Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Dorong Masyarakat Desa Mandiri Kembangkan Edu Wisata dan Pengolahan Limbah Kertas

MANFAAT: Limbah kertas jika diolah optimal bisa memiliki nilai ekonomis. (Foto: Istimewa)

Malang – Pedesaan di Kabupaten Malang punya banyak potensi. Salah satunya Desa Jambesari, Kecamatan Poncokusumo. Ini menarik perhatian sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Dijadikanlah desa ini sebagai binaan, melalui Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM).  Mereka berupaya meningkatkan kualitas desa binaan. Tim pengabdian mengembangkan Edu Wisata Embung Pintar dan Pengolahan Limbah Kertas.

Tim terdiri dari Ir Muhammad Irfan MT, Ir Ali Mokhtar MT IPM ASEAN Eng dan Okta Pringga Pakpahan SP MAgr. 

Melihat dua peluang itu, tiga dosen ini merencanakan Edu Wisata Embung Pintar berbasis lingkungan. Edu wisata yang menjadikan budidaya ikan tawar seperti ikan nila, lele dan mujair sebagai paket utama bagi para wisatawan yang datang.

Para wisatawan juga bisa menikmati suasana alam dalam paket outbound dan memancing ikan, langsung dari embung. Kedepannya, di pemancingan ini akan digelar lomba memancing secara rutin. Juga disediakan gazebo sekitar embung yang dilengkapi wi-fi.

“Edu Wisata Embung Pintar ini, akan difasilitasi gazebo apung dan gazebo pinggir embung, dilengkapi Wi-Fi. Nantinya pengunjung diminta untuk membeli voucher. Agar bisa tersambung ke Wi-Fi yang sudah disediakan,” jelas Irfan.

Tidak hanya mengembangkan bidang wisata. Mereka juga mengambil peran meningkatkan home industri pengolahan limbah kertas.

Ini didasarkan pada permasalahan pengolahan limbah kertas. Mereka berinisiatif memodifikasi alat pengolahan yang lebih canggih dan aman digunakan.

Harapannya, setelah alat pengolah limbah kertas termodifikasi, hasil produksi jadi lebih banyak, rapi dan aman. Selain itu, juga menekan angka kecelakaan saat proses produksi.

“Awalnya, alat produksi masih manual dan beresiko melukai. Kami berinisiatif memodifikasi alat pengolahan tersebut. Nantinya, alat ini dapat menghasilkan produk yang rapi, bagus dan juga aman digunakan,” ujar dosen Teknik Elektro itu.

Irfan sendiri berharap dengan adanya Edu Wisata Embung Pintar ini dapat memberikan tambahan pemasukan bagi masyarakat setempat.

“Harapannya, Edu Wisata Embung Pintar dan Home Industri Pengolahan Limbah kertas ini dapat mendorong masyarakat Jambesari untuk semakin mandiri. Selain itu juga meningkatkan aspek ekonomi warga setempat,” pungkas Irfan di akhir sesi wawancara. (roz/jan)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

Pendidikan

AMEG – Banyak mahasiswa tertarik melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat tapi terkendala sulitnya mendapat informasi. Selain itu istilah pendidikan dan […]

Olahraga

AMEG – Taekwondo Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memborong gelar juara di Kejuaran Online Indonesia International Biho President Cup 2021. Delegasi […]

Pendidikan

AMEG – Pelaksanaan pembelajaran tatap muda di SMPN 6 dan SMPN 3 Malang mendapat perhatian dari Wali Kota Malang, Drs […]

News

AMEG – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar diskusi tematik ‘Puasa dan penguatan Nasionalisme’. Bertempat di Loby Gedung Dr (HC) […]

Malang Raya

AMEG – Mengurangi kendala dan permasalahan layanan BPJS, Pemkot Batu menggelar Rakor bersama forum kemitraan dan Forum Komunikasi Kota Batu […]

Malang Raya

AMEG – Dalam upaya mencegah penularan virus Covid-19 di lingkungan sekolah, yang telah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, Dinas […]

Malang Raya

AMEG –  Sekitar 10 hari, tim BPBD Kota Batu beserta relawan, turun membantu dampak bencana gempa bumi di Kabupaten Malang. […]

Malang Raya

AMEG – Dari toral 19 desa yang ada di Kota Batu, pada 2021 ini sudah berstatus mandiri. Sedangkan pada 2020 […]

Opini

Hidup ber-PMII telah mengajarkan banyak hal. PMII, bukan sekadar organisasi bagi saya tapi, PMII adalah teman hidup. Selayaknya teman hidup, […]

%d bloggers like this: