Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

GeNose Malang Rp 20 ribu Saja, Stasiun Kota Terus Dipadati Peminat

Foto Ilustrasi GeNose. (Foto: Kantor Staf Presiden)

ANTREAN panjang terjadi sejak tiga hari lalu di stasiun Kota Malang. Juga di Stasiun Gubeng Surabaya. Dua stasiun itu adalah dua dari dua belas stasiun yang menyediakan pemeriksaan cepat Covid-19; GeNose. Murah, cukup Rp. 20 ribu saja. 

Sebenarnya, hanya dikhususkan bagi penumpang kereta api (KA). Karena syarat naik KA sekarang, harus sehat, tak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajad Celsius dan harus pakai masker kain tiga lapis atau masker medis.

Baca Juga ----------------------------

Maksudnya jelas, jangan ada penyebaran  Covid-19. Daops 8 PT KAI yang menambahkan layanan pemeriksaan GeNose di dua stasiun itu. 

Total, kini 12 stasiun yang menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C-19 itu. Yaitu, Stasiun Pasar Senin, Gambir, Bandung, Cirebon, Purwokerto, Semarang Tawang, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Pasar Turi, Gubeng dan Malang.

Jam Layanan GeNose di Stasiun Malang mulai pukul 07.00 WIB sampai 16.00 WIB setiap hari. Ini merupakan hasil sinergi BUMN antara KAI dan Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya Rajawali Nusindo serta Universitas Gadjah Mada. Tarifnya sama, Rp 20.000 itu per sekali periksa.

“Ini merupakan peningkatan pelayanan yang kami berikan bagi pelanggan dalam rangka pemenuhan persyaratan perjalanan kereta api,” ujar Manajer Humas Daop 8 PT KAI, Luqman Arif, kemarin.

Syarat untuk dapat melakukan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun adalah calon penumpang harus memiliki tiket atau kode booking KA jarak jauh yang sudah lunas. Selama 30 menit sebelum pemeriksaan, dilarang merokok, makan, dan minum untuk meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan.

Pada saat pelaksanaan, calon terperiksa cukup meniup kantong hingga penuh dan mengikuti arahan dari petugas atau petunjuk yang ada di lokasi pemeriksaan. KAI akan memastikan bahwa yang dapat naik KA adalah pelanggan yang dalam kondisi sehat dan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan pemerintah itu. Ada juga yang beli tiket sekadar untuk supaya bisa periksa dengan GeNose. Alasannya; hasilnya sangat cepat.  Ditunggu saat itu juga. (Tim DMP-Eka Nurcahyo)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post — Pemkab Malang mengapresiasi para pelajar yang berprestasi di bidang olahraga. Salah satunya Koko Indra, asal Desa Pujon, Kecamatan Pujon. Ia tergabung sebagai...

Malang Raya

Malang Post — Polres Malang bersinergi dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Kepanjen, untuk menjaring relawan vaksinasi. Agar terwujud percepatan vaksinasi bagi masyarakat Kabupaten Malang....

Pendidikan

Malang Post – Mahasiswa baru (maba) dari berbagai daerah Nusantara turut serta dalam gelaran Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Event tahunan...

Malang Raya

Malang Post — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya menggelar Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan 33 dan 34. Dilakukan sejak Sabtu (18/9/2021) hingga Selasa (21/9/2021)....

Pendidikan

Malang Post — Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, kembali mendapatkan kabar gembira. Ini setelah salah satu mahasiswanya memperoleh penghargaan. Melalui LKTIN...

Malang Raya

Malang Post — Setahunan tersangka RP (29) warga ber-KTP Desa Jenggolo Kepanjen, Kabupaten Malang pakai narkoba jenis Sabu (SS). Alasannya demi tahan rasa kantuk karena...

Malang Raya

Malang Post – Sebagai upaya untuk mencegah penularan Covid-19 serta sejalan dengan program pemerintah pusat yang mulai melaksanakan vaksinasi bagi pelajar.  Ketua Yayasan Kartika...

headline

Malang Post — Beredarnya video jajaran Pemkot Malang bersepeda dan diduga memaksa memasuki Pantai Kondang Merak yang tutup, viral di media sosial. Kejadian berlangsung Minggu...