Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

PN Malang Eksekusi Rumah Rp 9 Miliar

DIKOSONGKAN: Pelaksanaan eksekusi rumah di Jalan Taman Ijen B-8, yang dilaksanakan oleh PN Malang dengan dikawal petugas kepolisian. (Ra Indrata/DI’s Way Malang Post)

Malang – Pengadilan Negeri Malang, melakukan eksekusi rumah mewah. Di perumahan elit di Kota Malang. Rumah senilai Rp 9 miliar itu, berada di Jl Taman Ijen B-8, Perum Pahlawan Trip, Klojen, Kota Malang. Eksekusi dilakukan Selasa (23/3). Awalnya sempat tertunda satu bulan dari jadwal. Seharusnya eksekusi pertengahan Februari. Tapi karena PN Malang memilih berhati-hati, pengosongan rumah itu tertunda.

‘’Eksekusi ini karena ada pemenang lelang. Tadinya ini ‘kan perkara delegasi dari PN Tuban, sejak 2013.Pada tahun 2020, tanggal 3 Juni, ada pemenang lelangnya. Jadi ini eksekusi nomor 16 tahun 2020 PN Malang,’’ kata Panitera Pengadilan Negeri Malang, Ahmad Hartoni, Selasa (23/3). 

Baca Juga ----------------------------

Bangunan dan tanah yang dieksekusi seluas 663 meter persegi. Pemenang lelang adalah Debora dan Rebeca. Lelang dilakukan KPKNL Kota Malang. “Penundaan sekali, karena kami ada panggilan dari tim pengawas Pengadilan Tinggi. Karena waktu itu, Ibu Ketua PN membuat penundaan eksekusi. Pertimbangan kehati-hatian. Setelah kami klarifikasi ke PT Surabaya, kami menandatangani berita acaranya. Sudah selesai. Maka eksekusi terlaksana,” ujar Hartoni.

Kuasa Hukum pemenang lelang, Lardi SH MH mengatakan pihaknya minta eksekusi karena ini hak klien. Apalagi kliennya beli rumah lelang ini, dengan harga fantastis. Sekitar Rp 9 miliar. “Klien saya pembeli lelang. Otomatis minta hak dan tanggung jawab pengadilan. Dia beli lelang ini, ada jaminan dari Pengadilan Negeri, bahwa harus dikosongkan,’’ tutur Lardi.

Pihak termohon sempat menolak diekseskusi dan minta perundingan. “Saya menilai masih sesuai koridor hukum. Pelaksanaannya sesuai aturan telah dilakukan juru sita Pengadilan Negeri. Ada kendala kecil, biasalah seperti minta perundingan lagi. Tapi sudah tidak mungkin lagi. Sudah waktunya pengosongan,’’ tegasnya. (rdt/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Pendidikan

Malang Post – Perkembangan teknologi saat ini sangat pesat. Masyarakat dapat berkomunikasi dan bisa mengakses berbagai informasi dari seluruh penjuru dunia dengan mudah. Salah satu media yang digunakan dalam mengakses informasi dan berkomunikasi adalah media sosial. Hampir semua orang tidak bisa terlepas dari penggunaan media sosial. Bahkan di dalam dunia pendidikan, media social menjadi salah satu media yang sering digunakan untuk mencari sumber literasi. Namun, kemudahan akses yang diberikan media...

Pendidikan

Malang Post – Mahasiswa Polinema (Politeknik Negeri Malang) bersemangat melahirkan inovasi bagi masyarakat. Kali ini diwujudkan melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Karsa Cipta. Tim...

News

Malang Post – Masker saat ini bukan sekedarnya. Namun menjadi keharusan di setiap aktivitas. Sejak pandemi Covid-19 terjadi. Lantaran berfungsi mencegah penyebaran virus. Namun, penggunaan...

headline

Malang Post – Pelaksanaan vaksinasi bagi warga Kecamatan Kepanjen mendapat respon positif. Bisa dilihat Minggu (25/7/2021). Sejak pukul 08.00, sudah dipadati warga. Vaksinasi ini digagas...

Malang Raya

Malang Post – Patroli gabungan pendisiplinan PPKM Level 4, dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19 kembali digelar.  Minggu (25/7/2021), aparat gabungan dari Polresta...

headline

Malang Post – Sampai saat ini, vaksinasi massal sudah menjadi minat masyarakat. Terbukti dari tingginya animo dan antrian yang mengular di lokasi vaksin di Kota...

Dahlan Iskan

Sudah 10 hari saya tidak menerima WA dari senior saya itu: Christianto Wibisono. Tumben. Biasanya hampir tiap hari beliau mengirimi saya info. Apa saja....

Pendidikan

Malang Post – Polybag adalah, kantong plastik berbentuk segi empat, biasanya berwarna hitam. Digunakan untuk menyemai tanaman dengan ukuran tertentu yang disesuaikan dengan jenis tanaman. Bahkan...