Connect with us

Hi, what are you looking for?

Dahlan Iskan

Revolusi Energi untuk Kebangkitan Negeri

Pertamina Energi Forum (PEF) 2019. Ajang diskusi energi ini berlangsung di Jakarta pada 26–27 November 2019 dengan mengetengahkan isu terkini mengenai perkembangan trend di dunia energi dengan tema “Driving Factors: What will Shape the Future of Energy Business”. (DESAIN: monitor.co.id)

AMEG – LEBARAN kompak: hari Kamis, 13 Mei 2021. Maka, Disway edisi Rabu, Kamis, Jumat di sekitar Lebaran itu, saya akan menurunkan tiga tulisan tentang kebijakan energi untuk kebangkitan negeri.

Lebaran tahun ini banyak waktu untuk membaca, merenung, dan merumuskan langkah penting ke depan. Terutama bagaimana kita bisa bangkit pasca-kena gebuk Covid-19.

Baca Juga ----------------------------

Tiga hari di rumah saja —tanpa mudik, tanpa kunjungan, tanpa berkerumun— adalah waktu terbaik untuk merumuskan sesuatu yang sangat serius.

Dunia berubah total —juga di bidang energi. Padahal, energi bagi negeri adalah ibarat darah pada manusia. Kalau darah kita sehat, seluruh tubuh akan sehat.

Saat ini tekanan darah kita sangat lemah. Kita bisa tiba-tiba lemas dan pingsan. Tapi, sekaligus kita menghadapi ancaman tekanan darah tinggi. Yang akan membuat kita tiba-tiba strok.

Saya sendiri hanya akan salat Idul Fitri di halaman rumah di Surabaya. Seperti tahun lalu. Di bawah pohon mangga. Di depan studio gamelan.

Salat itu hanya diikuti istri, anak, cucu, menantu. Total 12 orang. Tambah suporter keluarga masing-masing. Mungkin jadi 16 orang.

Saya yang khotbah —pendek saja. Sopir saya, Kang Sahidin, yang jadi imam. Ia belajar di pesantren lebih lama daripada saya. Setamat SD, ia tidak pernah sekolah lagi kecuali di pesantren. Kang Sahidin pula yang jadi imam salat Tarawih di rumah sepanjang Ramadan.

Waktu selebihnya akan saya manfaatkan untuk berpikir: jalan revolusioner apa yang sebaiknya kita tempuh untuk merombak total sistem energi kita. Termasuk kalau perlu melawan apa saja —untuk kejayaan negara.

Dari tulisan tiga hari itu, saya membuka diri untuk disanggah, ditanya, ditentang, dicerca, dan diapakan saja. Itu akan membuat saya terus berpikir. Agar hidup ini bisa lebih hidup.

Tanggapan itu, seberapa banyak pun, akan saya komentari lewat video di Energi Disway.

Semua komentar bisa dikirim lewat e-mail khusus: redaksi@disway.id. Akan ada yang membacakan e-mail itu di depan kamera. Untuk kemudian saya berikan komentar.

Bahkan, silakan kalau pertanyaan, tanggapan, dan apa saja itu disampaikan lewat video pendek: maksimum 2 menit.

Kirimkan video itu ke: redaksi@disway.id. Hanya, tolong videonya yang bagus, terutama pencahayaannya. Agar ketika ditayangkan tidak menyiksa mata pemirsa.

Sampai ketemu Rabu, Kamis, dan Jumat. Dan hari-hari adu komentar setelah itu.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 2021. Maafkan lahir batin. Saya doakan Anda. Mohon doakan juga saya: selamat dunia akhirat. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

Hari ini ada peringatan hari kemerdekaan Amerika Serikat. Besar-besaran. Lho! Hari ini kan tanggal 19 Juni? Bukankah seharusnya 4 Juli? Itulah. Baca Juga ----------------------------...

Dahlan Iskan

Kali ini saya tidak membela VakNus. Saya hanya ingin sungguh-sungguh bertanya kepada pembaca. Terutama kepada para ahli, birokrat, lembaga riset, otoritas perizinan, dan siapa...

Dahlan Iskan

Dunia itu seperti TV. Acara pesta dan duka bisa terjadi bersamaan –tinggal ganti channel. Kemarin ada pesta besar di California –berakhirnya banyak pembatasan akibat...

Dahlan Iskan

Inilah buku, yang terbitnya menunggu Gus Dur dan Taufiq Kiemas meninggal dunia. Penulisnya mantan menteri BUMN dua kali: Laksamana Sukardi. Minggu lalu saya bingung:...

Dahlan Iskan

Ini taruhan baru: apakah RUU Pajak akan ditarik oleh pemerintah atau diminta terus dibahas di DPR. Tokoh DPR dari Golkar jelas minta agar RUU...

Dahlan Iskan

Saya pun pernah dipaksa atasan saya. Dibentak. Dimarahi. Pada saatnya, saya juga pernah memaksa anak buah. Membentak. Memarahi. Rupanya yang seperti itu terjadi kapan...

Dahlan Iskan

Mereka sudah vaksinasi. Sudah dua kali. Tapi, sembilan anggota DPRD Surabaya itu tertular Covid-19. Itulah headline Harian Disway edisi Jumat lalu. Itu menambah kekhawatiran...

Dahlan Iskan

UNTUNG dokumen publik ini bocor. Diskusi publik pun bisa terjadi –meskipun kacaunya bukan main. Zoominar Narasi Institute membahasnya kemarin sore. Seru. Itulah soal pajak...