Connect with us

Hi, what are you looking for?

Malang Raya

Kota Batu Tak Pilih Drive Thru

JEMPUT BOLA: Sejumlah lansia saat mendapatkan vaksinasi. Nantinya, Pemkot Batu memilih akan jemput bola, untuk kembali memberikan vaksinasi kepada lansia. (Ananto Wibowo/DI’s Way Malang Post)

Batu – Jika daerah-daerah lain, seperti halnya di Kota Malang, akan menerapkan vaksinasi drive thru. Hal itu tak berlaku untuk Kota Batu. Proses vaksinasi, khususnya kepada lansia, Pemkot Batu lebih memilih sistem ‘jemput bola’. 

Sistem itu kini mulai digodok oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, sebagai leading sector proses vaksinasi Covid-19. Walaupun saat ini alokasi vaksin untuk Kota Batu, masih belum lagi datang. Nantinya melalui sistem jemput bola ini, tenaga kesehatan (nakes) akan mendatangi langsung para lansia. 

Saat proses vaksinasi, para nakes yang telah ditunjuk itu, akan di datangkan langsung ke setiap kantor kecamatan yang ada di Kota Batu. Sehingga para lansia  yang telah terdata, menjalani vaksinasi di kantor kecamatan setempat. 

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu, dr Susana Indahwati menjelaskan, pemilihan sistem jemput bola dibandingkan drive thru, agar mempermudah para lansia untuk melakukan vaksinasi. 

‘’Kami melakukan vaksinasi di kantor kecamatan. Itu karena mempertimbangkan jumlah lansia yang akan divaksin. Selain itu tim vaksinasi juga membutuhkan jaringan internet untuk mengupload data,’’ jelas Susan kepada DI’s Way Malang Post, Selasa (23/3).  

Alasan lain pihaknya lebih memilih metode vaksinasi tersebut, dibanding metode drive thru karena di khawatirkan lokasi yang digunakan vaksinasi drive thru, tidak ada jaringan internetnya. Sehingga lebih memilih vaksinasi jemput bola di setiap kantor kecamatan. Karena sudah pasti jaringan internet yang stabil. 

‘’Maka dari itu, kami lakukan vaksinasi di sana. Kalau dilaksanakan di balai RW atau tempat lainnya. Dikhawatirkan kondisi jaringan internetnya terganggu,’’ ujar Susan. 

Lebih lanjut disebutkan, untuk vaksinasi kepada lansia pada tahap awal, saat vaksin kembali datang, akan dialokasikan kepada 250 orang lansia terlebih dahulu. Jumlah tersebut tersebar di tiga kecamatan Kota Batu.

Sejatinya berdasarkan data yang diberikan oleh Dispendukcapil Kota Batu kepada Harian DI’s Way Malang Post, ada sekitar 28 ribu lansia Kota Batu, yang akan menerima vaksin. 

‘’Proses awal akan dilakukan kepada 250 orang dulu. Setelah itu akan dilakukan secara bertahap dan terus berlanjut. Sembari menunggu alokasi vaksin datang lagi ke Kota Batu,’’ jelas Susan. 

Selain itu, untuk vaksinasi kepada lansia, baik dosis pertama maupun kedua, ditargetkan vaksinasi itu selesai pada Juli mendatang. Setiap harinya, ia menargetkan bisa melakukan vaksinasi sekitar 25 orang lansia. 

Untuk diketahui, jarak antara penyuntikan dosis pertama dan kedua untuk lansia, tak sama dengan vaksinasi pada umumnya. Jika vaksinasi pada umumnya dosis ke dua diberikan setelah 14 hari. Untuk vaksinasi dosis ke dua bagi lansia diberikan setelah 28 hari. (ano/rdt)

Click to comment

Leave a Reply

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Malang Raya

AMEG – Kekosongan tampuk pimpinan BUMD Kota Batu, PT BWR (Batu Wisata Resource) sebentar lagi terisi. Setelah 1 April 2021, […]

Kesehatan

AMEG – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, menerapkan strategi jemput bola. Dalam upaya menuntaskan vaksinasi Covid-19 bagi warga lanjut usia (lansia). […]

Malang Raya

AMEG – Aset Pemkot Batu ternyata banyak yang belum memiliki sertifikat. Ini menarik perhatian Kejari Kota Batu untuk turun tangan. […]

headline

AMEG – Setelah hampir satu bulan tak kedatangan vaksin, Jumat (9/4/2021), Kota Batu kembali mendapatkan vaksin Covid-19. Jumlah vaksin multidose […]

Malang Raya

AMEG – Tiga jembatan di Kota Batu butuh perawatan. Antara lain di Gunungsari, Jalibar dan Ngadat. Nampak beberapa struktur bangunannya […]

headline

AMEG – Proses verifikasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kota Batu termasuk tinggi di Jawa Timur. Mencapai 97 persen. […]

Kesehatan

AMEG – Penyandang disabilitas yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta, telah menjalani vaksinasi Covid-19 di Istora Senayan. Pemberian […]

headline

AMEG – Imbas embargo yang dikeluarkan sejumlah negara, salah satunya India, menjadikan perubahan strategi untuk vaksinasi. Kementerian Kesehatan (Kemenkes), mengaku […]

headline

AMEG – Makin hari, pembangunan mega proyek kereta gantung di Kota Wisata Batu, makin terang. Terbaru angin segar datang dari […]

Malang Raya

AMEG – Permasalahan lahan makam di perumahan masih saja muncul. Padahal regulasinya sudah mengharuskan. Sayangnya, sejumlah pengembang belum memenuhinya. Jika tak […]

headline

AMEG – Beredar sebuah pesan berantai, mengabarkan kegiatan vaksinasi mandiri di kantor Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Timur, […]

Kesehatan

AMEG – Wakil Presiden Kiai Ma’ruf Amin, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Barat. Pada kesempatan itu, Wapres didampingi Wakil […]

%d bloggers like this: