Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Pasutri Tumpang Gadai 19 Mobil Rentalan

SETIA: Barang bukti dan tersangka di Polsek Tumpang.( Foto: Istimewa)

Malang – Pasangan suami istri asal Tumpang terlibat pidana penipuan dan penggelapan. Polsek Tumpang dibantu Opsnal menyita 19 mobil hasil kejahatan. Tersangka perempuan NS, warga Duwet Tumpang. AB, sang suami masih diburu. Senin (22/2) siang, dirilis Kapolres Malang AKBP Hendri Umar dan Kapolsek Tumpang AKP Irwan Tjatur. Awal perbuatan September 2020 saat menjalankan koperasi di Desa Duwet.

“Mereka melakukan rental kendaraan. Disewa 10 hari – 10 bulan. Tiga juta rupiah. Dibawa 10 hari. Setelah dirental, digadaikan lagi ke pihak ketiga,” ungkap Hendri.  

Baca Juga ----------------------------

Pelaku dapat untung sesuai jenis kendaraan. Sekitar Rp 20-25 juta gadai Avanza dan Rp 50 jutaan untuk Reborn. Akibatnya banyak korban yang mobilnya tidak dikembalikan lapor ke Polsek Tumpang.

“Langsung ditindaklanjuti Kapolsek. Sehingga bisa menangkap NS, istri AB. Suami dalam pengejaran. Kita amankan 19 mobil. Hasil penggelapan dari pihak ketiga,” tambah Hendri. Keuntungan gadai dibawa pelaku. Totalnya Rp 200 juta – 300 juta.

Barang buktinya: Xenia 11 unit, Innova tiga unit, Avanza, Reborn, Toyota Calya dan Daihatsu Sigra. “Kami sudah koordinasi dengan beberapa korban. Total korban 19 orang. Dikenakan pasal 372 KUHP juncto 378. Dua tersangka yang terlibat,” urainya.

Tiga perwakilan korban juga hadir. Diceritakan Wawan S, seluruh kendaraan milik Paguyuban Rental Tumpang. Hanya tiga hari usai laporan, belasan mobil bisa kembali. “Dalam waktu tiga hari. Berhasil diamankan di Polsek sini. Terimakasih Pak Kapolres, Pak Kapolsek,” ungkap Wawan yang menyebut jika pelaku menyewa untuk keperluan koperasi.

Ia percaya, karena suami NS mantan perangkat desa. Terlebih mobil tidak keluar Malang saat dicek dari GPS. Menjadi curiga, karena mobil tidak dikembalikan dan tidak berjalan. Usut punya usut, telah digadaikan ke orang lain.

“Semuanya milik paguyuban rental Tumpang. Per 10 hari diperpanjang. Mulai September dan Desember. Awalnya gak telat. Lalu ada mobil yang tidak berjalan sama sekali,” ujar Wawan. (san/jan) 

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Serbuan vaksin Kodim 0833 Kota Malang terus berlanjut. Kali ini lokasi vaksinasi bertempat di Yayasan Sekolah Al Irsyad Jalan Arif Margono...

Malang Raya

Malang Post – Pada hari Sabtu tanggal 25 September 2021 pukul 08.00 wib bertempat di Klinik Shita Farma jln Joyo agung no 3 RT...

Malang Raya

Malang Post – Tim gabungan penanganan covid-19 di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang kembali menggalakkan operasi yustisi. Sabtu, 25 September 2021, hari ini, tim gabungan...

Malang Raya

Malang Post – Ketua Bhayangkari Malang Kota, Ny Enic Budi Hermanto, resmi membuka proses pembangunan Gedung Bhayangkari. Prosesi peletakan batu pertama pembangunan Kantor Bhayangkari...

Malang Raya

Malang Post – Polresta Malang Kota gelar acara tasyakuran HUT Polisi Lalu lintas ke-66, Jumat (24/9/2021) dan dihadiri seluruh perwira jajaran Satlantas Polresta Malang...

headline

Malang Post – GMNI Malang melakukan unjuk rasa menyikapi Walikota Malang Sutiaji yang diduga melanggar peraturan PPKM, Minggu 19 September 2021. Viral di medsos...

Malang Raya

Malang Post – Jumat, 24 September 2021, Babinsa di Kota Malang menyebar di sejumlah lokasi pelaksanaan vaksinasi.Pertama, vaksinasi dosis 2 ditempat ibadah yang ada...

Malang Raya

Malang Post – Dalam rangka menyambut peringatan HUT TNI ke-76 Tahun 2021, Korem 083/Bdj beserta Kodim 0833/Kota Malang secara serentak melaksanakan Bakti sosial berupa...