Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Masykuri: Jangan Takut Majukan Unisma

(istimewa)

AMEG – Rektor  Universitas Islam Malang (Unisma)  Prof. Dr. H. Masykuri Bakri, M.Si. mengajak seluruh sivitas akademika Unisma untuk berani maju. Hal itu disampaikan pada  halal bi halal dan silaturahmi secara hibrid  daring dan luring  Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah,  Rabu  ( 19/05/2021).

Dihadapan peserta yang juga dihadiri Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar,  Maskuri menegaskan tantangan ke depan semakin berat.  ”Hanya bisa dihadapi dengan keberanian. Tanpa ada keragu-raguan untuk melangkah dan berkompetisi,” katanya.

Baca Juga ----------------------------

Ragu-ragu dan ketakutan hanya menjadi penghambat majunya Unisma. Takut untuk berjuang, takut gagal dan takut bersaing. “Kunci utamanya adalah berani. Selagi masih ada rasa takut kita tidak akan bisa memajukan Unisma,”  tutur Maskuri.

Momen halal bi halal dijadikan kesempatan oleh Maskuri  untuk membakar semangat para sivitas akademika, dosen dan karyawan Unisma. Mereka didorong untuk bangkit dan kembali berjuang untuk berkhidmat demi kemajuan kampus.

Maskuri mengatakan selain sikap berani butuh juga semangat tinggi. Dengan pemikiran yang keras dan luar biasa untuk bisa mewujudkan cita-cita bersama.

Prof Maskuri tidak henti-hentinya memberikan motivasi, agar Unisma terus melakuan   terobosan. Dengan pemikiran-pemikiran hebat dari para sivitas akademika. Sehingga melahirkan mahasiswa-mahasiswa yang kreatif dan berdaya saing.

“Kita ingin Unisma makin baik, makin berkembang dan maju. Tidak ada niatan untuk merendahkan yang lain, tetapi semata-mata untuk mencari ridha Allah,” ungkapnya.

Idul Fitri agar dimaknai dan dijadikan momentum untuk saling memaafkan. Dengan saling memaafkan hati menjadi lapang. Dan akan lahir energi positif serta spirit besar memambangun Unisma, membangun keluarga dan masyarakat. “Kita wujudkan satu pemikiran dalam membangun Unisma. Dengan niat yang baik dan cara yang baik pula,”  pungkasnya

Sementara itu dalam tausyiahnya, KH Marzuki mengatakan,  fenomena akhir-akhir ini ketika seruan jihad dimaknai kurang tepat. “Jika jihad terbesar adalah melawan hawa nafsu, maka tawadhu’ adalah alat yang tepat memerangi rasa sombong, riya’ dan dengki.”

“Jika menginginkan badan yang sabar, lisan yang mau dzikir, dan hati yang khusu’, maka perbanyaklah membaca Istighfar,” tegasnya.

Marzuki mengajak sivitas Unisma  tetap kokoh dalam naungan NU. Dengan bimbingan para kiai dan ulama dari kalangan Aswaja. “Tetaplah Istiqomah bersama NU, yang melaksanakan syariat Islam sesuai Alquran dan Sunnah Nabi. Tidak mengurangi dan melebih-lebihkan,” terangnya. (ir)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

News

Malang Post – Kemenangan besar diraih tim Arema FC Women. Tak tanggung-tanggung 26-0, pada laga pembuka  turnamen Women Open Sriwijaya FC Championship 2021, Minggu (13/6/2021). Bahkan...

Arema

Malang Post – Jelang 25 hari kick off kompetisi Liga 1-2021/2022, kubu Arema FC justru harus kehilangan satu dari tiga asisten pelatihnya, pekan depan. Padahal head coach anyar tim...

Arema

Malang Post – Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana telah mengklaim. Segera mendaratkan satu pemain bertahan. Dengan label tim nasional. Bahkan Crazy Rich dari Malang...

News

Malang Post – Tabrakan Minggu (13/6/2021) pukul 08.00 di Jl Ki Ageng Gribig depan toko Kue Lumpur Bakar Kota Malang, menggegerkan warga sekitar. Pikap yang...

Pendidikan

Malang Post – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) telah meluncurkan Program Kampus Merdeka untuk perguruan tinggi. Mendukung kebijakan tersebut, Universitas Negeri Malang (UM)...

News

Malang Post –  Usai antar istri berangkat kerja, seorang Ketua RT tertabrak KA Matarmaja di perlintasan kereta api tanpa palang pintu, Jl  Zaenal Zakse...

News

Malang Post –  Usai tangani orang tertabrak kereta api, Kapolsek Kedungkandang, Kompol Yusuf, Minggu (13/6/2021) siang, baru saja masuk halaman Polsek, langsung berlari ke...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang yakin proyek pembangunan tol Malang-Kepanjen dimulai 2022. Apalagi, saat ini, proyek tersebut masih akan dibahas persiapan pembebasan lahannya oleh...