Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Tragedi Lift Hotel Ibis, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Proses persiapan evakuasi. (istimewa)

Malang Post – Penyelidikan terhadap tewasnya Suprihandi Tjahjanta (53) warga Jl Lodan B RT 08 RW 06, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang teknisi hotel Ibis Style Kota Malang, masih bergulir.

Seperti diketahui korban terjepit lift Jumat (28/5/2021) siang. Hingga Senin (31/5/2021) penyidik Polresta Malang Kota telah memeriksa empat orang. Sementara ini, dari pihak manajemen Hotel Ibis.

Baca Juga ----------------------------

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo membenarkan. Ia menyampaikan jika lift yang terletak di lantai dua tersebut memang butuh perbaikan.

“Memang ada laporan lift itu ada kerusakan. Salah satu kepala karyawan service, cek kerusakannya. Itu mungkin inisiatif sendiri untuk melakukan perbaikan,” ungkapnya, Senin (31/5/2021) di Mapolresta Malang Kota.

Dari penyelidikan polisi, ada indikasi human error.

“Yang jelas kita masih dalam proses penyelidikan. Kita masih mendalami dari pemeriksaan-pemeriksaan. Memang terlihat ada human error,” terangnya.

Tinton mengatakan, indikasi terjadinya human error  itu, karena si korban tidak melaksanakan SOP yang berlaku.

“Pertama, dia tidak melaporkan kepada atasan kepala engineering. Kemudian, yang kedua dalam sistem lift itu, seharusnya off atau sistem manual,” bebernya.

“Tetapi korban tidak melakukannya secara manual..Tapi auto. Itu bisa berakibat fatal,” sambungnya.

Tinton menjelaskan, jika lift sedang dalam perbaikan harus dalam mode switch off. Mode tersebut ada sistem auto dan manual.

“Sehingga dari auto dan manual itulah, apabila ada perbaikan, lift tidak akan bergerak. Kalau auto, akan bergerak pada level terdekat,” terangnya.

Pihaknya belum bisa memberikan kesimpulan akhir dari insiden ini. Karena masih dalam penyelidikan.

“Kami masih mendalami. Belum menyimpulkan. Hasil pemeriksaan seperti itu. Kemungkinan besar, human error,” tuturnya.

Dia juga belum bisa menetapkan tersangka dalam insiden lift tersebut.

“Saya tidak mengatakan ada tersangka atau tidak. Kalau pun itu human error, ya nggak bisa periksa korbannya,” pungkasnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

SAYA menghubungi beberapa pengusaha besar. Apakah mereka ”tersinggung” oleh Aki. Terutama setelah Aki –begitu Akidi Tio biasa dipanggil–  tiba-tiba menyumbang Rp 2 triliun kepada...

Malang Raya

Malang Post – PMII Kota Malang, Kamis (29/7/2021) melakukan audiensi dengan Walikota Malang, Drs H Sutiaji. Terkait penerapan PPKM Level 4 di Kota Malang. Berlangsung...

Pendidikan

Malang Post – Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) melakukan Pengabdian Masyarakat. Memberikan bantuan 800 paket sembako dan paket kesehatan. Sasarannya, beberapa panti asuhan yang tersebar...

headline

Malang Post – PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) melanjutkan lagi program berbagi. Sasarannya masih warga yang terdampak pandemi Covid. Agar membantu meringankan beban warga. Khususnya...

Kuliner

Malang Post – Kondisipandemi Covid-19 belum usai. Saat ini pemerintah menggeber vaksinasi. Namun, masih ada masyarakat yang enggan vaksin dengan berbagai alasan. Fakta ini ternyata memunculkan...

News

Malang Post – Luka bakar serius diderita Yila Arbahana (52). Akibat kebakaran di rumahnya. Kamis (29/7/2021) siang. Warga , sekitar Jl Sanan Gang 2 No.12...

Dahlan Iskan

Tidak punya uang pusing. Dapat uang Rp 2 triliun juga pusing. Coba pikir, mau diapakan uang sebanyak itu. Misalkan saya jadi Irjen Pol Eko...

News

Malang Post – Kepedulian sosial saat ini benar-benar diuji. Tak perlu jauh. Perhatian terhadap orang didekat kita. Mereka yang terpapar Covid. Pasti butuh support. Seperti...