Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Di Jatim 106 Perawat Wafat karena Covid-19

DI MALANG: Gubernur Jatim saat berada di Kota Malang. Menurutnya, ada 106 perawat di Jatim yang wafat karena terkena Covid-19. (Foto: istimewa)

Malang – Di Jawa Timur selama pandemi Covid-19 terjadi, ada 106 perawat yang meninggal dunia, akibat terserang coronavirus disease. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, menyampaikan rasa duka yang mendalam. Apalagi ke 106 orang perawat yang meninggal tersebut, terjadi saat memberikan pelayanan kepada masyarakat provinsi itu, dalam penanganan pandemi Covid-19.

‘’Kita semua berduka. Ada 106 perawat di Jawa Timur yang meninggal karena terpapar Covid-19 pada saat memberikan pelayanan,’’ kata Khofifah usai memberikan pengarahan pada HUT Persatuan Perawat Nasional Indonesia di Kota Malang, Selasa (16/3).

Baca Juga ----------------------------

Khofifah menambahkan, 106 orang perawat yang meninggal dunia tersebut, telah berjuang dengan memberikan pengorbanan luar biasa. Saat melaksanakan tugas untuk menangani pandemi virus corona di provinsi ini.

‘’Ini adalah perjuangan dengan pengorbanan yang luar biasa. Yang sudah didedikasikan para perawat di Indonesia. Khususnya di Jawa Timur,’’ kata Khofifah.

Karena pengabdian yang sangat tinggi tersebut, Khofifah meminta pemerintah daerah menaikkan honor para perawat. Utamanya yang bertugas di pondok kesehatan desa (ponkesdes). Yang merupakan fasilitas layanan kesehatan untuk masyarakat di tingkat paling rendah.

Kata Khofifah, saat ini besaran honor yang diterima para perawat yang bertugas pada Ponkesdes di wilayah Jawa Timur, masih berada di bawah upah minimum kabupaten (UMK).

‘’Kita membutuhkan dukungan dari para Bupati yang di daerahnya memiliki Ponkesdes. Pada Ponkesdes itu, ada perawat, dengan honor yang hari ini di bawah UMK,’’ katanya.

Khofifah menjelaskan, meskipun keberadaan Ponkesdes merupakan fasilitas layanan kesehatan, yang ada pada tingkatan paling bawah, peranannya menjadi penting untuk memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat yang ada di wilayah perdesaan.

Ponkesdes, menurut dia, merupakan salah satu alternatif terbaik untuk pelayanan kesehatan. Khususnya yang ada di wilayah perdesaan. Ponkesdes, ditempatkan tidak jauh dari perkampungan, yang diharapkan bisa membantu masyarakat miskin untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Ia menjelaskan Ponkesdes dibentuk berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 4 Tahun 2010 tentang Pondok Kesehatan Desa di Jawa Timur. Dalam aturan yang ditandatangani oleh gubernur saat dijabat oleh Soekarwo  tersebut, Ponkesdes dibentuk dalam upaya mewujudkan desa atau kelurahan sehat.

Selain itu, Ponkesdes juga diharapkan mampu menggerakkan masyarakat desa agar bisa menciptakan lingkungan desa yang sehat, mendorong kemandirian hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat desa, serta memelihara dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

Di wilayah Jawa Timur, secara keseluruhan tercatat ada 134.852 kasus konfirmasi positif virus corona. Dari total kasus tersebut, sebanyak 123.066 orang dilaporkan sembuh, sementara 9.495 orang dinyatakan meninggal dunia. (jof/rdt)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

KALI ini yang mendapat giliran meninggal karena Covid adalah ulama perempuan: Prof Dr Huzaemah Tahido Yanggo, 71 tahun (lahir 30 Desember 1949 di Palu)....

headline

Malang Post – Program Studi Doktor (S3) Ekonomi Syariah Univesitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang II pada 1 Juli...

Malang Raya

Malang Post – Zahidhan Syahrul Syofiudin (18) salah satu anak dari buruh tani serabutan. Berhasil lolos seleksi Bintara Polri tahun 2021, Kamis (22/7/2021) malam. Ini membuat bangga sekaligus mengangkat nama...

Pendidikan

Malang Post – Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) terinspirasi membuat body lotion yang mampu mencegah Covid-19. Indri Dwi...

Ekobis

Malang Post – PT Sekar Bumi Tbk, membukukan penjualan Rp 3,1 triliun tahun 2020. Naik 50 persen dari tahun sebelumnya. Keberhasilan emiten dengan kode perdagangan SKBM...

Dahlan Iskan

IA ada di dalam, tapi tidak sampai menjadi orang dalam. Itulah Sarwono Kusumaatmadja. Yang 24 Juli besok berulang tahun Ke-77. Saya baru selesai membaca...

Arema

Malang Post – Publik sepak bola nasional belum lama dikejutkan dengan dipecatnya dua pemain, yang belasan tahun menjadi ikon Persipura Jayapura. Striker Boaz Theofilius Erwin...

Arema

Malang Post – Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, masih belum bisa bernafas lega. Jelang sebulan ke depan kick off kompetisi Liga 1 2021/2022 bakal digulirkan. Lantaran...