Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kesehatan

PPKM DKI Jakarta Diperpanjang 2 Pekan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Dok Humas Pemprov DKI Jakarta)

Jakarta – Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di DKI Jakarta diperpanjang hingga dua pekan kedepan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, PPKM perpanjangan ini dimulai Senin (8/2) hingga 22 Februari 2021.

“Di Jakarta juga sejak hari ini sudah diperpanjang untuk dua pekan ke depan,” kata Anies dalam diskusi virtual, Senin (8/2).

Baca Juga ----------------------------

Anies menjelaskan, pembatasan kegiatan masih sama seperti sebelumnya yang diterapkan melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021. Selain itu, menurut Anies, Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro sudah diterapkan DKI Jakarta jauh hari sebelumnya. Sehingga pemprov tidak perlu banyak menyiapkan PPKM berbasis mikro karena satgas di tingkat RT/RW masih terus aktif.

“PPKM kita teruskan, seperti kemarin, jadi kebijakannya sama sejak awal, kita bersyukur bahwa apa yang kita kerjakan sejak tahun lalu kita kan punya pembatasan di kampung-kampung, ada gugus tugas tingkat RW yang terus aktif kita aktifkan, di Jakarta juga sejak hari ini sudah diperpanjang untuk dua pekan ke depan,” kata Anies.

Gubernur Anies juga mengungkap kasus Corona yang aktif di Jakarta saat ini sebanyak 23 ribu orang.

“Kenapa saya sebut penting untuk melihat kasus aktif karena kasus aktif ini kaitannya dengan bagaimana kita menyiapkan tempat untuk isolasi. Angkanya sekarang cuma tambah 69 jadi kira-kira 23.800, lalu fatality rate di Jakarta itu 1,6 persen, kesembuhan 89,80 persen,” paparnya.

Mantan Mendikbud ini juga menyinggung soal tarik rem darurat di tengah lonjakan kasus Corona yang terbukti bisa membuat kasus Covid-19 mulai melandai.

“Kita menarik rem darurat waktu itu emergency break kita lakukan, apa yang terjadi, lalu kurvanya langsung mulai melandai,” terangnya.

Anies kembali mengingatkan warganya untuk patuh pada protokol kesehatan 3M, terus memakai masker, terus menjaga jarak, dan sering mencuci tangan dengan sabun. Tetap di rumah saja bila tidak ada keperluan penting.

Sementara, Pemerintah akan terus bekerja keras meningkatkan 3T, yaitu kapasitas testing, kapasitas tracing, dan kapasitas faskes (treatment) untuk perawatan. (sra/dtk/anw)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Sasaran rasda yaitu 120 orang warga pra sejahtera Kelurahan Mulyorejo Kecamatan Sukun kota Malang. Penyerahan rasda tersebut terlaksana di e-warung Amanah...

Pendidikan

Malang Post – Peringati dies natalis yang ke 36 tahun, prodi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) gelar webinar nasional bertema Potensi Sektor Pertanian dan...

Pendidikan

Malang Post – Universitas Islam Malang kembali menjalin kerjasama kesepahaman dengan beberapa perguruan tinggi dalam negeri. Kali ini menggandeng Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI)...

Malang Raya

Malang Post – Kamis malam (25/11), tim gabungan di Kecamatan Kedungkandang Kota Malang melaksanakan penegakan tersebut. Tim gabungan ini terdiri dari anggota Polsek Kedungkandang...

Malang Raya

Malang Post – Untuk menjalin keakraban dengan mitra karib dan masyarakat di wilayah, Kodim 0833/Kota Malang, menggelar kegiatan Pembinaan Jaring Mitra Karib Kodim 0833...

News

Malang Post — Pimpinan Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, secara resmi melepas kontingen mahasiswa untuk mengikuti ajang final Olimpiade Agama, Sains dan Riset Perguruan Tinggi...

Malang Raya

Malang Post — Ketua PCNU Kabupaten Malang, Dr Umar Usman, Kamis (25/11/2021) siang bersama rombongan mengunjungi Polres Malang. Silaturahmi ini, disambut langsung Kapolres Malang AKBP...

Pendidikan

Malang Post — Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 2021 adalah program pertukaran mahasiswa selama satu semester dari satu klaster daerah ke klaster daerah lainnya. Memberikan...