Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Ketua RT Awasi Pemudik

Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji.

Malang – Kota Malang siap menerima pemudik lebaran tahun ini, jika Pemerintah RI mengizinkan. Namun mengharuskan pendatang menjalankan protokol kesehatan. Walikota Malang Sutiaji mengatakan. Mengantisipasi kenaikan angka covid, maka PPKM Mikro tetap dijalankan. Saat pemudik datang, maka Ketua RT harus memantau. Agar tidak terjadi penularan hingga terjadi kluster baru.

“Saya optimistis. Pemudik saat lebaran tidak menyebabkan kasus covid di Kota Malang meningkat,” ungkapnya. Kesiapan rumah sakit juga tidak ada masalah.

Baca Juga ----------------------------

Selain pemudik harus betul-betul disiplin menjalankan protokol kesehatan, ada cara lain. Ketua RT agar memantau dengan baik pemudik yang masuk wilayahnya. Disiplin prokes diperhatikan. Karena angka kematian akibat covid di Kota Malang masih tinggi.

Kenyataan ini, perlu menjadi peringatan agar tidak lengah menjaga kesehatan. Sisi lain, pemudik cukup positif sebagai upaya menggerakkan ekonomi daerah. Pemudik bisa meningkatkan angka konsumsi. Sehingga ekonomi daerah bisa tumbuh menggeliat.

“Kota Malang tetap menerima pemudik saat lebaran jika pemerintah memang mengizinkan ada mudik tahun ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif mengatakan pihaknya bersiap memberikan vaksinasi lansia. Dimulai 1 April. Ditandai dengan pemberian vaksinasi drive thru bekerja sama dengan Halodoc.

“Target lansia yang divaksin mencapai 75.000 orang. Sedangkan vaksinasi drive thru, sebanyak 400 orang,” ujarnya. Untuk pelayan publik, guru dan dosen sebanyak 170.000 orang, 35 persen sudah diberikan vaksin. Sisanya menunggu pasokan vaksin dari Pemprov Jatim.

Nantinya pemberian vaksin untuk pelayan publik, guru dan dosen bisa bersamaan dengan lansia. Setelah tahap itu selesai, vaksin baru diberikan kepada masyarakat umum dengan umur 18-59 tahun.

Cara kerjanya, mereka akan didata Ketua RT. Selanjutnya bisa mendatangi faskes yang dituju jika vaksin sudah tersedia. Pemberian vaksin di Kota Malang dilayani di 80 titik yang terdiri atas 16 puskesmas, 26 RS dan sisanya klinik kesehatan. Total warga Kota Malang yang divaksin mencapai 670.000 orang.(jof/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu menjadi desa kedua yang dinobatkan sebagai Kampung Tangguh Bersih Narkoba (Bersinar) oleh Polres Batu. Sebelumnya di...

Malang Raya

Malang Post – Kuota penerimaan calon aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bertambah. Hal ini setidaknya menjadi sedikit angin segar...

headline

Malang-Post – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, memberikan apresiasi kepada tujuh fakultas atas terobosan, inovasi dan prestasi yang dicapai. Karena kerja keras yang dilakukan di...

Malang Raya

Malang-Post – Rencana sekolah tatap muka masih menuai pro kontra. Khususnya bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pengamat pendidikan menyarankan, pembelajaran berlangsung offline alias...

Malang Raya

Malang-Post – Seorang tukang jahit, M (50), asal Desa Pesanggrahan, Kota Batu, digelandang Satreskrim Polres Batu, diduga melakukan pelecehan seksual pada sejumlah anak-anak usia...

Malang Raya

Malang Post – AKBP Budi Hermanto resmi menjabat Kapolresta Malang Kota menggantikan Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata Permata. Prosesi penyambutan pejabat baru ini, dilakukan...

Malang Raya

Malang Post – Pemerintah Desa (Pemdes) Sengguruh berkomitmen menjadikan wilayahnya bebas dari penyalahgunaan narkoba. Diwujudkan dengan peresmian Kampung Tangguh Bersih Narkoba (Bersinar) Desa Sengguruh. ...

Malang Raya

Malang Post – Mencegah penyakit atau gangguan kesehatan akibat lingkungan kontinyu dilakukan Dinkes Kota Malang. Melalui upaya preventif, promotif dan kuratif. Agar penyakit akibat...