Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Dinas Penanaman Modal Kota Batu, Gandeng Pemdes Kuliti Investor Nakal

Sidak yang dilakukan oleh pihak legislatif dan eksekutif Kota Batu ke sejumlah perumahan Kota Batu, beberapa waktu lalu. (Ananto)

Malang Post – Dari tahun ke tahun, pembangunan di Kota Batu makin pesat. Kawasan pegunungan dengan pemandangan alam yang memukau dari sudut manapun. Membuat investor tertarik menggelontorkan uangnya untuk berinvestasi di Kota Batu.

Namun sayangnya, seiring menjamurnya bangunan di Kota Batu. Banyak yang tak mematuhi peraturan. Mulai dari bangunan tanpa izin, menyalahi zonasi peruntukan pemanfaatan lahan dan segala macamnya.

Baca Juga ----------------------------

Padahal tanpa adanya pengawasan ketat dan berjalan dengan berkesinambungan. Efek bangunan liar terhadap lingkungan akan merugikan banyak orang. Terutama untuk generasi yang akan datang. Di Kota Batu, banyak sekali ditemui bangunan yang melanggar izin mendirikan bangunan (IMB). Dimana bangunan sudah berdiri tapi IMB nya belum ada.

Berdasarkan hasil sidak, pihak eksekutif dan legislatif bulanan. Ditemukan ada 2-3 bangunan perumahan yang belum memiliki IMB. Tak hanya pada sejumlah orang perumahan saja hal tersebut ditemukan. Namun juga ditemui pada tempat usaha seperti cafe dan resto.

Oleh karena itu, agar penegakan dan pengawasan lebih mudah. Kini Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-TK) Kota Batu menggandeng Pemerintah Desa (Pemdes) untuk turut serta mengawasi bangunan ilegal di kawasan nya.

Kasi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Bidang Penanaman Modal DPMPTSP-TK Kota Batu, Bambang Priambodo menjelaskan, dilibatkan nya pemerintah desa itu bertujuan untuk memudahkan pengawasan pada setiap aktivitas pembangunan. Karena pihak Pemdes juga bersentuhan langsung dan lebih mengetahui secara rill terhadap setiap perkembangan kondisi lingkungannya.

“Penguatan koordinasi dengan Pemdes sangat diperlukan untuk mengontrol aktivitas pendirian gedung bangunan baru. Apakah pembangunan itu sudah sesuai prosedur atau belum,” kata Bambang kepada Malang Post, Kamis (27/5/2021).

Dalam hal ini, jika ada pembangunan di salah satu desa di Kota Batu. Maka pihak desa berhak mengontrol aktivitas pembangunan dan sejumlah kelengkapan dokumen pembangunan. Kata Bambang, jika pihak desa menemukan pembangunan maka diharapkan langsung melapor kepada pihaknya.

“Jika ada dokumen yang belum lengkap diharapkan pihak desa langsung melapor kepada kami. Fungsi penindakan tetap berada di dinas. Sedangkan pihak desa memiliki fungsi untuk memberi laporan,” katanya.

Kata dia, selama ini pihak Pemdes tak tahu menahu apakah aktivitas pendirian bangunan sudah sesuai prosedur perizinan atau tidak. Karena dalam pengerjaan, pihak desa sering diabaikan dan dilangkahi begitu saja. Padahal dampaknya akan berimbas langsung pada lingkungan wilayah tersebut. Contohnya seperti bangunan berdiri di atas lahan hijau. Dimana secara otomatis akan berpengaruh pada daya dukung lingkungan.

“Dengan adanya kolaborasi antara dinas perizinan dan pemdes, kami berharap bisa cepat mendeteksi apakah pendirian bangunan itu sudah ber-IMB atau belum. Sehingga memudahkan kami untuk melakukan penindakan,” tutupnya. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang-Post – Mayat bayi lelaki berusia kandungan sekitar enam sampai tujuh bulan ditemukan di Jl Abdul Ghani Atas, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan/Kota Batu. Saat ditemukan,...

Malang Raya

Malang Post –  Untuk mempertegas keindahan Kota Batu, anggota legislatif Kota Batu punya usulan. Setiap jembatan yang ada di Kota Batu diberi taman vertical....

Malang Raya

Malang-Post – Perolehan  retribusi parkir di tepian jalan umum Kota Wisata Batu jauh dari target. Target per bulan Rp 38 juta, hanya terealisasi Rp...

Malang Raya

Malang Post –  Sektor pajak reklame menjadi penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batu pada pertengahan semester kedua ini. Nilainya tak main-main. Dari...

Kriminal

Malang Post – Dua sepeda motor YANG terparkir di gerbang rumah Frananta Riski Agrida, Jalan Aji Mustofa Gang Vlll RT 04 RW 03, Torongrejo,...

Malang Raya

Malang Post – Salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Batu berencana membuat dua tempat usaha baru. Dua tempat usaha baru itu rencananya akan...

Malang Raya

Malang-Post – Pendapatan retribusi parkir di tepian jalan pada triwulan ke dua tahun 2021 kembali menjadi sorotan pihak legislatif maupun eksekutif. Lantaran, pendapatan dari...

Malang Raya

Malang Post – Pemkot Batu terus berupaya melakukan percepatan pembangunan Pasar Induk Kota Batu. Salah satunya dengan melakukan pemantapan detail engineering design (DED). Diketahui pembangunan...