Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Larang Mudik Keputusan Sulit

Prof Wiku Adisasmito,Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 (Foto: Satgas Penanganan Covid-19)

Jakarta – Pemerintah melarang mudik lebaran tahun 2021. Bagi ASN, TNI, Polri, pegawai BUMN dan pegawai swasta. Berlaku mulai 6 – 17 Mei 2021. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito, keputusan yang diambil ini, tidaklah mudah. 

Namun keputusan ini diambil pemerintah, untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19. Yang kerap terjadi, akibat beberapa kali momentum libur panjang selama 2020. Termasuk libur Natal dan Tahun Baru. Karena jika angka kasus kembali naik, akan berdampak langsung terhadap keterisian tempat tidur rumah sakit. 

‘’Yang paling kita takutkan, tentunya adalah naiknya angka kematian,’’ Wiku memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan, yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden. 

Melihat perkembangan penanganan Covid-19 saat ini, Indonesia telah berhasil menurunkan penambahan kasus baru Covid-19, selama beberapa bulan terakhir. Diharapkan dengan adanya pelarangan mudik lebaran, dapat mencegah transmisi virus Covid-19, dari orang per orang. Akibat tingginya mobilitas masyarakat yang berpindah dari satu tempat ke tempat yang lainnya.


‘’Keputusan untuk mengeluarkan kebijakan larangan mudik, bukanlah keputusan yang mudah. Terlebih mengingat, ini adalah momentum kedua lebaran, yang kita lewati di tengah masa pandemi,’’ kata Wiku. 

Meski demikian, keputusan tegas ini harus diambil pemerintah, setelah melalui pertimbangan risiko untuk dampak jangka panjang. Hal ini dilakukan demi kebaikan bersama. Masyarakat diharapkan mentaati keputusan ini agar Indonesia segera terbebas dari Pandemi Covid-19. 

Selain itu, selama penerapan PPKM Mikro, kegiatan sosial maupun kegiatan keagamaan, juga tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku. Hal ini juga bertujuan agar masyarakat dapat terlindungi dari potensi penularan Covid-19. 

‘’Oleh karena itu, saya meminta kepada masyarakat bersama tokoh agama setempat, untuk dapat mematuhi dan membantu mengkampanyekan protokol kesehatan selama PPKM Mikro di wilayahnya,’’ katanya.

Selama pemberlakuan PPKM Mikro, pemerintah telah melakukan intevensi penanganan melalui pos komando (posko) di tingkat desa dan kelurahan. Yang berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan. Sehingga masyarakat yang terinfeksi Covid-19, dapat memperoleh penanganan.  

‘’Penting untuk diingat, posko di desa dan kelurahan berperan penting. Untuk memastikan kasus di tingkat mikro dapat terkendali. Oleh karena itu, saya meminta kepada pemerintah daerah, beserta satgas di daerah, bersama masyarakat untuk bergotong royong memaksimalkan peran posko. Agar dapat efektif dalam mencegah kasus Covid-19,’’ tegas Wiku. (*rdt)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

Advertorial

AMEG – Kabar membanggakan kembali diraih Universitas Negeri Malang (UM)  yang masuk 10 besar perguruan tinggi yang didanai pemerintah dalam […]

headline

AMEG – Ajakan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kepada mahasiswa agar berpikir kritis dan kreatif berbuah manis. Perguruan tinggi Islam terkemuka […]

headline

AMEG – Sembilan startup binaan Badan Inovasi dan Inkubator Wirausaha Universitas Brawijaya (BIIW-UB) berhasil mendapatkan dana hibah dari Program Startup […]

Malang Raya

AMEG – Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kabupaten Malang mulai menjaring bibit pemain muda. Kali ini ditujukan untuk mencari 5 putra […]

Malang Raya

AMEG – Renovasi terus dilakukan pengurus Masjid Agung Jami’ Kota Malang, menyongsong pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1442 Hijriyah nanti. Renovasi […]

Malang Raya

AMEG – Beberapa hari lagi umat muslim merayakan Idul Fitri. Meski di tengah pandemi, sejumlah pengurus masjid tetap menyiapkan diri […]

Malang Raya

AMEG – Setelah dilakukan beberapa kali evaluasi dan revisi detail engineering design (DED). Diprediksi anggaran pembangunan pasar induk Kota Batu, […]

Ekobis

AMEG – Adanya larangan mudik, benar-benar membuat sektor UMKM tercekik. Padahal di momen Idul Fitri seperti saat ini, merupakan saat […]

headline

AMEG – Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji menegaskan, kegiatan open house atau halal bihalal di lingkungan masyarakat umum, tidak […]

headline

AMEG –  Selama larangan mudik, 6 Mei hingga 17 Mei 2021, Stasiun Kota baru Malang tetap mengoperasikan sembilan kereta api […]

%d bloggers like this: