Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Bongkar Taman Tanpa Usulan Hapus Aset

Penulis : Syamsuri, Zainullah

AMEG – Pembongkaran enam titik taman segitiga di pertigaan Kota Situbondo, tanpa melalui mekanisme penghapusan aset. Kuat dugaan pembongkaran taman itu tidak prosedur.

Baca Juga ----------------------------

Itu dikuatkan dengan pernyataan Nelly Anjar Fitriya, Kabid Aset pada Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Situbondo. Menurut pejabat yang akrab disapa Nelly ini, pihaknya tidak pernah diberitahu adanya pembongkaran taman.

“Itu dipastikan dulu, apakah sudah dicatat sebagai aset tetap daerah. Mungkin perlu konfirmasi kepada Perangkat Daerah (PD) terkait. Soalnya disini kan banyak barang yang tercatat aset, saya khawatir salah. Biasanya PD itu lebih paham. Soalnya yang menentukan namanya itu PD, bisa saja median jalan atau taman,” jelas Nelly.

Nelly menegaskan, dia belum berani menyebutkan nilai aset taman enam titik itu karena takut salah. “Disini memang ada catatan aset se-kabupaten. Yang jelas, sampai saat ini tidak ada usulan pembongkaran atau penghapusan aset. Itu tidak ada usulan,” pungkasnya.

Terpisah H Iwan Subhakti, Kabid Pertamanan dan Penerangan Jalan Umum (PJU) pada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Situbondo mengaku tak tau menau soal proyek taman segitiga itu dibangun oleh PD mana. Yang dia tau, proyek taman segitiga itu milik Dinas Perhubungan (Dishub) Situbondo.

“Soal taman segitiga itu, yang buat adalah Dishub. Nah, Dinas PKP ini hanya menanam bunganya. Sebab, tidak bagus dilihat hanya dibangun taman tanpa ada bunga. Sehingga plesteran diatas bangunan dan tanah itu kami bongkar untuk ditanami bunga,” papar Iwan.

Iwan mengakui ada enam titik taman segitiga yang dibangun Dishub. Sebab, Dinas PKP yang menanami bunga. Sehingga untuk belanja barang habis pakai berupa bunga, diakuinya tak masuk catatan aset daerah. Sebab, belanjanya tidak sampai Rp 500 ribu.

“Saya membongkar itu atas perintah atasan. Makanya saya berani membongkar. Namanya perintah, ya saya lakukan saja,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

SAYA menghubungi beberapa pengusaha besar. Apakah mereka ”tersinggung” oleh Aki. Terutama setelah Aki –begitu Akidi Tio biasa dipanggil–  tiba-tiba menyumbang Rp 2 triliun kepada...

Malang Raya

Malang Post – PMII Kota Malang, Kamis (29/7/2021) melakukan audiensi dengan Walikota Malang, Drs H Sutiaji. Terkait penerapan PPKM Level 4 di Kota Malang. Berlangsung...

Pendidikan

Malang Post – Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) melakukan Pengabdian Masyarakat. Memberikan bantuan 800 paket sembako dan paket kesehatan. Sasarannya, beberapa panti asuhan yang tersebar...

headline

Malang Post – PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) melanjutkan lagi program berbagi. Sasarannya masih warga yang terdampak pandemi Covid. Agar membantu meringankan beban warga. Khususnya...

Kuliner

Malang Post – Kondisipandemi Covid-19 belum usai. Saat ini pemerintah menggeber vaksinasi. Namun, masih ada masyarakat yang enggan vaksin dengan berbagai alasan. Fakta ini ternyata memunculkan...

News

Malang Post – Luka bakar serius diderita Yila Arbahana (52). Akibat kebakaran di rumahnya. Kamis (29/7/2021) siang. Warga , sekitar Jl Sanan Gang 2 No.12...

Dahlan Iskan

Tidak punya uang pusing. Dapat uang Rp 2 triliun juga pusing. Coba pikir, mau diapakan uang sebanyak itu. Misalkan saya jadi Irjen Pol Eko...

News

Malang Post – Kepedulian sosial saat ini benar-benar diuji. Tak perlu jauh. Perhatian terhadap orang didekat kita. Mereka yang terpapar Covid. Pasti butuh support. Seperti...