Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

SMPN Kota Batu Hanya Mampu Tampung Setengah Lulusan SD

AMEG – Kuota atau daya tampung SMPN di Kota Batu ternyata terbatas. Tidak cukup menampung semua lulusan SD.

Berikut ini rinciannya. Jalur zonasi 55 persen, daya tampung 846 siswa. Jalur afirmasi 20 persen, daya tampung 306 siswa. Jalur perpindahan orang tua/wali lima persen, daya tampung 77 siswa. Jalur prestasi akademik 10 persen dan jalur prestasi non akademik 10 persen.

Untuk jalur zonasi, pendaftar terdekat akan memiliki peluang masuk sangat besar ke sekolah tersebut. Pada setiap zonasi juga memiliki batasan kuota bagi calon siswa.

Berdasarkan data yang dihimpun ameg.id, dari delapan SMP yang ada, SMPN 01, SMPN 02 dan SMPN 03 menjadi rombel dan pagu terbanyak. Mencapai 10 rombel dan 320 pagu.

“Hal itu dikarenakan, jumlah kelas yang memadai dan peminatnya cukup banyak dari tahun ke tahun,” kata Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Batu, Hariadi.

Sedangkan untuk zonasi, SMPN 01 meliputi Kelurahan/Desa Ngaglik 39 siswa, Sisir 34 siswa, Temas 17 siswa, Oro-oro Ombo 19 siswa, Pesanggrahan 16 siswa, Sumberejo 15 siswa dan Songgoriti 16 siswa.

Kepala Dinas Pendidik Kota Batu, Eny Rachyuningsih menjelaskan. Perlu digaris bawahi dari rangkaian PPDB tersebut. Para siswa hanya diperbolehkan mendaftar di satu sekolah.

Di Kota Batu untuk jumlah lulusan SD pada setiap tahun mencapai sekitar 3.000 siswa/siswi. Menurutnya dari 8 SMP Negeri yang ada di Kota Batu tidak mampu menampung semuanya. Jika ditotal dari semua SMP Negeri yang ada maka separuh dari lulusan akan masuk ke SMP Swasta.

“Kota Batu memiliki total SMP Swasta ada 19 lembaga, kemudian MTS ada lima lembaga, rinciannya negeri satu lembaga dan swasta empat lembaga,” jelasnya.

Kata Eny, untuk rombel yang ada di SMP swasta tiap tahunnya tak mesti terisi penuh pada setiap sekolah. Oleh karena itu, kedepannya juga akan digunakan sistem zonasi untuk SMP swasta. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

Pendidikan

AMEG – Di tengah pandemi Covid-19, tak sedikit yang punya hobi baru, salah satunya adalah berkebun. Sepertihalnya warga Desa Kedungpedaringan, Kepanjen, […]

Malang Raya

AMEG – Selain bertujuan menekan angka persebaran Covid-19, larangan mudik juga berhasil menekan volume sampah di Kota Batu, karena mobilitas […]

headline

AMEG – Pondok Pesantren Nusantara di Dusun Sumbergesing RT06/RW06, Desa/Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Senin (17/5/21) siang, terbakar. Sekitar pukul 11.00 […]

Malang Raya

AMEG – Wawali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, langsung menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Senin […]

Malang Raya

AMEG – Pemkot Batu melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batu pada tahun 2021 ini akan melakukan pembenahan 160 Rumah Tidak Layak […]

headline

AMEG – Peraturan peniadaan mudik sudah diujung tanduk. Peraturan tersebut akan berakhir pada 17 Mei pukul 23.59. Setelah tahap peniadaan mudik […]

Malang Raya

AMEG – Hari terakhir pemberlakuan kebijakan larangan mudik, Senin (17/5/2021) sejumlah ruas jalan di Malang Raya sudah mulai dipadati kendaraan. […]

headline

AMEG – Layanan pemeriksaan Rapid Test Antigen dan GeNose C19 di Stasiun Malang dipindahkan ke lokasi baru yang berada di sisi […]

Dahlan Iskan

Akhirnya polisi sepakat dengan Tesla: kecelakaan itu tidak ada hubungannya dengan autopilot. Itu berarti, polisi Texas harus meralat keterangan awalnya. Yang […]

%d bloggers like this: