Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Dalami Dugaan Gratifikasi, Sekda Kembali Diperiksa KPK

Kota Batu – Sejak memulai pemeriksaan kepada para saksi terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) pada hari Jumat (19/3) kemarin. Total sudah ada delapan orang yang diperiksa oleh tim penyidik KPK. Pemeriksaan kepada saksi-saksi itu dilakukan karena adanya dugaan TPK penerimaan gratifikasi di Pemkot Batu pada tahun 2011-2017.

Dari total delapan orang yang telah diperiksa oleh KPK itu, keseluruhan pemeriksaannya dilakukan di Balai Kota Among Tani, Kota Batu. Dimana dari delapan orang yang diperiksa itu dibagi menjadi dua kloter. Yakni kloter pertama sebanyak empat orang diperiksa pada hari Jumat kemarin dan kloter kedua dengan jumlah orang yang sama dilakukan pemeriksaan pada Senin (22/3).

Baca Juga ----------------------------

Yang menarik perhatian, dari delapan orang yang diperiksa KPK itu mencuat nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu, Zadim Efisiensi. Untuk diketahui jauh sebelum ini, pada pertengahan bulan Februari lalu, Sekda Zadim juga telah diperiksa KPK di Polres Batu. Pada saat itu ia diperiksa bersama dengan belasan orang lainnya.

Plt. Juru Bicara KPK, Ali Fikri menjelaskan selain memeriksa Sekda, Zadim Efisiensi, pada hari ini (kemarin.red) tim penyidik KPK juga memeriksa sejumlah saksi lainnya. Dalam perkara dugaan TPK penerimaan gratifikasi di Pemkot Batu pada tahun 2011-2017.

“Diantaranya adalah Sutrisno Abdullah ia merupakan pemegang saham PT. Buanakarya Adimandiri. Selanjutnya, Vincentius Luhur Setia Handoyo, yang merupakan Direktur PT. Agric Rosan Jaya,” jelas Ali Fikri kepada Malang-post.com, melalui pesan singkat.

Tak hanya itu, orang terakhir yang diperiksa tim penyidik KPK pada Senin kemarin adalah Nugroho Widhyanto. Nugroho sendiri merupakan salah satu PNS di Dinas Perumahan Pemkot Batu. Selain itu ia juga sebagai PPK pada pekerjaan pembangunan pasar Kota Batu pada tahap satu dan renovasi rumah dinas Walikota.

Sementara itu, untuk keempat orang saksi yang diperiksa pada hari Jumat kemarin adalah Nofan Eko Prasetyo, Difektur PT Gunadharma Anugrah Jaya, kedua Pratama Gempur, Direktur Operasional Pupuk Bawang Cafe and Dining, Riali sebagai wiraswasta dan Ronny Sendjojo, merupakan staf ahli pengembangan pada Jatim Park 2 dan Jatim Park 3 (Dino Park).

“Dari pengetahuan para saksi yang diperiksa oleh tim Penyidik KPK, kami masih akan terus menggali dugaan penerimaan gratifikasi. Diantaranya dalam bentuk sejumlah uang oleh pihak yang terkait dalam perkara ini,” tandasnya. (Ano-Ins)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

KALI ini yang mendapat giliran meninggal karena Covid adalah ulama perempuan: Prof Dr Huzaemah Tahido Yanggo, 71 tahun (lahir 30 Desember 1949 di Palu)....

headline

Malang Post – Program Studi Doktor (S3) Ekonomi Syariah Univesitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang II pada 1 Juli...

Malang Raya

Malang Post – Zahidhan Syahrul Syofiudin (18) salah satu anak dari buruh tani serabutan. Berhasil lolos seleksi Bintara Polri tahun 2021, Kamis (22/7/2021) malam. Ini membuat bangga sekaligus mengangkat nama...

Pendidikan

Malang Post – Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) terinspirasi membuat body lotion yang mampu mencegah Covid-19. Indri Dwi...

Ekobis

Malang Post – PT Sekar Bumi Tbk, membukukan penjualan Rp 3,1 triliun tahun 2020. Naik 50 persen dari tahun sebelumnya. Keberhasilan emiten dengan kode perdagangan SKBM...

Dahlan Iskan

IA ada di dalam, tapi tidak sampai menjadi orang dalam. Itulah Sarwono Kusumaatmadja. Yang 24 Juli besok berulang tahun Ke-77. Saya baru selesai membaca...

Arema

Malang Post – Publik sepak bola nasional belum lama dikejutkan dengan dipecatnya dua pemain, yang belasan tahun menjadi ikon Persipura Jayapura. Striker Boaz Theofilius Erwin...

Arema

Malang Post – Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, masih belum bisa bernafas lega. Jelang sebulan ke depan kick off kompetisi Liga 1 2021/2022 bakal digulirkan. Lantaran...