalui...

Malang Raya

Malang-Post – Stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang mengalami naik turun (fluktuatif). Bahkan rawan menipis, seiring dengan...

Olahraga

Malang-Post – Senam Anti Covid (Senavid)  kolaborasi Arema Media Group (Ameg) dengan Kodim 0833 Kota Malang, digelar lagi di Lapangan Rampal Kota Malang,  Minggu (13/6/2021)...

Malang Raya

Malang-Post – Minggu (13/6/2021) pagi, aparat gabungan kembali menggelar operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan. Dalam rangka PPKM Mikro di wilayah Kedungkandang, Operasi kali...

Dahlan Iskan

Mereka sudah vaksinasi. Sudah dua kali. Tapi, sembilan anggota DPRD Surabaya itu tertular Covid-19. Itulah headline Harian Disway edisi Jumat lalu. Itu menambah kekhawatiran...

Malang Raya

Malang-Post – Komandan Kodim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona, S.E, M. Tr (Han) bersilaturahmi dengan Keluarga Besar Tentara Nasional Indonesia atau KBT, Sabtu...

Malang Raya

Malang-Post – Mayat bayi lelaki berusia kandungan sekitar enam sampai tujuh bulan ditemukan di Jl Abdul Ghani Atas, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan/Kota Batu. Saat ditemukan,...