Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Stop Pembangunan Taman Tirta

SEJARAH: Warga Desa Ngenep, Suwardi menunjukan struktur bangunan ODCB (Obyek Diduga Cagar Budaya) di sekitar lokasi pembangunan Perumahan Taman Tirta.(Foto : GIMAN/HARIAN DI’S WAY MALANG POST)

Malang – Warga Desa Ngenep, Karangploso Kabupaten Malang bersikukuh menolak pembangunan Perumahan Taman Tirta. Pasalnya, lokasi perumahan dinilai beresiko terhadap pelestarian lingkungan.  Hanya berjarak sekitar 50 meter dari sumber mata air Umbulan. Apalagi ditemukannya struktur bangunan yang diduga situs bersejarah.

Beberapa waktu lalu, DPRD Kab Malang melakukan sidak. Harapannya, pihak pengembang memperhatikan lingkungan akibat pembangunan.

“Buktinya, hingga saat ini pembangunan masih jalan. Sekarang sudah ada beberapa unit rumah berdiri,” ujar Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ngenep, Suwardi melalui telepon.

Warga tambah kecewa, saat rencana penyegelan lokasi perumahan dibatalkan. Padahal, Satpol PP sebagai penegak perda sudah mengantongi surat penyegelan. 

“Satpol PP sudah ada surat tugas. Tapi papan penyegelan tidak jadi dipasang. Katanya sudah mediasi dengan pihak Desa Ngenep. Kalau disegel, ada pertimbangan sosial. Sebab sebagian warga ada yang bekerja di perumahan itu,” jelasnya. 

Dirinya bersama sejumlah warga, menuntut segala bentuk pembangunan yang tak dilengkapi izin, agar dihentikan. Apalagi berpotensi menimbulkan dampak keberlanjutan kelestarian lingkungan. 

“Kami ingin menjaga dan melestarikan alam. Kami bukan mau menghambat investasi. Kalau pembangunan sudah ada izinnya, ya silahkan. Lha ini belum bisa menunjukan. Apalagi ada sumber mata air di bawahnya. Perumahan itu yang membangun orang luar, nanti yang beli juga orang luar. Tapi dampaknya bisa ke masyarakat Desa Ngenep,” pungkasnya. (riz/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

headline

AMEG – Gempa 6,7 SR, Sabtu (10/4/21) sekitar pukul 14.00 WIB mengakibatkan 3 warga Ampelgading, Kabupaten Malang, meninggal dunia. Di […]

headline

AMEG – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyampaikan duka untuk musibah gempa yang terjadi di  Kabupaten Malang, Jawa […]

Arema

AMEG – Siapa sosok pelatih anyar Arema FC, dalam kompetisi Liga 1 2021 mendatang, masih misterius dan penuh tanda tanya. […]

Malang Raya

AMEG –  Pihak nusadaily.com akan mencabut pengaduan dugaan serangan doxing akun @mmgachannel kepada jurnalis mereka Amanda Egaty, Lionita dan nusadaily.com. […]

Malang Raya

AMEG – Aset Pemkot Batu ternyata banyak yang belum memiliki sertifikat. Ini menarik perhatian Kejari Kota Batu untuk turun tangan. […]

Ekobis

AMEG –  Bank Indonesia Perwakilan Malang gencar menggalang kolaborasi dan koordinasi hexahelix bersama Pemerintah Daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, […]

Ekobis

AMEG – Geliat perekonomian Kota Malang mulai bergairah. Seiring melandainya kurva pandemi. Begitu pula dengan Teras UMKM Mall Dinoyo City. […]

headline

AMEG – Setelah hampir satu bulan tak kedatangan vaksin, Jumat (9/4/2021), Kota Batu kembali mendapatkan vaksin Covid-19. Jumlah vaksin multidose […]

headline

AMEG – Pemerintah telah mengeluarkan Surat Edaran tentang larangan mudik lebaran. Selama 6 – 17 Mei 2021. Kebijakan ini diambil, […]

Kesehatan

AMEG – Masyarakat diminta tidak khawatir terhadap sistem imunitas tubuh. Meskipun harus menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Juru Bicara […]

Pendidikan

AMEG – Hanya sepuluh hari waktu latihan sebelum festival. Termasuk menentukan jenis tarinya. Bukan hal yang mudah. Apalagi di tengah […]

Malang Raya

AMEG – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) direncanakan Pemerintah RI bulan Juli 2021, mulai disiapkan di daerah. Termasuk Kota Malang. Simulasi […]

%d bloggers like this: